Dampak Erupsi Anak Krakatau, Garuda Angkut 382 Jemaah Umrah Jeddah-Jakarta Dialihkan ke Aceh
Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9) mengubah rencana perjalanan ratusan peziarah yang baru saja menyelesaikan…
Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9) mengubah rencana perjalanan ratusan peziarah yang baru saja menyelesaikan ibadah di
Pekan pembuka BRI Super League 2026/2027 akan diwarnai duel Madura United Vs Persijap di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9) malam

Pesonatropis.com – Langit di sejumlah wilayah pesisir Banten kembali diselimuti kabut kelabu pada awal September 2025. Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terletak di Selat Sunda terus memuntahkan material vulkanik, dan status pengawasannya telah dinaikkan ke level tiga atau siaga. Konsekuensi langsung dari aktivitas tersebut terasa nyata: hujan abu vulkanik turun di beberapa kabupaten di provinsi paling barat Pulau Jawa, memaksa ribuan warga menyesuaikan kebiasaan harian mereka.
Dalam sistem klasifikasi aktivitas gunung api yang diterapkan di Indonesia, level tiga menempati posisi kedua tertinggi dari empat tingkatan yang tersedia. Artinya, erupsi masih berlangsung secara aktif, potensi letusan lebih besar tidak dapat diabaikan, dan masyarakat di sekitar area terdampak perlu mengambil langkah pencegahan. Peningkatan status ini bukan sekadar label administratif; ia mengaktifkan protokol koordinasi lintas instansi, memperluas radius pengamatan, dan membuka jalur komunikasi darurat antara pemerintah daerah dengan lembaga pemantau vulkanik nasional.…
Sebuah kawasan hunian dan komersial di sisi barat Jakarta baru saja menjadi panggung bagi lebih dari enam ribu pelari yang…
Langkah politik yang cukup mengejutkan terjadi di kancah Jawa Barat ketika tiga mantan anggota legislatif daerah tersebut secara resmi mengibarkan…
Sebuah pertandingan yang berlangsung lebih dari tiga jam penuh di Arthur Ashe Stadium, New York, pada Minggu (6/9) siang WIB,…
Industri jasa keuangan di Indonesia tengah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Nasabah tidak lagi bersedia berpindah-pindah antarpenyedia layanan