Mati Listrik Bergilir di Surabaya dan Sekitarnya Mulai Teratasi, PLN Beri Penjelasan
Latest Update – Dalam dua pekan terakhir, sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Surabaya dan sekitarnya, mengalami gangguan listrik yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Kini, PLN UID Jawa Timur mengklaim kondisi kelistrikan di daerah-daerah tersebut mulai membaik setelah upaya pemulihan yang intens dilakukan. Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Kemas Abdul Gaffur, memberikan penjelasan lebih lanjut tentang situasi yang terjadi.
Kembalinya Pemulihan Sistem Listrik
Kemas mengungkapkan bahwa setelah salah satu pembangkit listrik yang sempat mengalami gangguan kembali beroperasi, pasokan daya ke sistem kelistrikan Jawa mulai stabil. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian, dukungan, dan kerja sama seluruh pelanggan, masyarakat, serta para pemangku kepentingan selama proses pemulihan berlangsung,” katanya dalam wawancara di Surabaya, Senin (22/6). Pemulihan ini dilakukan secara bertahap, dengan penambahan kapasitas listrik bertujuan memperkuat ketersediaan energi di beberapa wilayah yang terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian, dukungan dan kerja sama seluruh pelanggan, masyarakat, serta para pemangku kepentingan selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung,” kata Kemas di Surabaya, Senin (22/6).
Menurut Kemas, keberhasilan pemulihan daya terutama diimbangi dengan peningkatan kapasitas dari pembangkit yang sebelumnya mengalami kesulitan. Dengan kembalinya pembangkit tersebut, kebutuhan listrik di sistem jaringan Jawa sedang diperkuat secara bertahap. “Kami yakin bahwa perbaikan ini akan memberikan dampak positif pada stabilitas kelistrikan di wilayah-wilayah yang terkena gangguan,” jelasnya.
Dalam periode tersebut, gangguan listrik terjadi di berbagai area seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, dengan waktu kejadian yang berbeda. Banyak pelanggan melaporkan bahwa listrik mati secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga menimbulkan kesulitan dalam kegiatan sehari-hari, termasuk produksi industri dan operasional layanan publik.
PLN mengatakan bahwa upaya pemulihan telah dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur dan menyelesaikan masalah teknis di pembangkit tersebut. “Kami terus memantau kondisi jaringan dan melakukan tindakan pencegahan agar gangguan tidak terjadi lagi,” tambah Kemas. Perbaikan ini diharapkan bisa mengurangi frekuensi kejadian listrik padam dan mempercepat proses pemulihan untuk seluruh wilayah.
Permintaan Melalui Aplikasi PLN Mobile
Meski kondisi mulai membaik, PLN masih meminta masyarakat melaporkan gangguan yang mungkin masih terjadi melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan cara ini, petugas dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki keadaan. “Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan segera memberikan laporan jika masih ada masalah di lokasi mereka,” imbuh Kemas.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama gangguan berlangsung. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya. Dalam waktu dekat, PLN akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab utama gangguan dan mengambil langkah-langkah pencegahan di masa mendatang.
Gangguan listrik yang terjadi selama dua pekan terakhir menjadi perhatian utama bagi PLN, terutama karena dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dan perekonomian. Banyak industri kecil dan menengah yang mengalami gangguan produksi, sementara kebutuhan rumah tangga pun terganggu. Untuk mengatasi hal ini, PLN mengalokasikan sumber daya dan tenaga kerja maksimal guna mempercepat penyelesaian masalah.
Dalam upaya menyelesaikan kesulitan ini, PLN telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar. “Kolaborasi ini menjadi kunci penting dalam mempercepat pemulihan dan mengurangi dampak negatif bagi masyarakat,” kata Kemas. Pihaknya juga berencana meningkatkan sistem monitoring untuk meminimalkan risiko gangguan di masa depan.
Kemas menekankan bahwa selama proses pemulihan, PLN berupaya memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. “Kami telah menyiapkan solusi alternatif, termasuk tambahan pasokan daya dari sumber yang tersedia, agar pemulihan bisa berjalan optimal,” jelasnya. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan mendukung upaya perbaikan yang sedang dilakukan.
Dengan adanya kembalinya pembangkit listrik tersebut, beberapa wilayah yang sempat mengalami mati listrik bergilir kini mulai kembali stabil. Namun, PLN masih memantau situasi secara berkala untuk memastikan tidak ada gangguan tambahan yang muncul. “Kami berharap dalam beberapa hari ke depan, seluruh wilayah bisa kembali normal dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” kata Kemas.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, PLN juga memperkenalkan inisiatif baru dalam pelayanan pelanggan, seperti penggunaan teknologi digital untuk memberikan informasi secara real-time. “Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat mengetahui status j
