Kawal Mandat Swasembada Energi Presiden Prabowo, Komut Pertamina Jamin Stok LPG Surabaya Aman

1 bulan ago  ·  4 min read
By David Johnson - pesonatropis.com
990bea7c-b48c-4ed4-a928-35ac91bb0969-0

Kawal Mandat Swasembada Energi Presiden Prabowo, Komut Pertamina Jamin Stok LPG Surabaya Aman

Pesonatropis.com – SURABAYA – PT Pertamina (Persero) memperlihatkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan energi melalui serangkaian inspeksi lapangan. Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, telah menyelesaikan rangkaian safari kerja intensif yang berlangsung selama seminggu. Titik akhir kunjungan kerja ini berada di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Gubah, Surabaya, pada hari Sabtu (4/7). Kegiatan ini menandai penutupan agenda Management Walkthrough (MWT) yang dimulai pada Senin (29/6). Perjalanan ini menyasar wilayah Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara (Jatimbalinus), dengan tujuan memastikan ketersediaan energi tetap stabil di tengah tantangan pasar.

Inspeksi Lapangan untuk Memantau Ketersediaan Energi

Langkah strategis yang diambil oleh tim manajemen Pertamina menitikberatkan pada evaluasi langsung terhadap rantai pasok energi. Fokus utama mereka mencakup pengawasan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM), Avtur, dan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan distribusi energi berjalan optimal, terutama di daerah yang paling rentan terhadap fluktuasi harga dan permintaan. Dengan mengunjungi berbagai fasilitas, Pertamina berusaha menjamin bahwa stok bahan bakar tetap terjaga sepanjang waktu.

Wilayah Jatimbalinus menjadi prioritas dalam upaya memperkuat kemandirian energi nasional. Di sini, Pertamina memperlihatkan peran pentingnya sebagai pilar utama dalam mendistribusikan energi ke sektor-sektor vital. SPBE Gubah, sebagai salah satu dari banyak fasilitas yang dinilai, berperan krusial dalam menjaga keandalan pasokan LPG. Area ini tidak hanya melayani kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memenuhi kebutuhan pangkalan dan usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) di sekitarnya.

Langkah Strategis untuk Menjaga Kestabilan Energi

Pertamina terus bergerak untuk menjalankan arahan tegas Presiden Prabowo Subianto tentang kebutuhan swasembada energi. Kepala Negara tersebut sebelumnya telah mengamanatkan agar ketahanan energi menjadi prioritas mutlak, guna menjaga kedaulatan serta pertumbuhan ekonomi bangsa. Melalui MWT, Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjalankan manajemen energi secara transparan dan terarah. Setiap langkah yang diambil bertujuan memastikan bahwa stok energi tidak mengalami gangguan, bahkan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Di SPBE Gubah, Komisaris Utama Pertamina memperlihatkan keberhasilan operasional. Dalam wawancara eksklusif, Ia menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan titik kritis dalam distribusi energi. “Kita wajib menjaga urat nadi ekonomi rakyat ini agar swasembada energi benar-benar dirasakan di tingkat akar rumput,” ujarnya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada penyediaan bahan bakar, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.

Pastikan Ketersediaan LPG untuk Kebutuhan Masyarakat

Dalam kunjungan ke SPBE Gubah, Iriawan memberikan penjelasan bahwa pasokan LPG saat ini aman dan mencukupi. Ia menegaskan bahwa Pertamina telah melakukan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi. Selain itu, stok energi untuk UMKM di Surabaya juga dipantau secara ketat, karena sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

MWT ini bukan hanya sekadar inspeksi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Iriawan menjelaskan bahwa perjalanan ke berbagai lokasi berlangsung tanpa henti, guna memperoleh data langsung tentang kinerja rantai pasok. “Presiden Prabowo Subianto telah mengamanatkan dengan sangat jelas bahwa ketahanan energi tidak boleh ditawar,” tuturnya, menekankan bahwa kebijakan swasembada energi harus diterapkan secara konsisten.

Peran SPBE Gubah dalam Memperkuat Kemandirian Energi

SPBE Gubah menjadi pusat perhatian dalam upaya menjaga stok LPG. Fasilitas ini beroperasi 24 jam sehari, sehingga mampu mengirimkan bahan bakar ke berbagai titik distribusi. Lokasi ini juga berfungsi sebagai titik pengawasan untuk memastikan tidak ada kekurangan pasokan, terutama menjelang musim kemarau atau saat permintaan naik tajam. Dengan infrastruktur yang siap, Pertamina berupaya meminimalkan risiko gangguan pasokan.

Dalam konteks nasional, SPBE Gubah memiliki peran vital dalam memperkuat kemandirian energi. Pertamina terus berinvestasi pada fasilitas-fasilitas distribusi untuk memastikan efisiensi dan keandalan. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan energi, karena pasokan dijaga secara terpadu. Iriawan menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dilakukan untuk menjaga konsistensi dalam memenuhi permintaan energi yang terus meningkat.

Langkah ini juga menjadi bukti nyata bahwa Pertamina berupaya menjalankan visi Presiden Prabowo Subianto secara optimal. Kepala Negara tersebut selalu menekankan pentingnya swasembada energi, karena jika tidak dikelola dengan baik, Indonesia bisa tergantung pada impor energi. Dengan memastikan stok energi tetap stabil, Pertamina membantu menjaga keberlanjutan ekonomi nasional. Dalam hal ini, SPBE Gubah menjadi salah satu penyangga utama, sehingga masyarakat dan pelaku usaha tetap terlayani dengan baik.

Dalam wawancara eksklusif, Iriawan juga menyebutkan bahwa Pertamina terus berupaya mengoptimalkan distribusi energi ke wilayah-wilayah terpencil. “Kita fokus pada peningkatan efisiensi logistik agar setiap unit distribusi bisa menjalankan tugasnya secara maksimal,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan di masa depan.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti bahwa Pertamina tidak lelah dalam memastikan swasembada energi. Selama satu minggu, tim manajemen telah menyisir berbagai lokasi untuk mengetahui kondisi pasokan energi secara langsung. Dengan demikian, mereka bisa memberikan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif. Faktor utama yang dianalisis mencakup kapasitas stok, jadwal pengiriman, serta ketersediaan alat transportasi. Dari hasil evaluasi, Pertamina merasa yakin bahwa target swasembada energi bisa tercapai.

Langkah ini juga mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri secara energi. Dengan memastikan stok LPG, BBM, dan Avtur tetap stabil, Pertamina berkontribusi pada pencapaian tujuan tersebut. Iriawan menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil bertujuan memberikan kepastian pasokan energi, sehingga masyarakat tidak perlu merasa terganggu oleh krisis energi.

“Presiden Prabowo Subianto telah mengamanatkan dengan sangat jelas bahwa ketahanan energi tidak boleh ditawar. Hari ini, setelah sepekan menyisir wilayah Jatimbalinus, saya pastikan stok LPG untuk masyarakat dan pelaku UMKM di Surab

MORE FROM THIS CATEGORY