Libur Tahun Baru Islam, Pertamina Pasok Tambahan 922 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim
Libur Tahun Baru Islam – Dalam rangka menghadapi peningkatan permintaan selama Libur Tahun Baru Islam, Pertamina Patra Niaga melakukan penambahan stok 922.680 tabung LPG 3 kilogram di Jawa Timur. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar subsidi bagi masyarakat yang berpotensi meningkat saat perayaan berlangsung. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa persiapan khusus dilakukan agar distribusi tetap lancar dan tidak ada kekurangan stok selama tiga hari liburan.
Persiapan Proaktif untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat
Libur Tahun Baru Islam sering menjadi momen penting bagi masyarakat, baik dalam hal ibadah maupun kegiatan sosial yang memengaruhi pola konsumsi energi. Dengan adanya tambahan pasokan LPG 3 kg, Pertamina ingin memastikan bahwa kebutuhan warga tercukupi, terutama di daerah-daerah yang bergantung pada bahan bakar ini. Kebijakan penambahan stok ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan produk, mengingat permintaan bisa melonjak hingga 20-30% pada periode liburan.
“Kami sudah melakukan evaluasi kebutuhan dan menyesuaikan strategi distribusi agar tidak ada kelangkaan, terutama di daerah-daerah yang merayakan Libur Tahun Baru Islam dengan lebih intensif,” terang Ahad Rahedi, Selasa (25/12).
Menurut Ahad, kebutuhan LPG 3 kg meningkat karena aktivitas masyarakat selama liburan cenderung lebih banyak. Bahan bakar ini digunakan untuk keperluan masak, penerangan, dan keperluan sehari-hari, sehingga Pertamina memperkuat pengawasan stok di seluruh jaringan distribusi. “Kami juga memastikan armada pengiriman siap beroperasi 24 jam untuk menjangkau daerah terpencil di Jatim,” tambahnya.
Strategi Distribusi dan Kesiapan Infrastruktur
Untuk memaksimalkan efektivitas pasokan, Pertamina melakukan penyisiran infrastruktur distribusi sebelum Libur Tahun Baru Islam dimulai. Ini meliputi pengecekan ketersediaan stok di depot, SPBU, dan pusat pengisian. “Kami telah menyiapkan cadangan bahan bakar yang cukup untuk mencegah gangguan pasokan selama tiga hari liburan,” ujar Ahad. Selain itu, perusahaan juga memperbaiki sistem logistik untuk mempercepat distribusi ke area yang paling membutuhkan.
“Libur Tahun Baru Islam adalah saat yang tepat untuk memastikan semua titik distribusi operasional maksimal, agar kebutuhan warga tidak terganggu,” imbuhnya.
Penambahan 922.680 tabung LPG 3 kg ini didasari data historis penggunaan bahan bakar selama acara serupa. Menurut Ahad, antusiasme masyarakat dalam merayakan Libur Tahun Baru Islam terutama di daerah pedesaan meningkatkan konsumsi, terutama di minggu-minggu sebelum dan sesudah perayaan. “Kami juga siap menangani kebutuhan ekstra jika terjadi lonjakan tiba-tiba,” lanjutnya.
Di samping itu, Pertamina menekankan pentingnya penggunaan bahan bakar secara bijak. Ahad mengingatkan warga agar tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok dalam kondisi aman dan tercukupi. “Libur Tahun Baru Islam adalah kesempatan untuk merayakan, tetapi kita juga perlu tetap waspada agar tidak terjadi keseragaman stok,” katanya. Dengan demikian, masyarakat diharapkan membeli sesuai kebutuhan, terutama bagi keluarga yang memang memerlukan LPG 3 kg untuk keperluan sehari-hari.
Langkah penambahan pasokan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memastikan akses energi yang merata bagi masyarakat. LPG 3 kg menjadi sumber energi utama di banyak wilayah Jatim, terutama untuk masyarakat menengah kebawah yang mengandalkan bahan bakar ini. “Libur Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg tetap terjaga, baik untuk kebutuhan ibadah maupun aktivitas sehari-hari,” papar Ahad.
