Topics Covered: DevvStream Ditunjuk sebagai Mitra Eksklusif PLN Indonesia Power untuk Pengelolaan Kredit Karbon Portofolio Tenaga Surya Indonesia; Memberikan Informasi Terbaru Terkait Pembiayaan Perusahaan

DevvStream Ditetapkan sebagai Mitra Eksklusif PLN Indonesia Power dalam Pengelolaan Kredit Karbon Portofolio Energi Surya

Topics Covered – Calgary, Alberta—(ANTARA/Business Wire)—DevvStream Corp., yang terdaftar di Nasdaq dengan kode DEVS, hari ini merilis pengumuman resmi mengenai kesepakatan strategis eksklusif dengan PT PLN Indonesia Power. Perusahaan listrik milik negara ini merupakan bagian dari PT PLN (Persero), yang merupakan salah satu pelaku utama sektor energi di Indonesia. Kesepakatan ini memberikan DevvStream hak eksklusif untuk mengelola seluruh kredit karbon yang berasal dari operasi pembangkit listrik tenaga surya PLN Indonesia Power. Dalam kerja sama ini, DevvStream bertugas mengurus proses validasi, sertifikasi, pendaftaran, penyimpanan, keamanan, serta likuidasi kredit karbon yang dihasilkan. Pendapatan yang diperoleh dari penjualan kredit karbon akan dibagi antara kedua pihak, memperkuat kolaborasi jangka panjang mereka dalam bidang energi bersih.

Indonesia, Pasar Energi yang Cepat Berkembang

Sebagai negara dengan populasi keempat terbesar di dunia, Indonesia memiliki lebih dari 283 juta warga yang menyebar di sekitar 17.000 pulau. Pasar energi di sini berkembang pesat, didorong oleh kebutuhan listrik yang terus meningkat. PT PLN (Persero) berperan penting dalam memenuhi kebutuhan ini, dengan melayani lebih dari 96 juta pelanggan. Kinerja PLN mencerminkan dominasi perusahaan utilitas di tingkat global, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap akselerasi transisi energi. Kesepakatan dengan DevvStream diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendukung visi tersebut.

READ  Key Discussion: WIZ.AI Luncurkan Wizlynn: Platform "Multi-Agent Inbound" untuk Perusahaan

Portfolio Solar yang Dikembangkan Bersama

Dalam kerja sama awal, DevvStream dan PLN Indonesia Power telah memilih portofolio yang mencakup 45 pembangkit listrik tenaga surya di seluruh Indonesia. Kemitraan ini berfokus pada pemanfaatan aset lingkungan sebagai sumber pendapatan tambahan, sejalan dengan agenda dekarbonisasi nasional. Indonesia telah menetapkan target nasional untuk menambah kapasitas pembangkit tenaga surya hingga 100 gigawatt (GW), sementara PLN Indonesia Power mengelola kapasitas sebesar 22,1 GW di berbagai wilayah. Dengan peningkatan tersebut, PLN IP bertujuan memperluas akses ke energi terbarukan, memperkuat ketahanan listrik, dan menyiapkan infrastruktur untuk pertumbuhan berkelanjutan.

“PLN Indonesia Power adalah salah satu operator listrik yang berpengaruh di pasar energi utama dunia. Kesepakatan ini menjadikan DevvStream sebagai mitra eksklusif dalam mengubah hasil lingkungan yang dapat diverifikasi menjadi aset berharga dan bisa diperdagangkan,” kata Sunny Trinh, Chief Executive Officer DevvStream.

Trinh menambahkan bahwa DevvStream telah menunjukkan konsistensi dalam mengelola siklus hidup aset lingkungan, termasuk proses validasi dan sertifikasi. “Kami yakin metode kami selaras dengan tujuan pendiri DevvStream, yaitu menciptakan solusi yang menjadikan lingkungan sebagai sumber pendapatan,” ujarnya. Kemitraan ini juga akan meningkatkan kapasitas DevvStream dalam memperluas jangkauan bisnisnya di Asia, sekaligus mendukung strategi operasional utama perusahaan.

“Kemitraan ini memperkuat posisi DevvStream sebagai pengembang aset lingkungan yang terpercaya di Asia, sekaligus menunjukkan keberhasilan strategi kami dalam menjalankan bisnis secara efisien,” tutur Scott Harrington, Pimpinan DevvStream untuk kawasan Asia-Pasifik.

Perusahaan juga menyebutkan bahwa struktur pendapatan yang diusulkan DevvStream tidak memerlukan investasi infrastruktur besar (CAPEX) sebelumnya. Hal ini memungkinkan PLN IP untuk mengeksplorasi potensi monetisasi tanpa hambatan finansial awal, sehingga mempercepat transisi ke energi bersih. Harrington menekankan bahwa DevvStream memiliki kemampuan untuk mengelola seluruh proses dari awal hingga akhir, memastikan kualitas dan keamanan kredit karbon yang dihasilkan.

READ  New Policy: CGTN: Upaya Tiongkok Memajukan Pendidikan Kaum Perempuan dan Anak Perempuan di Seluruh Dunia

Pengembangan Infrastruktur dan Akses Listrik

Kemitraan antara DevvStream dan PLN Indonesia Power juga menyasar kebutuhan untuk menutup kesenjangan akses listrik di daerah terpencil dan berkembang. Meskipun Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam elektrifikasi nasional, pihak PLN IP terus berupaya memperluas jangkauan pasokan energi yang andal. “Kesenjangan ini bukan hanya tantangan sosial, tetapi juga peluang untuk membangun infrastruktur energi yang lebih berkelanjutan,” kata Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PT PLN Indonesia Power.

“Kami menerapkan pendekatan hati-hati dalam memilih mitra internasional, terutama di Eropa dan Amerika Utara. Kemampuan DevvStream dalam mengelola seluruh siklus proses, mulai dari validasi hingga likuidasi, telah membuktikan kelayakan untuk memenuhi standar kami,” tambah Sudarmanta.

Sudarmanta menjelaskan bahwa perjanjian ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memperkuat langkah dekarbonisasi. “Dengan DevvStream, kami dapat memaksimalkan potensi hasil lingkungan yang dihasilkan oleh portofolio pembangkit listrik kami, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi ekosistem energi nasional,” katanya. DevvStream diharapkan mampu menjadi pilar dalam menjalankan strategi monetisasi yang terukur dan berkelanjutan.

Update Pembiayaan Perusahaan

Sejalan dengan pengumuman di Indonesia, DevvStream juga merilis informasi terbaru terkait pembiayaan perusahaan. Pada 27 April 2026, perusahaan akan mengungkap rencana pendanaan yang terintegrasi dengan operasionalnya di berbagai wilayah. Informasi ini diharapkan menjadi acuan bagi investor dan mitra strategis dalam memahami potensi pertumbuhan DevvStream di sektor energi hijau.

Dalam rangka memperkuat kapasitas finansial, DevvStream menyiapkan skema pembiayaan yang fleksibel dan terukur. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjangkau proyek-proyek besar tanpa mengorbankan kestabilan operasional. “Kami terus mengeksplorasi alternatif pendanaan untuk memastikan ketersediaan dana dalam mengembangkan portofolio aset lingkungan yang berdampak positif,” kata sumber resmi DevvStream. Kemitraan dengan PLN IP menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama strategis dapat menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

READ  What Happened During: Tablet Unggulan Huawei Jadi Sorotan dalam Acara Peluncuran Produk Inovatif di Bangkok

Penjelasan Lebih Lanjut tentang Kredit Karbon

Kredit karbon menjadi alat penting dalam mengukur dan mengubah kontribusi lingkungan menjadi pendapatan. DevvStream menawarkan layanan yang menyeluruh, mulai dari pemantauan emisi hingga pendaftaran kredit karbon di pasar global. Dengan pendekatan ini, PLN Indonesia Power dapat mempercepat proses monetisasi dari proyek pembangkit tenaga surya yang telah mereka bangun.

Kemitraan eksklusif ini juga akan memungkinkan DevvStream untuk memperluas jaringan pelanggan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan monetisasi aset lingkungan. Sudarmanta menyoroti bahwa PLN IP tidak hanya berfokus pada produksi listrik, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk memenuhi target dekarbonisasi. “DevvStream memberikan solusi yang menjembatani antara keberlanjutan lingkungan dan keuntungan ekonomi,” ujarnya.

Dengan pengelolaan kredit karbon yang terstruktur, PLN Indonesia Power berharap dapat menarik investor yang tertarik pada proyek ramah lingkungan. DevvStream, sebagai mitra utama, akan memberikan dukungan teknis dan manajemen yang berpengaruh dalam mencapai tujuan tersebut. Kemitra