Announced: Polisi gagalkan penyelundupan 27 kg sabu & etomidate di perairan Riau

Polisi Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu dan Etomidate di Perairan Riau

Announced – Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba skala besar melalui perairan Riau. Dalam operasi tersebut, 27 kilogram sabu serta ratusan cartridge etomidate berhasil disita dari jaringan internasional yang beroperasi di wilayah tersebut. Penangkapan ini terjadi pada Sabtu (2/5), dengan dua kurir menjadi sasaran utama petugas yang melakukan pemeriksaan terhadap kapal mencurigakan.

Operasi yang Berhasil Gagalkan Penyelundupan

Operasi ini menggunakan strategi patroli intensif di sekitar pulau-pulau terpencil, di mana jaringan narkoba berusaha memanfaatkan jalur laut untuk menghindari pengawasan darat. Dalam penyelundupan, barang bukti disimpan dalam kotak kayu yang diselimuti selimut untuk menutupi aroma khas sabu. Saat tim Satresnarkoba menemukan kapal tersebut, para kurir mencoba melawan saat proses penangkapan berlangsung.

Announced bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyelundupan narkoba yang telah berlangsung sejak beberapa minggu lalu. Polisi menggunakan informasi intelijen untuk memantau aktivitas jaringan dan akhirnya melakukan penangkapan yang memecah rencana pengiriman barang bukti besar. “Kami berhasil menangkap dua kurir setelah mengamati jejak aktivitas mereka selama beberapa bulan,” kata Wakapolda Riau Brigadir Jenderal Polisi Hengki Haryadi.

Keterangan Wakapolda Riau

“Operasi ini membutuhkan koordinasi ekstra, karena para pelaku mengatur rute penyelundupan dengan sangat rapi. Kami yakin mereka masih berusaha mencari celah untuk mengirimkan barang bukti ke wilayah lain,” ujar Hengki Haryadi, saat diwawancara setelah keberhasilan penyitaan.

Announced sebagai bagian dari strategi pengawasan yang lebih ketat, operasi ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menghentikan peredaran narkoba di Riau. Wilayah perairan menjadi jalur utama pengiriman sabu dan etomidate, sehingga pihak berwajib terus meningkatkan patroli untuk mengantisipasi aktivitas penyelundupan. “Selama ini, kami mengamati bahwa jaringan internasional sering mengirimkan barang dalam jumlah besar, bahkan mencapai ratusan kilogram dalam satu operasi,” tambah Hengki.

READ  Aksi massa buruh di depan Gedung DPR diwarnai penampilan musik

Barang bukti yang berhasil disita akan dianalisis lebih lanjut untuk memastikan jenis dan kuantitas narkoba. Sabu, yang sering dipakai dalam kejahatan, serta etomidate, obat penenang yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan tambahan, menjadi bukti kuat dalam penuntutan para pelaku. Dokumen pendukung juga ditemukan, termasuk daftar nama pelaku lain yang mungkin terlibat dalam rencana penyelundupan.

Announced bahwa operasi ini bukan akhir dari upaya penangkapan jaringan narkoba. Kepolisian menekankan bahwa pengawasan akan terus diperketat, terlepas dari perubahan musim atau kondisi cuaca. “Kami terus memantau aktivitas jaringan, karena mereka sering memanfaatkan cuaca buruk untuk mencuri kesempatan mengirimkan barang,” jelas Hengki dalam keterangan resmi.

Dalam penyelidikan lanjutan, polisi akan menelusuri sumber etomidate dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Jumlah sabu dan etomidate yang besar menunjukkan tingkat organisasi jaringan yang tinggi. “Operasi ini menjadi penegasan bahwa penyelundupan narkoba melalui laut masih menjadi ancaman serius, dan kita harus terus bergerak untuk menekan aktivitas tersebut,” tambah Hengki.