Kebijakan Baru: Siaga Perang Baru Asia, Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh Dekat China

Siaga Perang Baru Asia, Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh Dekat China

Jakarta – Pada akhir Maret 2026, Jepang memasang rudal jarak jauh di daerah barat daya, dekat Tiongkok. Tindakan ini terjadi saat hubungan antara Tokyo dan Beijing mencapai titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Rudal tersebut ditempatkan di Kumamoto, wilayah selatan Kyushu, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan negara.

“Kemampuan pertahanan jarak jauh memungkinkan kita untuk melawan ancaman pasukan musuh yang mencoba menyerang negara kita… sambil memastikan keselamatan personel kita,” ujar Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, dilansir AFP, Selasa (31/3/2026). “Ini adalah inisiatif penting untuk meningkatkan kemampuan pencegahan dan respons Jepang,” tambahnya.

Sistem rudal berpemandu permukaan-ke-kapal yang digunakan memiliki jangkauan sekitar 1.000 kilometer (620 mil), termasuk area daratan Tiongkok. Wilayah seperti Shanghai, yang berjarak 900 kilometer dari Kumamoto, dapat terjangkau. Koizumi menambahkan bahwa rudal cepat berkecepatan tinggi juga ditempatkan di Shizuoka, daerah pesisir yang lebih dekat ke Tokyo, menghadap Samudra Pasifik.

Jepang telah lama menerapkan kebijakan militer yang hanya fokus pada pertahanan diri. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Tokyo mulai meningkatkan kapasitas militer karena tekanan dari aktivitas militer negara-negara tetangga, termasuk Tiongkok, Rusia, dan Korea Utara.

Dalam 2022, Jepang menyetujui rencana untuk mengerahkan rudal yang dapat menanggapi serangan balik. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada sistem pertahanan rudal balistik, seperti yang tercatat dalam buku putih kebijakan luar negeri negara tersebut.

Keburukan hubungan Jepang-China memicu kecemasan setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi menyebutkan pada November 2025 bahwa Tokyo bisa melakukan intervensi militer jika ada serangan terhadap Taiwan. Tiongkok memandang Taiwan sebagai bagian wilayahnya dan tak mengesampingkan kemungkinan merebutnya secara langsung.

READ  Setoran Pajak Tembus Rp245,1 T Februari 2026 - PPN & PPnBM Tumbuh 97%

Kritikus menilai tindakan pengerahan rudal berpotensi memperbesar risiko wilayah tersebut menjadi target serangan musuh. Awal bulan ini, media lokal melaporkan bahwa pasukan darat Jepang mengirim peluncur rudal ke Kumamoto tanpa memberi pemberitahuan kepada masyarakat setempat, yang memicu aksi protes oleh puluhan penentang di dekat pangkalan militer.