Solusi untuk: Majelis Hukama kecam aksi provokatif Menteri Israel di Masjid Al Aqsa
Majelis Hukama Muslimin Mengecam Aksi Provokatif Menteri Israel di Masjid Al Aqsa
Dari Jakarta, Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang dipimpin oleh Grand Syekh Al Azhar Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb mengutuk tajam aksi yang dilakukan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir. Aksi tersebut, yang dilakukan bersama pasukan pendudukan, dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta penyakit yang merusak kepercayaan umat Muslim di seluruh dunia.
“MHM menolak tegas semua upaya yang bertujuan mengubah status quo keagamaan, historis, dan hukum di Masjid Al Aqsa,” kata Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam dalam pernyataannya, Rabu.
Majelis Hukama memperingatkan bahwa pelanggaran keamanan di kawasan itu bisa memicu konflik serius. Abdelsalam menekankan bahwa Masjid Al Aqsa, yang mencakup area seluas 144 dunam (1 dunam kira-kira 1.000 meter persegi), merupakan tempat ibadah eksklusif bagi umat Muslim.
Lebih lanjut, MHM meminta komunitas internasional mengambil peran moral dan hukumnya untuk menghentikan pelanggaran berulang terhadap tempat suci. “MHM mendesak dunia internasional memastikan perlindungan masjid-masjid suci, menjaga kebebasan beribadah, serta segera membuka kembali akses Masjid Al Aqsa bagi jamaah,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, MHM juga menyerukan resolusi adil dan menyeluruh mengenai masalah Palestina. Organisasi ini menekankan perlunya mengakhiri penderitaan rakyat Palestina yang berlangsung lebih dari tujuh dekade serta mengesahkan hak mereka untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kota.
