New Policy: Wagub Sulteng tekankan “deep learning” tingkatkan kualitas pendidikan
Wagub Sulteng Tekankan Penerapan Deep Learning dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan
New Policy – Palu, Sulawesi Tengah — Dalam perayaan Hari Pendidikan Nasional 2026, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A Lamadjido memberikan perhatian khusus pada metode pembelajaran yang lebih bermakna dan berdampak jangka panjang. Ia menekankan bahwa pendekatan deep learning, atau pembelajaran mendalam, adalah strategi utama dalam membangun sistem pendidikan nasional yang lebih unggul. “Deep learning menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga melatih pemahaman mendalam serta pengembangan karakter peserta didik,” jelasnya di Palu, Sabtu (23/4).
Pendekatan Deep Learning sebagai Fondasi Pendidikan Berkualitas
Dalam pidatonya, Reny A Lamadjido menyampaikan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia harus dimulai dari lingkungan belajar yang optimal. Menurutnya, proses pembelajaran perlu efektif, adaptif, dan mampu menggali potensi siswa secara menyeluruh. “Dengan penerapan pendekatan ini, murid tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
“Pendekatan deep learning menjadi program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat proses belajar yang lebih bermakna, tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga membangun pemahaman mendalam dan karakter peserta didik,”
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengatakan bahwa deep learning diterapkan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih berorientasi pada peningkatan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan menghadapi tantangan di masa depan. Ia menekankan bahwa transformasi ini harus melibatkan perubahan cara guru mengajar, siswa belajar, dan evaluasi hasil pendidikan. “Deep learning mendorong interaksi aktif, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah,” tambahnya.
Strategi Pemerintah untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas
Pemerintah pusat telah mengambil langkah strategis untuk mendukung deep learning melalui berbagai kebijakan. Di antaranya, pembangunan infrastruktur pendidikan, seperti sekolah dan pusat pelatihan, serta revitalisasi bangunan sekolah yang usang. Selain itu, percepatan digitalisasi pembelajaran menjadi fokus utama, dengan pemberdayaan teknologi untuk meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran di daerah terpencil.
Kebijakan lain yang dijalankan meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan dan pemberian insentif kesejahteraan. Pemerintah juga mendorong lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, karena lingkungan belajar yang kondusif berperan penting dalam pembentukan karakter peserta didik. “Sekolah bukan hanya tempat mengajar, tetapi juga wadah pembentukan nilai-nilai kehidupan yang baik,” imbuh Reny A Lamadjido.
Program Pemprov Sulteng untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan
Pemerintah Provinsi Sulteng juga mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu inisiatif yang dicanangkan adalah program “Berani Cerdas,” yang bertujuan memperluas akses pendidikan dan memperkuat sumber daya manusia (SDM) di daerah. Program ini tidak hanya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa, tetapi juga mencakup berbagai intervensi strategis seperti pelatihan, bantuan infrastruktur, dan peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat SD, SMP, dan SMA.
Menurut data yang disampaikan, Pemprov Sulteng telah menyalurkan bantuan operasional sekolah (BOS) senilai sekitar Rp40 miliar kepada 463 sekolah negeri dan swasta. Selain itu, program bantuan seragam bagi siswa dari keluarga miskin juga telah direalisasikan dengan anggaran sekitar Rp6 miliar. Di bidang pendidikan vokasi, pemerintah provinsi memberikan dukungan penuh terhadap praktik kerja industri (prakerin) bagi siswa SMK, dengan alokasi anggaran mencapai sekitar Rp27 miliar.
“Rangkaian kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, sekaligus fondasi kuat dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,”
Program Berani Cerdas telah memberikan manfaat nyata bagi sekitar 23.568 mahasiswa. Bantuan ini tidak hanya berupa dana pendidikan, tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat, untuk memastikan proses belajar-mengajar berjalan efektif. Reny A Lamadjido menambahkan bahwa upaya ini bertujuan menciptakan kesetaraan akses pendidikan dan mengurangi kesenjangan antara daerah urban dan pedesaan.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Sulteng juga mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh, guru, siswa, dan orang tua, untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan secara kolektif. “Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” pesannya.
Dalam perayaan tahun ini, tema utama yang diangkat adalah penguatan sistem pendidikan melalui inovasi dan kolaborasi. Reny A Lamadjido menekankan bahwa pendidikan harus menjadi pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang berkemampuan dan berdaya saing. Selain itu, ia berharap kebijakan yang dijalankan dapat memberikan dampak positif jangka panjang, baik dalam peningkatan SDM maupun pembentukan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.
Dunia pendidikan di Sulteng kini dihadapkan pada tantangan yang memerlukan perubahan signifikan. Kebijakan pemerintah yang berkelanjutan, seperti revitalisasi sekolah, digitalisasi kurikulum, dan pelatihan guru, diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Reny A Lamadjido berharap, melalui langkah-langkah ini, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang mampu berpikir kritis, berinovasi, dan menghadapi perubahan dunia secara adaptif.
Sebagai bagian dari perayaan, pemerintah juga mengadakan berbagai kegiatan, seperti lomba karya inovatif, workshop guru, dan diskusi tentang tantangan pendidikan di masa kini. Kegiatan ini dirancang untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan sebagai investasi untuk masa depan. Dengan persatuan dan komitmen yang kuat, Reny A Lamadjido optimis bahwa Sulteng dapat menjadi provinsi yang unggul dalam bidang pendidikan nasional.
