Harumkan Indonesia di Italia, Kharisma Bangsa Raih 29 Penghargaan STEM Olympiad 2026

4 minggu ago  ·  3 min read
By David Johnson - pesonatropis.com
khrisna-gen-1783544625-b34c0edb0f

Solving Problems: Kharisma Bangsa Raih 29 Penghargaan STEM Olympiad 2026

Pesonatropis.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar sekolah Kharisma Bangsa di kancah internasional. Delegasi siswa-siswi terbaik Indonesia berhasil membawa pulang 29 penghargaan dalam ajang bergengsi Grand Final STEM Olympiad 2026 yang diselenggarakan di Roma, Italia. Kompetisi internasional ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 7 Juli 2026 dan diikuti oleh sekitar 700 peserta dari 54 negara. Dalam ajang yang menguji kemampuan akademik dan praktis ini, Kharisma Bangsa membuktikan kualitas pendidikan Indonesia melalui pencapaian luar biasa di berbagai kategori.

Menyelesaikan Masalah Melalui Kompetisi STEM

STEM Olympiad 2026 merupakan kompetisi yang mengintegrasikan empat bidang utama, yaitu Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Peserta tidak hanya dituntut untuk menguasai teori, tetapi juga harus mampu menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata. Kompetisi ini mencakup beberapa kategori utama seperti Coding, Science, dan Mathematics. Selain itu, terdapat pula berbagai challenge khusus yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, inovasi, serta Solving Problems para peserta.

Setiap kategori memiliki tantangan yang berbeda-beda, sehingga peserta harus menunjukkan fleksibilitas dan kedalaman pemahaman dalam berbagai aspek ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini menjadikan kompetisi tidak hanya sekadar ujian pengetahuan, tetapi juga pengujian kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia modern. Kemampuan Solving Problems menjadi kunci utama bagi para peserta untuk meraih penghargaan di ajang internasional ini.

Apresiasi dari Pimpinan Sekolah

Atas pencapaian luar biasa ini, pihak sekolah menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Prestasi tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor yang saling mendukung, mulai dari dedikasi para peserta didik hingga dukungan dari lingkungan sekitar.

“Kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras peserta didik, dedikasi guru pembimbing, dukungan orang tua, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak,” kata Kepala SMP Kharisma Bangsa, Ridho Anwar Tumbuan, Rabu (8/7).

Menurut Ridho Anwar Tumbuan, keikutsertaan Kharisma Bangsa dalam ajang bergengsi ini bukan hanya sekadar partisipasi biasa. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat global. Dengan kemampuan yang dimiliki, siswa-siswi Indonesia mampu menunjukkan kualitas yang setara dengan peserta dari negara-negara lain di seluruh dunia. Kemampuan Solving Problems yang dikembangkan sejak dini menjadi fondasi kuat bagi kesuksesan mereka.

Detail Penghargaan yang Diraih

Dari total 29 penghargaan yang berhasil dikumpulkan, siswa-siswi Kharisma Bangsa membawa pulang 5 medali emas, 6 medali perak, 10 medali perunggu, serta 8 Honorable Mentions. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan kualitas yang tinggi dalam berbagai kategori kompetisi. Setiap penghargaan mencerminkan kemampuan Solving Problems yang telah dilatih secara intensif.

Pada kategori Coding, prestasi gemilang ditunjukkan oleh Torkis Hanafi Harahap dari Grade 12 Oxford yang meraih medali emas melalui CodeCombat. Selain itu, Gavin Syafi Anggakara dari Grade 12 MIT juga berhasil meraih medali emas dengan posisi 2nd Place Gold di CodeCombat. Medali perak di kategori ini diraih oleh Avatar Mahendra Dharma dan M. Vanno Sothy Kalliyan, keduanya dari Grade 12 Oxford, melalui AI Prompt Engineering Challenge. Torkis Hanafi Harahap juga meraih medali perak melalui Codementum.

Medali perunggu di kategori Coding diraih oleh Kenzie Faiz Habibi Calosa dari Grade 11 Stanford melalui AI Prompt Engineering Challenge, Gavin Syafi Anggakara dari Grade 12 MIT melalui Codementum, serta Raffasya Hisyam Warganegara dari Grade 9 Oxford melalui Codementum. Sementara itu, Gavin Fabian Putra Deindra dari Grade 9 Oxford meraih dua Honorable Mention, yaitu di Coding Codementum dan Coding CodeCombat.

Di kategori Science, dua medali emas berhasil diraih oleh Jogina Almira Harahap dari Grade 11 Cambridge dan Gavin Syafi Anggakara dari Grade 11 MIT dengan posisi Gold 3rd Place. Medali perak dipersembahkan oleh Avatar Mahendra Dharma dari Grade 12 Oxford dan Janeeta Kirana Ramadhan dari Grade 11 Cambridge. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Kharisma Bangsa sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas di berbagai bidang ilmu. Kemampuan Solving Problems yang dikembangkan melalui kurikulum STEM menjadi modal utama kesuksesan siswa-siswi Indonesia di kancah internasional.

MORE FROM THIS CATEGORY