Jadi Petugas Haji, Aiman Ricky Belajar Sabar dan Telaten
Key Issue – JAKARTA – Aktor Aiman Ricky baru saja menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai petugas pendamping jemaah haji di Makkah. Seusai melaksanakan tugas, ia membagikan kesan serta tantangan yang dialaminya selama berada di Tanah Suci. Pengalaman ini, menurut Aiman, menjadi momen penting dalam kehidupannya. “Menjadi petugas Haji adalah pengalaman yang sangat berkesan, meskipun berupa tantangan besar,” katanya dalam wawancara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (15/6). “Saya menikmati pelaksanaannya, meskipun ada banyak tantangan, tapi itu membuat saya lebih enjoy dan belajar banyak hal.”
Pengalaman Berharga di Tanah Suci
Dalam menjalani tugas sebagai pendamping jemaah, Aiman Ricky mengungkapkan bahwa ia mengalami perubahan sikap. Ia berusaha mengikis kebiasaan egois dan kemalasan yang sering muncul saat berada di lingkungan yang nyaman. “Saya berusaha fokus pada kebutuhan jemaah, bukan hanya pada kenyamanan pribadi,” tuturnya. Ini menjadi momen unik bagi aktor berusia 26 tahun, karena selama ini ia lebih terbiasa menjadi pusat perhatian di layar kaca.
“Tantangannya adalah bagaimana saya yang biasanya suka egois dan suka enggak sabaran, dilatih untuk bisa bersabar, telaten, serta fokus pada jemaah. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi juga kesempatan untuk mengasah karakter diri,” ujar Aiman Ricky.
Dalam beberapa minggu di Makkah, Aiman mengatakan bahwa ia belajar banyak tentang tanggung jawab dan pentingnya komunikasi yang baik. Ia terlibat dalam berbagai aktifitas, mulai dari mengatur jadwal perjalanan haji hingga memastikan keamanan dan kenyamanan para jemaah. “Saya terbiasa berbicara di depan kamera, tapi sekarang harus bisa mendengar, merespons, dan membantu tanpa mengambil perhatian,” imbuhnya.
Menjadi Bagian dari Perjalanan Spiritual
Aiman Ricky juga menekankan bahwa peran sebagai petugas haji memberinya pengalaman spiritual yang luar biasa. “Saya terkesan dengan semangat para jemaah yang sangat menghormati proses ibadah. Mereka berusaha memberikan yang terbaik, bahkan dalam situasi sulit,” ujarnya. Hal ini membuatnya lebih menghargai kebersamaan dan perjuangan yang dilakukan oleh orang-orang yang ikut berhaji.
Kegiatan di Tanah Suci tidak hanya menguji kemampuan fisik, tapi juga mental. Aiman Ricky mengatakan bahwa ia harus menghadapi berbagai rintangan, seperti cuaca panas yang membara atau antrean panjang yang memakan waktu berjam-jam. “Tapi saya tahu, semua itu adalah bagian dari proses belajar. Jemaah membutuhkan saya, dan saya harus siap memberikan yang terbaik,” katanya.
“Saya mengalami perubahan dalam cara berpikir. Dulu, saya lebih terbiasa menjadi pusat perhatian, tapi sekarang harus bisa mengutamakan kebutuhan orang lain. Ini seperti pengalaman baru yang sangat berkesan,” tambah Aiman.
Sebagai seorang aktor, Aiman Ricky merasa bahwa tugas ini membawanya ke luar lingkup profesional. “Saya harus meninggalkan atribut keartisannya dan fokus pada peran sebagai pendamping. Ini memperkuat ketekunan dan kesabaran saya,” ujarnya. Tidak hanya itu, ia juga menekankan bahwa menjadi petugas haji memperkenalkannya pada budaya dan tradisi yang lebih dalam. “Saya belajar tentang kepercayaan dan kepatuhan para jemaah, serta bagaimana mereka menghadapi perjalanan yang melelahkan tapi penuh makna.”
Perubahan Pribadi yang Menyentuh
Durasi tugas Aiman Ricky sebagai petugas haji mencapai sekitar dua bulan. Pada awalnya, ia merasa kewalahan karena banyaknya tanggung jawab yang harus dijalaninya. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai menyesuaikan diri. “Saya belajar untuk tidak terburu-buru dalam menyelesaikan tugas, tapi lebih memikirkan efisiensi dan kepuasan jemaah,” tuturnya. Kehidupan di Makkah juga mengajarkannya tentang kepatuhan terhadap jadwal dan aturan yang ketat.
“Saya yang biasanya suka mengambil inisiatif, sekarang harus bisa menunggu dan mengikuti alur yang sudah ditentukan. Ini membuat saya lebih bisa mengendalikan diri dan menghargai setiap detail kecil,” ujar Aiman Ricky.
Sebagai seorang pria yang dikenal berbakat dalam berakting, Aiman Ricky menganggap bahwa menjadi petugas haji adalah pengalaman berbeda. “Saya terbiasa berbicara dan melakukan sesuatu secara cepat, tapi di sini harus bisa bersabar. Tidak mudah, tapi sangat bermakna,” katanya. Selama di sana, ia terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari membantu jemaah mengatur bawaan haji hingga memberikan informasi tentang prosedur ibadah.
Aiman Ricky juga mengakui bahwa tugas ini menguji kemampuan emosionalnya. “Sering kali, saya harus menenangkan jemaah yang stres atau cemas. Ini membuat saya lebih paham tentang empati dan cara berkomunikasi yang baik,” imbuhnya. Ia menyebutkan bahwa pengalaman ini sangat berbeda dari pekerjaannya sebelumnya sebagai aktor, karena lebih berfokus pada kebutuhan orang lain.
Setelah selesai tugas, Aiman Ricky mengatakan bahwa ia merasa puas dan bangga. “Menjadi bagian dari perjalanan spiritual orang-orang lain membuat saya merasa lebih berarti. Saya bersyukur bisa melalui pengalaman ini,” ujarnya. Ia pun berharap bisa terus terlibat dalam kegiatan serupa di masa depan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News.
