Lewat Cara Ini, Pegadaian Dorong Mahasiswa Melek Literasi Keuangan

4 minggu ago  ·  3 min read
By David Johnson - pesonatropis.com
bee1bd23-6d4c-4d22-a10f-ac50a9b70f71-0

Visit Agenda: Pegadaian Tingkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa dengan Program Edukasi

Pesonatropis.com – Menjadi topik utama dalam upaya PT Pegadaian (Persero) untuk meningkatkan kesadaran literasi keuangan di kalangan mahasiswa. Kali ini, perusahaan pelayanan keuangan nasional tersebut mengadakan program pendidikan literasi keuangan di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan tentang pengelolaan dana secara bijak kepada para pelajar tingkat tinggi, sehingga mereka mampu membangun kehidupan finansial yang mandiri sejak dini. Dengan Visit Agenda ini, Pegadaian menggandeng institusi pendidikan untuk menghadirkan materi yang relevan dan praktis, mengikuti kebutuhan generasi muda.

Pelatihan Praktis dalam Visit Agenda Edukasi Keuangan Mahasiswa

Dalam Visit Agenda yang digelar di PKN STAN, para peserta diberikan kesempatan untuk memahami konsep keuangan melalui sesi praktis. Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya mengenal teori, tetapi juga bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Visit Agenda ini bertujuan menciptakan perubahan positif, sehingga mahasiswa mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat dan menjadi agen penggerak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya, Selasa (7/7) dalam wawancara terpisah.

“Mahasiswa harus menjadi pelaku utama dalam meningkatkan literasi keuangan, bukan hanya penerima informasi. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa membantu orang-orang di sekitar dalam mengelola uang secara efektif,” kata Eka dalam konteks Visit Agenda yang terus berkembang.

Visit Agenda dan Pemahaman Dana Darurat

Salah satu topik utama yang dibahas dalam Visit Agenda ini adalah pentingnya dana darurat. Eka menjelaskan bahwa dana darurat adalah perlindungan finansial yang mendasar, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi. “Mahasiswa sering kali mengabaikan konsep ini, padahal dana darurat bisa menjadi penghalang terbesar ketika menghadapi krisis keuangan,” katanya. Dalam Visit Agenda, materi ini disampaikan dengan jelas agar para peserta mengerti cara membangun cadangan darurat sebagai bagian dari manajemen keuangan.

Dalam sambungan wawancara, Eka menyebutkan bahwa materi pelatihan mencakup beberapa aspek kritis, seperti pengaturan arus kas, pengelolaan anggaran pribadi, dan manajemen risiko keuangan. “Kami juga menekankan pentingnya tabungan dan investasi, agar mereka bisa merencanakan masa depan secara lebih matang,” ujarnya. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana Visit Agenda dapat berdampak langsung dalam memperkuat kemandirian finansial generasi muda.

“Literasi keuangan adalah fondasi untuk mencapai kemandirian finansial. Dengan mengetahui cara mengatur uang, mahasiswa bisa menghindari utang yang berlebihan dan memperkuat kepercayaan diri dalam mengambil keputusan keuangan,” tambah Eka dalam konteks Visit Agenda yang terus berkembang.

Komitmen Berkelanjutan dalam Visit Agenda Literasi Keuangan

Pegadaian terus berupaya memperluas cakupan edukasi keuangan melalui berbagai metode yang inovatif. Eka menyebutkan bahwa kegiatan di PKN STAN merupakan salah satu dari rangkaian program Visit Agenda yang dilakukan perusahaan, yang bertujuan membentuk generasi muda yang lebih cakap dalam aspek finansial. “Program ini berjalan secara berkelanjutan, dengan fokus pada keterlibatan aktif peserta dan praktik nyata dalam pengelolaan uang,” jelas Eka.

Dalam konteks pendidikan tinggi, Eka menilai literasi keuangan sangat relevan karena mahasiswa sering kali menjadi konsumen layanan keuangan yang aktif. “Mereka juga bisa menjadi penyalur pengetahuan kepada orang tua, teman, atau masyarakat sekitar. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya terbatas pada diri sendiri, tetapi juga menyentuh lingkungan sosial yang lebih luas,” ujarnya. Visit Agenda ini diharapkan menjadi ajang untuk melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran keuangan.

“Kami percaya bahwa pendidikan keuangan yang tepat waktu bisa menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mahasiswa adalah pilar penting dalam mencapai tujuan ini, melalui program Visit Agenda yang terus berlangsung,” kata Eka.

Visit Agenda yang Inklusif dan Terjangkau

Visit Agenda ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga menyediakan sumber daya pendukung seperti materi pembelajaran, konsultasi keuangan, dan pelatihan praktis. Eka menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin, dan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan peserta. “Kami berupaya menjadikan program ini sebagai platform untuk menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya literasi keuangan,” lanjutnya.

Dengan Visit Agenda yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, Pegadaian berharap program ini dapat mencapai target penyampaian pengetahuan keuangan kepada lebih banyak kalangan. “Kami ingin melibatkan mahasiswa sebagai duta literasi keuangan, agar mereka bisa menyebarluaskan wawasan ini ke lingkungan sekitar,” ujarnya. Dukungan dari lembaga pendidikan seperti PKN STAN menjadi salah satu langkah penting dalam mencapai visi tersebut.

MORE FROM THIS CATEGORY