News

New Policy: Peringatan Menstrual Hygiene Day Kampanyekan Dunia yang Ramah Menstruasi

ne Day Ramah Menstruasi New Policy - Menjelang perayaan Hari Menstruasi Sedunia 2026, New Policy meluncurkan inisiatif kolaboratif yang menargetkan

Desk News
Published Juni 23, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

New Policy: Kampanye Menstrual Hygiene Day Ramah Menstruasi

New Policy – Menjelang perayaan Hari Menstruasi Sedunia 2026, New Policy meluncurkan inisiatif kolaboratif yang menargetkan pembentukan lingkungan ramah menstruasi di Indonesia. Inisiatif ini melibatkan peran aktif dari tiga organisasi—UNICEF Indonesia, Kimberly Clark-KC Softex, dan SPEAK Indonesia—serta dukungan dari TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara. New Policy ini menarik partisipasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, keluarga, komunitas, sektor swasta, dan remaja. Tujuan utama kampanye ini adalah memastikan akses yang merata terhadap air bersih, sanitasi, dan kebersihan (WASH) untuk semua kalangan, terutama perempuan dan anak-anak.

New Policy: Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Akses WASH Ramah Menstruasi

Kampanye New Policy ini tidak hanya memfokuskan pada penyediaan fasilitas fisik yang mendukung kesehatan dan kebersihan, tetapi juga mencakup edukasi, sosialisasi, dan perubahan mindset masyarakat. Fida Hendra, Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, menjelaskan bahwa menstruasi merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan perempuan. Namun, masih banyak anak perempuan yang merasa tidak percaya diri atau bingung saat menghadapi siklus bulanan tersebut. New Policy menjadi platform untuk mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjamin kebersihan dan kenyamanan selama masa menstruasi.

“Setiap anak perempuan berhak menjalani masa menstruasinya dengan sehat, aman, nyaman, dan bermartabat,” ujar Fida dalam keterangannya, Selasa (23/6). Ia menekankan bahwa tantangan utama yang dihadapi remaja perempuan meliputi kurangnya informasi akurat, stigma sosial, serta keterbatasan akses ke fasilitas yang memadai. New Policy ini bertujuan memperkuat partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

New Policy: Menstruasi sebagai Bagian dari Kesehatan Reproduksi

Masa menstruasi bukan hanya menggambarkan perubahan fisik, tetapi juga proses psikologis dan sosial yang kompleks. New Policy mengupas peran penting menstruasi dalam kesehatan reproduksi perempuan dan anak-anak. Fida mengungkapkan bahwa banyak remaja perempuan merasa tertekan karena kurangnya pemahaman tentang menstruasi, baik dari lingkup keluarga maupun institusi pendidikan. “Kita harus memastikan bahwa informasi yang diberikan bersifat inklusif dan mudah dicerna,” katanya. New Policy menjadi bagian dari upaya untuk memperluas pendidikan seksual sejak dini dan mengurangi prasangka terhadap perempuan.

Kolaborasi antarlembaga diharapkan menjadi wadah untuk mendiskusikan solusi praktis dan berkelanjutan. Misalnya, peningkatan infrastruktur seperti toilet khusus, tempat cuci tangan, dan fasilitas penyimpanan peralatan menstruasi di sekolah dan tempat umum. New Policy juga melibatkan pelatihan bagi guru dan orang tua untuk mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anak. Fida menegaskan bahwa kampanye ini bukan hanya tentang ketersediaan peralatan, tetapi juga tentang kesetaraan gender dan keadilan dalam masyarakat.

New Policy: Pedoman dan Aktivitas Menstrual Hygiene Day 2026

Peluncuran Menstrual Hygiene Day 2026 ini dilakukan dengan pendekatan holistik, yang menggabungkan aspek kesehatan, pendidikan, dan kesadaran masyarakat. Tujuan utama dari program New Policy adalah membuka akses yang merata terhadap WASH untuk semua kalangan. Fida mengungkapkan bahwa kegiatan seperti penyuluhan, pelatihan, dan pembuatan konten edukatif akan menjadi elemen penting dalam mencapai tujuan tersebut. New Policy berharap membangun budaya menstruasi yang positif melalui partisipasi aktif remaja.

Selain itu, New Policy mendorong partisipasi aktif dari remaja melalui berbagai aktivitas kreatif, seperti lomba desain produk menstruasi ramah lingkungan atau seminar daring tentang kehidupan seksual dan kesehatan. Ia menekankan bahwa partisipasi remaja tidak hanya untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga untuk menjadi agen perubahan yang mampu memperluas pemahaman masyarakat luas. “Remaja adalah generasi muda yang memiliki peran sentral dalam membangun budaya menstruasi yang positif,” tambah Fida.

New Policy: Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dalam rangka mewujudkan dunia yang lebih inklusif, TP PKK Jakarta Utara bekerja sama dengan mitra lainnya merancang strategi berbasis komunitas. New Policy ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak-anak. Fida menjelaskan bahwa pihaknya akan mengadakan kegiatan rutin, seperti workshop bagi siswa atau pelatihan bagi pengelola pusat layanan kesehatan. “Kami juga menargetkan perusahaan-perusahaan untuk memasukkan program menstrual hygiene ke dalam kebijakan kesadaran lingkungan kerja,” ujarnya.

New Policy berharap menginspirasi perubahan tata kelola di berbagai sektor untuk menjamin kebersihan dan kesehatan selama masa menstruasi. Fida menambahkan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam membentuk sikap dan kebiasaan remaja sejak usia dini. “Orang tua harus menjadi panutan yang mampu menjelaskan proses menstruasi secara jujur dan menawarkan dukungan tanpa rasa malu,” katanya. Dengan adanya New Policy, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kebutuhan menstruasi dan mendorong keadilan gender dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Comment