Eks Hi-Tech Mal Kembali Dibuka Sebagai Pusat Kreativitas Anak Muda
Pesonatropis.com – Kota Surabaya, Jawa Timur, baru saja mengumumkan pengoperasian kembali eks Hi-Tech Mall sebagai pusat kreativitas yang khusus diisi oleh generasi muda dan komunitas lokal. Acara pembukaan ini diawali dengan soft launching yang diadakan pada hari Minggu (5/7) lalu. Langkah ini bertujuan untuk membangkitkan kembali ruang publik yang sebelumnya menjadi pusat belanja populer, kini diubah menjadi tempat pengembangan bakat serta kegiatan kreatif bagi pemuda Surabaya.
Soft Launch Sebagai Awal Kebangkitan
Pembukaan eks Hi-Tech Mall yang dilakukan secara perlahan ini diharapkan menjadi titik awal dari transformasi besar-besaran yang direncanakan oleh Pemkot Surabaya. Menurut Herry Purwadi, kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, tempat tersebut kini diperuntukkan bagi pemuda dan kelompok komunitas. “Malam ini, eks Hi-Tech Mall resmi dibuka dengan soft launching, yang menjadi langkah awal menuju penggunaan lebih luas untuk kegiatan kreativitas dan pembangunan sosial di Surabaya,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
“Kami ingin eks Hi-Tech Mall bisa menjadi ruang yang dinamis dan inklusif bagi anak-anak muda serta komunitas lokal,” tambah Herry, menjelaskan visi pemerintah dalam memanfaatkan bangunan tersebut.
Dalam pernyataannya, Herry juga menyebutkan bahwa Pemkot Surabaya sedang berupaya keras untuk menyiapkan berbagai fasilitas yang memadai. Tujuan utamanya adalah memastikan eks Hi-Tech Mall menjadi tempat yang mampu mendorong kreativitas, inovasi, dan kolaborasi antar pelaku seni serta teknologi. “Pemkot ingin eks Hi-Tech Mall menjadi ruang yang bisa diakses oleh semua kalangan, terutama generasi muda yang ingin berkembang dan berkontribusi bagi perkembangan kota ini,” katanya.
Kebangkitan dengan Aktivitas Kreatif
Eks Hi-Tech Mall, yang pernah menjadi pusat perbelanjaan yang ramai, kini dijadikan sebagai wadah untuk berbagai kegiatan kreatif. Pemkot Surabaya menargetkan tempat ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan komunitas kreatif, mulai dari seni digital hingga ekonomi kreatif. Dalam upaya memenuhi harapan tersebut, pihak pemerintah masih melakukan perbaikan dan penyesuaian agar fasilitas bisa optimal digunakan.
“Kami sedang menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan oleh komunitas. Dengan begitu, kami berharap eks Hi-Tech Mall bisa menampung lebih banyak kelompok kreatif yang berminat untuk mengembangkan ide dan proyek mereka,” tutur Herry.
Beberapa aspek yang sedang di-upgrade mencakup penambahan area kerja kolaboratif, ruang ekspresi seni, serta fasilitas pendukung seperti internet cepat dan aksesori teknologi. Herry menyebutkan, langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan daerah. “Dengan merenovasi eks Hi-Tech Mall, kami mencoba menggabungkan fungsinya sebagai tempat kreativitas dan pembelajaran untuk masyarakat Surabaya,” jelasnya.
Peluang bagi Pemuda dan Komunitas
Menurut Herry, eks Hi-Tech Mall akan menjadi platform yang mendukung pengembangan bakat dan minat pemuda. Dari e-sport hingga workshop seni, kini tempat ini diisi dengan berbagai macam aktivitas yang melibatkan keterlibatan aktif anak muda. “Kami ingin pemuda Surabaya memiliki ruang untuk berkumpul, berkreasi, dan mengeksplorasi potensi mereka secara maksimal,” katanya.
“Dengan menyediakan tenant bagi berbagai komunitas, kami berharap eks Hi-Tech Mall bisa menjadi ruang yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat untuk pengembangan diri dan kreativitas pemuda,” imbuh Herry.
Pembukaan eks Hi-Tech Mall juga diharapkan bisa meningkatkan pengalaman pengunjung lokal maupun nasional. Selain sebagai tempat aktivitas kreatif, bangunan ini juga akan dijadikan sebagai ajang pameran produk kreatif muda serta pertukaran ide. Herry menekankan bahwa ini bukan hanya perubahan fisik, tetapi juga perubahan mindset masyarakat Surabaya terhadap penggunaan ruang publik.
Dalam rangka menjamin keberhasilan program ini, Pemkot Surabaya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk para pelaku kreatif dan perusahaan teknologi. “Kolaborasi dengan komunitas dan pemangku kepentingan penting untuk memastikan eks Hi-Tech Mall menjadi pusat yang berkelanjutan,” kata Herry.
Pemkot Surabaya mengungkapkan bahwa eks Hi-Tech Mall akan menjadi bagian dari ekosistem kreativitas yang lebih luas. Keberadaannya diharapkan bisa memperkuat peran Surabaya sebagai kota yang menjadi pusat inovasi dan kreativitas di Indonesia. “Kami berharap eks Hi-Tech Mall tidak hanya menjadi tempat kegiatan, tetapi juga menjadi simbol semangat kreatif dan inovatif anak muda Surabaya,” ujarnya.
Pembukaan eks Hi-Tech Mall ini menandai langkah awal dari rencana jangka panjang Pemkot Surabaya dalam mendukung keterlibatan generasi muda. Dengan menyediakan ruang yang ramah dan multifungsi, pemerintah menargetkan tempat ini bisa menjadi penggerak utama dalam membangun ekonomi kreatif kota tersebut. “Kami akan terus memperbaiki dan menambahkan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pemuda, agar eks Hi-Tech Mall bisa menjadi tempat yang selalu berkembang,” jelas Herry.
Kelangsungan program ini juga diharapkan bisa menumbuhkan minat pemuda Surabaya terhadap bidang teknologi, seni, dan inovasi. Selain itu, kehadiran eks Hi-Tech Mall diharapkan bisa menjadi wadah untuk mengembangkan wirausaha muda dan menciptakan peluang kerja baru. “Kami percaya bahwa eks Hi-Tech Mall akan menjadi mitra yang berharga bagi pemuda dan komunitas,” tutur Herry.
Dalam sambutannya, Herry Purwadi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar instansi dan pihak swasta. “Kolaborasi ini penting untuk menciptakan ekosistem yang seimbang, baik dari segi sumber daya maupun kebijakan pendukung,” katanya. Ia menambahkan bahwa Pemkot Surabaya akan terus berupaya untuk menjadikan eks Hi-Tech Mall sebagai bentuk nyata dari inisiatif pemerintah

