DKI kemarin – PP Tunas bantu fokus belajar hingga pemadaman listrik

Peristiwa Terkini di DKI Jakarta, Jumat (10/4)

Beberapa isu signifikan terjadi di Jakarta pada hari Jumat (10/4), termasuk upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengatasi masalah infrastruktur. Berikut penjelasan lengkap mengenai peristiwa tersebut:

PP Tunas Didukung untuk Memperkuat Fokus Belajar Anak

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan yakin bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) akan membantu anak-anak lebih terfokus dalam belajar. Ia menekankan pentingnya kebijakan ini untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif ruang digital.

“Yang paling utama harapannya anak-anak Jakarta konsentrasi untuk pelajaran-pelajaran,” ujarnya di Jakarta Pusat, Jumat.

Peringatan Kemarau Dipakai untuk Mempercepat Pengerukan Kali

Dalam rangka siap menghadapi musim hujan September 2026, Pemprov DKI Jakarta mempercepat pengerukan kali sebagai respons atas peringatan cuaca kemarau panjang dari BMKG. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesiapan menghadapi musim penghujan.

Penerima KJMU Terus Bertambah

Wagub DKI Jakarta, Rano Karno, mencatat kenaikan jumlah penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dari 16.979 mahasiswa di tahap I menjadi 16.920 di tahap II. Menurutnya, peningkatan ini menunjukkan peningkatan akses pendidikan bagi warga DKI.

Pemprov DKI Tertibkan Area Parkir Liar di Beberapa Wilayah

Langkah pembersihan parkir liar di Jakarta mulai dijalankan, meliputi kawasan sekitar Grand Indonesia dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Gubernur DKI menyoroti perbaikan infrastruktur ini sebagai bagian dari upaya menata kota.

“Jadi, sekarang ini seperti yang terjadi di Jakarta Pusat, misalnya di belakang Grand Indonesia, yang hampir 20 tahun lebih tidak pernah dirapikan, sekarang kami rapikan,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat.

Kemarin, Pemadaman Listrik Jadi Fokus Pemimpin DKI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, berharap gangguan listrik yang terjadi Kamis (9/4) tidak terulang. Ia menyoroti dampak yang dirasakan sektor transportasi seperti MRT dan LRT.

“Jadi, pemadaman ini kan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN, tapi dampaknya kepada kami, salah satunya MRT, LRT juga terkena. Tentunya, kami mengharapkan ini jangan terulang kembali,” ujarnya di kawasan Jakarta Pusat, Jumat.

READ  Yang Terjadi Saat: Berawal dari Tambak Udang Menuju Harapan Baru: Jejak Kerja Sama Ekonomi Biru Tiongkok-Indonesia