Yang Dibahas: Pramono tanggapi keluhan warga soal sampah di kawasan RSCM

Pramono Jawab Keluhan Masyarakat Mengenai Kondisi Sungai Ciliwung

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan respons terhadap keluhan warga terkait area sungai Ciliwung, khususnya di belakang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yang sempat terlihat kumuh. Tumpukan sampah dan kekumuhan di wilayah tersebut akhirnya ditangani setelah menjadi perbincangan publik melalui media sosial.

Viralkan Masalah, Percepat Penanganan

Dalam wawancara di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, Pramono menyatakan bahwa laporan yang beredar di media viral sangat membantu Pemprov DKI dalam menindaklanjuti isu tersebut. “Semakin banyak yang memperhatikan, semakin baik, karena kita bisa segera bertindak,” ujarnya.

“Memang saya harus akui, semakin diviralkan menurut saya semakin baik, sehingga kita segera menangani itu karena tidak semua daerah itu bisa dijangkau,”

Ia menjelaskan bahwa kondisi sungai Ciliwung memang cukup sulit diakses, sehingga menyebabkan penumpukan lumpur dan tumbuhnya semak belukar. “Sama seperti yang kemarin waktu dilakukan pengerukan di pertemuan antara Ciliwung dan Krukut. Itu juga menjadi sumber air tidak bisa segera turun ke laut,” tambah Pramono.

Proses Pembersihan dan Proyek Jangka Panjang

Saat ini, wilayah sungai tersebut sedang dikerja oleh petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat. Untuk penyelesaian permanen, Pramono menyebut telah dijalankan proyek pengerukan endapan lumpur sebanyak sekitar 178.000 kubik. “Mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini untuk dikeruk supaya air dari Krukut maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut lebih cepat,” ucapnya.

Keluhan masyarakat sebelumnya juga mengenai aliran Kali Ciliwung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, yang dipenuhi sampah dan lumpur. Dalam postingan Instagram @wargajakarta.id, terlihat hampir separuh area sungai tertutup endapan lumpur hingga ditumbuhi semak belukar berwarna hijau.

READ  Tiang optik di Tamansari roboh imbas keropos dan beban kabel berlebih

Sampah berupa plastik, daun, serta barang perabot rumah tangga menumpuk di badan air. Bahkan, sebuah kasur besar terlihat tersangkut di tengah aliran kali. “Kondisi tersebut terpantau membentang sekitar 1,3 kilometer mulai dari Jalan Pangeran Diponegoro hingga Jalan Talang, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat,” tulis keterangan akun tersebut.

Normalisasi dan Pembebasan Lahan

Tidak hanya fokus pada pengerukan, Pemprov DKI juga terus menjalankan program normalisasi Kali Ciliwung untuk mengurangi risiko banjir. Pramono menyebut progres pembebasan lahan di beberapa titik utama telah berjalan cukup baik. “Konsentrasi untuk Ciliwung ini sebenarnya adalah bagian dari normalisasi Kali Ciliwung di segmen Cawang. Alhamdulillah, pembebasan tanahnya relatif sudah selesai,” jelasnya.