Latest Program: Ditjen Imigrasi dorong pertumbuhan ekonomi sektor kreatif dan olahraga

Ditjen Imigrasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sektor Kreatif dan Olahraga

Latest Program – Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi di sektor industri kreatif serta olahraga melalui penyederhanaan layanan keimigrasian. Upaya ini bertujuan menciptakan harmoni antara pemerintah dan penyelenggara acara, yang diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam mengembangkan dua bidang tersebut. Direktur Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan bahwa kebijakan yang diusungnya bertujuan memastikan kegiatan internasional di Indonesia tidak hanya meningkatkan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan keamanan dan ketertiban.

Dalam wawancara di Jakarta, Kamis, Hendarsam menekankan bahwa keimigrasian yang lebih mudah dan nyaman adalah kunci untuk mendorong partisipasi aktif penyelenggara acara dalam menggelar berbagai kegiatan. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi layanan keimigrasian telah diperluas ke berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah, pelaku usaha di bidang olahraga, organisasi penyelenggara acara, hingga media penyiar nasional. “Kami ingin semua pihak merasa didukung dan memiliki pemahaman yang sama tentang prosedur yang berlaku,” ujar Hendarsam.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan keseimbangan antara pemerintah dan pelaku penyelenggara acara, yang diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam mengembangkan sektor kreatif serta olahraga,” kata Hendarsam Marantoko.

Ditjen Imigrasi juga menyoroti potensi pasar Indonesia dalam menyelenggarakan acara besar, seperti konser musik, festival seni budaya, dan pertandingan olahraga internasional. Aktivitas tersebut, menurut Hendarsam, memiliki dampak yang luas terhadap perekonomian lokal, mencakup sektor perhotelan, transportasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta penyerapan tenaga kerja. “Dengan keimigrasian yang lebih lancar, kita bisa memastikan kegiatan-kegiatan ini memberikan manfaat ekonomi yang maksimal,” tambahnya.

READ  What Happened During: Menhub sebut insiden kereta di Bekasi Timur jadi pelajaran penting

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Ditjen Imigrasi memastikan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya bersifat sederhana, tetapi juga efisien dan terkoordinasi. Hendarsam menegaskan bahwa kebijakan yang dijalankan oleh pihaknya bertujuan mengurangi hambatan bagi pelaku kegiatan internasional, sekaligus menjaga keamanan dan keteraturan di negara ini. “Kami ingin setiap penampil atau atlet yang datang ke Indonesia merasa diakomodasi dengan layanan yang memudahkan, namun tetap terpantau secara ketat,” ujarnya.

Kebijakan harmonisasi regulasi keimigrasian ini dianggap sebagai respons terhadap keinginan Presiden Prabowo Subianto yang ingin meningkatkan frekuensi penyelenggaraan konser K-Pop di Indonesia. Hendarsam menyebutkan bahwa kegiatan ini juga mencakup potensi besar untuk menarik perusahaan impresariat dan organisasi olahraga internasional, seperti Mammersonic, yang merupakan konser musik bergengsi. “Jadi, salah satu inspirasi utama kami adalah keinginan presiden agar Indonesia menjadi destinasi utama bagi acara-acara internasional,” katanya.

Penyesuaian Kebijakan untuk Membuka Peluang

Sejumlah kebijakan spesifik telah diterapkan dalam upaya menjawab tantangan di sektor kreatif dan olahraga. Pertama, Ditjen Imigrasi melakukan penyesuaian klasifikasi visa untuk kegiatan seni budaya dan olahraga. Hal ini bertujuan mempermudah akses bagi artis maupun atlet asing yang ingin berpartisipasi dalam acara besar di Indonesia. Kedua, prosedur pemeriksaan bagi atlet yang dikontrak klub profesional juga diperjelas, agar tidak terjadi penghalang yang tidak perlu selama proses pendaftaran.

Adapun kebijakan ketiga adalah standarisasi prosedur pemeriksaan delegasi Indonesia di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI). Hendarsam menjelaskan bahwa standarisasi ini memastikan pemeriksaan menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga tidak mengganggu jadwal acara yang sudah direncanakan. Keempat, Ditjen Imigrasi juga menerapkan langkah pencegahan untuk memastikan kegiatan orang asing selalu sesuai dengan peruntukan visa masing-masing. “Dengan langkah-langkah ini, kita bisa memastikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat,” katanya.

READ  Kemenhub sidak pool taksi Green SM Bekasi imbas kecelakaan kereta

Ditjen Imigrasi berharap penyelenggara acara dapat memahami kebijakan baru tersebut secara komprehensif, sehingga mampu menciptakan lingkungan usaha yang kondusif. Hendarsam menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan dengan prinsip “Imigrasi untuk Rakyat,” yang berarti layanan keimigrasian tidak hanya memudahkan, tetapi juga memperkuat kemitraan antara pemerintah dan masyarakat.

Imigrasi sebagai Sarana Pendorong Internasionalisasi

Ditjen Imigrasi tidak hanya fokus pada manfaat ekonomi langsung, tetapi juga berupaya menjadikan Indonesia sebagai titik kumpul acara kelas dunia. Hendarsam menyoroti bahwa dengan kebijakan yang lebih fleksibel, Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dalam menarik