Shin Tae-yong Memulai Perjalanan Bersama Persija dengan Penekanan pada Kondisi Fisik
Pesonatropis.com – Persija Jakarta telah resmi mengawali babak baru dalam persiapan mereka untuk menghadapi musim kompetisi 2026/27. Skuad yang dijuluki Macan Kemayoran ini menjalani sesi latihan pertama mereka di bawah asuhan pelatih baru, Shin Tae-yong. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Selasa, tanggal 14 Juli, di kawasan Persija Training Ground yang terletak di Bojongsari, Depok. Dalam sesi pembukaan ini, sang pelatih asal Korea Selatan tidak langsung memberatkan para pemain dengan materi latihan yang terlalu intensif. Tujuan utamanya adalah membangun kebugaran tubuh setiap anggota skuad sekaligus memperkuat chemistry atau kekompakan antar pemain. Proses ini dianggap penting sebagai fondasi awal sebelum memasuki fase-fase latihan yang lebih kompleks. Shin Tae yong Langsung Tekankan aspek fisik sebagai langkah pertama dalam membangun tim yang solid.
Strategi Bertahap dalam Membangun Tim
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa pertemuan pertama mereka dengan para pemain merupakan bagian dari proses awal. Ia menekankan pentingnya membangun stamina dan kondisi fisik secara menyeluruh. Hal ini diperlukan untuk menghadapi tantangan kompetisi yang akan datang.
Kami baru pertama kali bertemu dan menyapa para pemain. Ini merupakan proses untuk membangun stamina dan kondisi fisik secara keseluruhan yang kami butuhkan ke depannya.
Menurut Shin, seluruh rangkaian latihan akan dilakukan secara bertahap. Pendekatan ini bertujuan agar setiap pemain memiliki pondasi yang kuat sebelum akhirnya memasuki kompetisi resmi. Pelatih berusia 56 tahun tersebut meyakini bahwa fondasi fisik yang solid akan menentukan keberhasilan tim di lapangan. Dengan demikian, para pemain tidak akan kelelahan di tengah musim dan mampu memberikan performa terbaik setiap kali turun ke lapangan hijau.
Fisik sebagai Prioritas Utama
Salah satu alasan utama Shin menempatkan aspek fisik sebagai prioritas adalah gaya bermain yang ingin ia terapkan. Strategi tersebut membutuhkan intensitas tinggi sepanjang pertandingan berlangsung. Pemain harus mampu menjaga performa optimal dari awal hingga akhir laga.
Yang paling mendasar adalah fisik. Setelah menyelesaikan latihan fisik, dalam waktu yang tersisa barulah kami akan masuk ke taktik tim.
Pendekatan ini menunjukkan visi Shin Tae-yong dalam mengembangkan Persija. Ia tidak ingin timnya hanya mengandalkan kemampuan teknis semata, tetapi juga kekuatan fisik yang mumpuni. Dengan demikian, pemain akan lebih siap menghadapi berbagai situasi dalam pertandingan. Selain itu, kondisi fisik yang baik juga membantu pemain menghindari cedera selama musim yang panjang.
Kedatangan Pemain Baru dan Kehadiran yang Absen
Dalam sesi latihan perdana tersebut, terdapat tujuh pemain baru yang langsung bergabung bersama tim. Mereka adalah Victor Dethan, Aqil Savik, dan Pratama Arhan dari dalam negeri. Sementara itu, empat pemain asing juga hadir, yaitu Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Kyohei Yoshino. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan dan serangan Persija. Namun, tidak semua pemain bisa mengikuti latihan pertama. Beberapa anggota skuad masih menjalankan tugas bersama tim nasional Indonesia. Mereka adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, dan Mauro Zijlstra. Kehadiran mereka di tim nasional menyebabkan ketidakhadiran dalam sesi latihan perdana ini. Shin Tae-yong tampaknya tidak terlalu khawatir dengan kondisi tersebut. Ia meyakini bahwa para pemain yang hadir sudah cukup untuk memulai proses pembangunan tim. Sementara itu, para pemain yang sedang bertugas dengan tim nasional akan segera bergabung setelah tugas mereka selesai.
Visi Jangka Panjang Shin Tae-yong
Pelatih yang pernah memimpin Timnas Indonesia ini memiliki visi jangka panjang untuk Persija. Ia ingin membangun tim yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kekompakan yang baik. Proses ini akan memakan waktu, namun Shin yakin bahwa hasil akhirnya akan memuaskan. Dengan pendekatan bertahap dan penekanan pada fisik, Shin Tae-yong berharap Persija bisa menjadi tim yang kompetitif di musim 2026/27. Para penggemar Macan Kemayoran dapat menantikan perkembangan tim di bawah asuhan pelatih baru ini. Langkah-langkah yang diambil saat ini akan menjadi fondasi penting untuk kesuksesan jangka panjang klub.

