Kapolri Naikkan Pangkat 3 Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba di Katingan

4 minggu ago  ·  4 min read
By Anthony Lopez - pesonatropis.com
9145e86d-13f1-48be-8407-7ad6476f4b28-0

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta ke Tiga Polisi yang Gugur di Katingan

Pesonatropis.com – JAKARTA – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolri Indonesia, memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta (KPLB Anumerta) kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang meninggal dunia saat melaksanakan operasi pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari, yang dianggap sangat penting dalam menangkal kejahatan narkoba.

Penjelasan Kepala Divisi Humas

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa kenaikan pangkat ini mulai berlaku efektif pada 5 Juli 2026. Pengumuman dikeluarkan melalui Keputusan Kapolri tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi anggota Polri. “KPLB Anumerta merupakan bentuk penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

“KPLB Anumerta merupakan penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengorbanan yang dilakukan oleh para personel Polri dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba,” tambah Johnny. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menghargai usaha mereka selama bertugas, tetapi juga memberikan pengakuan atas peran mereka dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Katingan.

Tiga anggota polisi yang mendapatkan anugerah tersebut adalah Ipda (Anumerta) Sumariyanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana. Mereka telah gugur dalam operasi yang berlangsung pada masa tertentu, sebelumnya. Johnny menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian ketiga anggota tersebut, yang dinilai telah mengorbankan jiwa dan raga demi kepentingan masyarakat.

Penghargaan KPLB Anumerta dianggap sebagai pengakuan terhadap pengabdian mereka yang tidak tergantikan. “Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan nyawa dan diri mereka sendiri untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujarnya. Johnny menjelaskan bahwa keputusan ini diberikan setelah evaluasi menyeluruh atas peran ketiga anggota tersebut selama menjalankan operasi.

“KPLB Anumerta merupakan penghargaan yang diberikan secara luar biasa karena mereka telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Katingan,” kata Johnny. Ia menekankan bahwa institusi Polri berkomitmen untuk memberikan pengakuan yang layak kepada para anggota yang gugur, sekaligus memberikan penghargaan kepada keluarga mereka.

Johnny juga memastikan bahwa investigasi terhadap kejadian gugurnya ketiga personel akan dilakukan secara profesional dan transparan. “Polri akan mengusut tuntas rangkaian peristiwa yang menyebabkan kepergian ketiga anggota ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa hak-hak keluarga para anggota yang gugur akan dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi, baik secara materi maupun emosional. Ini adalah bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berjuang hingga akhir hayatnya,” lanjut Johnny. Ia juga menyebutkan bahwa pemberian KPLB Anumerta menjadi momentum untuk memotivasi para anggota Polri lainnya agar terus bersemangat dalam menjalankan tugasnya.

Operasi narkoba di Katingan yang menyebabkan gugurnya ketiga anggota tersebut dilakukan dalam rangka memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut. Sebelumnya, Polres Katingan telah berhasil menangkap sejumlah pelaku narkoba dalam beberapa operasi besar. Namun, dalam operasi kali ini, tiga anggota yang gugur diduga menjadi korban konflik saat menghadapi kelompok penjahat yang berusaha melawan.

Johnny menambahkan bahwa kejadian tersebut memberikan dampak signifikan terhadap keamanan masyarakat di Katingan. “Dengan kematian mereka, kami kehilangan tiga pahlawan yang sangat berdedikasi. Namun, kita tetap optimis karena penghargaan ini akan memberikan semangat baru bagi para anggota Polri lainnya,” ujarnya.

“KPLB Anumerta ini adalah bentuk penghargaan yang tidak hanya memperingati jasa mereka, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pekerjaan Polri sangat berisiko namun penuh makna,” kata Johnny. Ia menambahkan bahwa Polri akan terus berupaya memberikan perlindungan yang optimal kepada para anggota yang bertugas di daerah rawan kejahatan.

Dalam pernyataannya, Johnny juga mengapresiasi keberanian ketiga anggota yang gugur. “Mereka telah mengorbankan segalanya demi masyarakat, dan penghargaan ini adalah salah satu bentuk penghargaan atas keberanian mereka,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa proses pemberian KPLB Anumerta melibatkan beberapa tahap, termasuk penilaian terhadap kontribusi yang mereka berikan selama menjalankan tugas.

Keputusan Kapolri untuk memberikan KPLB Anumerta ini tidak hanya berdampak pada keluarga ketiga anggota tersebut, tetapi juga menjadi contoh bagi seluruh anggota Polri di Indonesia. “Ini menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya memberikan penghargaan kepada anggota yang masih hidup, tetapi juga kepada mereka yang telah mengorbankan nyawa dalam tugas pemberantasan narkoba,” kata Johnny.

Keluarga dari ketiga anggota yang gugur juga mendapatkan kepastian bahwa hak-hak mereka akan dipenuhi sesuai dengan kebijakan Polri. “Kami akan memastikan bahwa mereka tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga dukungan yang layak dari institusi,” tambah Johnny. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa Polri adalah bagian dari garda depan dalam melawan peredaran narkoba.

Pentingnya Penghargaan untuk Motivasi dan Kepedulian

Pemberian KPLB Anumerta juga menjadi bentuk perhatian Polri terhadap kehidupan para anggota yang menjalankan tugas berbahaya. “Ini adalah penghargaan yang layak bagi mereka yang berani mengorbankan segalanya dalam melayani masyarakat,” ujar Johnny. Dalam konteks ini, penghargaan tersebut dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap dedikasi dan kerja keras mereka.

Johnny menegaskan bahwa proses pemberian KPLB Anumerta berdasarkan aturan yang ketat. “Keputusan ini tidak diberikan secara

MORE FROM THIS CATEGORY