Key Strategy: APPMBGI komitmen jaga keberlangsungan tata kelola program MBG

APPMBGI Berkomitmen Pemeliharaan Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, Senin — Abdul Rivai Ras, Ketua Umum DPP APPMBGI, menyatakan komitmen untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan stabil dan berkelanjutan. “Kita ingin MBG menjadi inisiatif jangka panjang, bukan hanya berlaku hingga periode tertentu,” ujarnya dalam keterangan resmi. Ia menekankan bahwa APPMBGI berperan sebagai penjamin keberlanjutan pengelolaan MBG, termasuk dalam menghubungkan pelaku usaha, investor, pemasok, dan pengelola dapur.

Penguatan Infrastruktur dan Regulasi

Abdul juga menyoroti pentingnya penguatan struktur pendukung seperti gudang penyimpanan dan cold storage, serta keterlibatan aspek pengawasan dalam kualitas layanan, higienitas, dan keakuratan target penerima manfaat. Selain itu, ia menekankan perlunya payung hukum kuat berupa undang-undang untuk menjamin kelangsungan program MBG di tengah perubahan kepemimpinan dan tantangan global.

“APPMBGI hadir sebagai mitra strategis yang membantu pemerintah sekaligus memastikan program MBG berjalan optimal, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sistem Pengawasan dan Logistik

Sebagai bagian dari upaya tersebut, APPMBGI mengembangkan MBG Command and Control Center yang bertugas mengawasi, mengendalikan, serta mengevaluasi operasional dapur dan rantai pasok di seluruh Indonesia. Sistem ini memungkinkan pemetaan daerah yang mengalami ketidakseimbangan pasokan dan memastikan distribusi logistik berjalan efektif, terutama di wilayah dengan akses pasar dan infrastruktur terbatas.

Lebih lanjut, asosiasi ini berkolaborasi dengan Perum Bulog serta pihak lain untuk mendukung distribusi cadangan pangan nasional. Melalui jaringan di tingkat daerah, APPMBGI juga berperan dalam mengurangi kesenjangan distribusi, serta mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk UMKM dan pasar tradisional.

READ  Important Visit: Sabam: Perkupi siap wujudkan perdamaian antarumat dan Asta Cita

Abdul menegaskan bahwa pemanfaatan pasar lokal harus diimbangi dengan sistem logistik yang canggih agar tidak mengganggu stabilitas harga dan pasokan. “Program MBG perlu dijaga agar tetap efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.