Ibas Bantu Operasional TPS 3R Demi Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik

1 bulan ago  ·  3 min read
By Susan Hernandez - pesonatropis.com
a6b2fa50-e593-488c-9858-25d83363be17-0

Ibas Dukung Pengelolaan Sampah TPS 3R untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan dan Ekonomi

Pesonatropis.com – PACITAN – Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, yang dikenal dengan nama Ibas, melakukan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Sidomakmur di Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Pacitan, pada hari Sabtu (4/7/2026). Selama kunjungan tersebut, Ibas menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan gerakan yang membutuhkan partisipasi bersama dari pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan. Menurutnya, tugas ini tidak hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga terkait dengan upaya kolektif untuk memastikan keberlanjutan ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Dalam upacara yang dihadiri oleh berbagai pihak, Ibas menekankan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan solusi yang lebih efektif. Ia menjelaskan bahwa sampah yang dikelola secara baik bisa berkontribusi pada perekonomian lokal sekaligus memberikan manfaat jangka panjang. Hal ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah tidak hanya membantu lingkungan, tetapi juga mendorong pengembangan usaha baru yang berbasis masyarakat.

“Sampah yang dikelola dengan baik mampu menghadirkan nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun mendatang,” ujar Ibas dalam wawancara terpisah.

Kunjungan Ibas ke TPS 3R Sidomakmur menyoroti langkah konkret dalam memperkuat komitmen masyarakat terhadap prinsip reduce, reuse, recycle. Ia menyaksikan secara langsung bagaimana warga mengubah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai, seperti bahan baku kerajinan atau bahan daur ulang. Proses ini tidak hanya mengurangi volume sampah yang dihasilkan, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru, terutama bagi masyarakat sekitar yang aktif dalam pengelolaan lingkungan.

Bersamaan dengan kunjungan tersebut, Ibas juga menghadiri kegiatan sosialisasi pengurangan sampah yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kabupaten Pacitan. Acara bertajuk “Sampah Terkelola, Lingkungan Terjaga” diikuti oleh ratusan warga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menangani sampah secara bertanggung jawab, sekaligus memperkenalkan metode pengurangan limbah yang ramah lingkungan.

Ibas mengungkapkan bahwa gotong royong menjadi fondasi utama keberhasilan pengelolaan sampah di Pacitan. Ia menyebutkan bahwa kekuatan komunitas lokal telah membuktikan bahwa lingkungan bersih bisa diwujudkan melalui usaha bersama. “Masyarakat Pacitan memiliki semangat gotong royong yang luar biasa, dan itu menjadi kekuatan utama dalam mengubah sampah menjadi sumber daya,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama antara pemerintah dan warga dalam mencapai tujuan lingkungan yang lebih baik. Ibas menekankan bahwa kebijakan pengelolaan sampah harus didukung oleh kegiatan edukasi dan inovasi yang menjangkau semua lapisan masyarakat. Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus mengembangkan program seperti ini agar bisa diterapkan secara luas.

TPS 3R Sidomakmur menjadi contoh nyata bahwa teknologi daur ulang bisa diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Melalui proses reduce (mengurangi produksi sampah), reuse (menggunakan kembali bahan-bahan yang masih berguna), dan recycle (mengolah sampah menjadi produk baru), masyarakat Pacitan berhasil menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan ekonomi yang lebih sehat. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa inisiatif kecil dari masyarakat bisa berkembang menjadi gerakan besar yang berdampak signifikan.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Timur VII, Ibas berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi model bagi daerah lain. “Kita perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia, dalam mengelola sampah secara sistematis,” katanya. Ia menambahkan bahwa keberlanjutan lingkungan tidak bisa dicapai tanpa partisipasi aktif dari semua pihak.

Pengelolaan sampah yang baik juga dianggap sebagai langkah penting dalam memerangi perubahan iklim. Ibas menjelaskan bahwa limbah yang dikelola dengan tepat bisa mengurangi emisi karbon dan menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan demikian, TPS 3R bukan hanya merupakan solusi lokal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya nasional untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kehadiran Kementerian Lingkungan Hidup dalam kegiatan tersebut memperkuat komitmen pemerintah pusat dalam mendukung inisiatif daerah. Para peserta sosialisasi diberi kesempatan untuk memahami cara mengelola sampah secara terstruktur dan berkelanjutan. Ibas menyebutkan bahwa kegiatan ini membantu masyarakat mengakses teknologi dan pengetahuan terkini tentang daur ulang, sehingga mendorong transisi ke ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Selain itu, Ibas menyoroti peran penting media dalam menyebarkan kesadaran lingkungan. Ia menekankan bahwa informasi yang akurat dan menarik bisa membantu masyarakat lebih antusias dalam berpartisipasi. “Media harus menjadi alat untuk membangun kesadaran dan memotivasi masyarakat,” ujarnya dalam wawancara media.

Kegiatan di TPS 3R Sidomakmur dan sosialisasi yang dihadiri Ibas menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi momentum untuk membangun masyarakat yang lebih kreatif dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang lebih intensif, Ibas yakin bahwa Pacitan akan menjadi contoh yang inspiratif bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan lingkungan.

MORE FROM THIS CATEGORY