Historic Moment: Kepala BP BUMN pastikan layanan kereta api aman dan nyaman

Kepala BP BUMN Pastikan Layanan Kereta Api Aman dan Nyaman

Historic Moment – Jakarta, Kamis – Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, memberikan penjelasan bahwa layanan kereta api telah memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Ini setelah melakukan inspeksi langsung terhadap beberapa fasilitas di dalam kereta api jarak jauh. Menurut keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Dony menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota. Ia menjelaskan bahwa pengalaman perjalanan para penumpang terus ditingkatkan melalui perbaikan kualitas layanan yang terus berlangsung secara berkala.

Dony Oskaria baru saja menghadiri acara groundbreaking hilirisasi fase II di Cilacap, Jawa Tengah. Dalam perjalanan menuju Jakarta, ia memilih menggunakan kereta api sebagai alat transportasi. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh Dony untuk mengunjungi beberapa bagian di dalam kereta api dan memastikan bahwa aspek keamanan, kenyamanan, serta kualitas layanan tetap terjaga sepanjang perjalanan. Dony menuturkan bahwa fasilitas tersebut dirancang agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk selama liburan atau perjalanan jarak jauh.

“Kereta api menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota. Untuk itu, layanan yang dihadirkan senantiasa aman, nyaman, andal, dan terus meningkat dari waktu ke waktu,”

Kepala BP BUMN tersebut menjelaskan bahwa transportasi kereta api memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga. Dengan adanya pengaturan layanan yang optimal, ia berharap pengalaman perjalanan penumpang semakin membaik. KAI Daop 1 Jakarta, yang menjadi mitra dalam pengelolaan layanan kereta api, menegaskan bahwa operasional perjalanan telah pulih setelah insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) lalu. Dony menyampaikan bahwa seluruh keberangkatan saat ini berjalan lancar sesuai jadwal, menunjukkan bahwa upaya perbaikan kualitas layanan telah menunjukkan hasil.

READ  Key Strategy: Khofifah dorong penguatan industri substitusi impor sektor farmasi

Dalam rangka memastikan keberlangsungan fasilitas transportasi, Dony juga menyebutkan bahwa peninjauan langsung ini menjadi bagian dari komitmen BP BUMN untuk terus mengawal kualitas layanan umum. “Seluruh perjalanan saat ini berlangsung lancar dengan keberangkatan tepat waktu sesuai jadwal,” ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis. Franoto menambahkan bahwa keberangkatan kereta api dari dua stasiun utama, yaitu Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, kini telah kembali normal setelah kecelakaan yang terjadi sebelumnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan, KAI Daop 1 Jakarta juga memberikan perhatian khusus pada kebersihan dan fasilitas yang diberikan kepada penumpang. Dony menyoroti bahwa keberhasilan layanan kereta api tidak hanya tergantung pada ketersediaan jadwal, tetapi juga pada kualitas fasilitas dan keandalan sistem transportasi tersebut. “Kami terus memperkuat standar keselamatan agar pengalaman perjalanan tetap memuaskan,” imbuh Dony dalam sesi diskusi dengan para pejabat transportasi.

BP BUMN dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah sepakat untuk bersinergi dalam mengoptimalkan layanan kereta api. Kedua pihak berkomitmen untuk memberikan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan andal, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan jarak jauh. Dony Oskaria menegaskan bahwa ini bukan hanya tanggung jawab pihak pengatur, tetapi juga para pengelola dan pelaku usaha di sepanjang rantai pasok transportasi. “Kami bersama KAI berupaya memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari keberangkatan hingga penjemputan, tetap terjaga kualitasnya,” kata Dony.

Durasi libur panjang Hari Buruh pada 30 April hingga 4 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi KAI Daop 1 Jakarta. Selama periode tersebut, perusahaan mengoperasikan 68 perjalanan kereta api reguler, ditambah tujuh perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir dan satu perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Franoto Wibowo menuturkan bahwa peningkatan jumlah kereta api bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan mobilitas masyarakat selama masa liburan. “Selama libur panjang, kami mengutamakan keandalan operasional serta pelayanan yang sesuai harapan penumpang,” ujarnya.

READ  Menhut tegaskan inklusivitas dalam perdagangan karbon nasional

Sebagai penutup, Dony Oskaria menegaskan bahwa komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api akan terus berlanjut. Ia menyampaikan bahwa inspeksi langsung menjadi bagian integral dari upaya memastikan kepuasan pelanggan. “Kami percaya bahwa dengan langkah-langkah ini, layanan kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam perjalanan jarak jauh,” kata Dony dalam sesi pers. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa BP BUMN dan KAI berkomitmen untuk memberikan layanan yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga sesuai dengan ekspektasi masyarakat yang semakin meningkat.