Cara Membuat Kentang Goreng Sederhana yang Renyah

Cara Membuat Kentang Goreng Sederhana yang Renyah

Pelajari cara membuat kentang goreng sederhana hanya dengan bahan dan alat dapur biasa. Cocok untuk camilan atau peluang usaha rumahan!

Kentang goreng atau french fries menjadi salah satu camilan favorit masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Selain rasanya yang gurih dan renyah, kentang goreng mudah ditemukan di warung pinggir jalan hingga restoran cepat saji ternama.

Menurut data dari Kementerian Pertanian RI (2024) , konsumsi kentang per kapita di Indonesia mencapai 5,8 kg per tahun , dan terus mengalami peningkatan sejak 2020.

Sebagian besar kentang dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti kentang goreng, baik sebagai camilan maupun pendamping makanan utama.

Selain itu, survei oleh Katadata Insight Center (2024) menunjukkan bahwa pencarian resep “cara membuat kentang goreng sederhana” naik hingga 73% di Google dan media sosial dalam dua tahun terakhir. Hal ini dipicu oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap bisnis camilan rumahan dan gaya hidup DIY (do it yourself) .

Dengan bahan dasar sederhana seperti kentang, minyak goreng, dan sedikit garam, kamu sudah bisa membuat kentang goreng yang renyah dan lezat langsung dari dapur rumah.

Teknik pembuatan yang tidak memerlukan alat khusus membuat resep ini sangat cocok untuk pemula dan ibu rumah tangga.

Cara Membuat Kentang Goreng Sederhana

1. Pilih Kentang Berkualitas

Langkah awal yang sangat penting adalah memilih jenis kentang yang tepat. Untuk hasil kentang goreng yang renyah di luar dan lembut di dalam, gunakan kentang yang bertekstur padat dan tidak terlalu berair.

Jenis kentang Russet sangat direkomendasikan karena mengandung lebih banyak pati dan kadar airnya rendah. Jika menggunakan kentang lokal, pastikan kondisinya masih segar, tidak lembek, tidak bertunas, serta permukaannya bersih dari bercak hitam atau tanda-tanda busuk. Kentang yang segar akan menghasilkan rasa yang lebih manis alami dan tekstur yang tidak mudah hancur saat digoreng.

2. Kupas dan Potong Sesuai Selera

Setelah mendapatkan kentang yang tepat, kupas kulitnya dengan pisau atau alat pengupas kentang. Kemudian, potong kentang sesuai bentuk yang kamu suka.

Potongan umum yang sering digunakan adalah bentuk stik panjang seperti french fries, tetapi kamu juga bisa membuat bentuk wedges (potongan tebal menyerupai segitiga) atau bentuk kentang keriting jika memiliki alat bantu.

Usahakan potongannya seragam agar tingkat kematangan saat digoreng bisa merata dan tidak ada yang gosong lebih dulu.

3. Rendam dengan Air Dingin

Masukkan potongan kentang ke dalam wadah berisi air dingin dan rendam selama minimal 30 menit. Jika memungkinkan, kamu bisa merendamnya lebih lama atau menyimpannya di dalam kulkas semalaman untuk hasil maksimal.

Tujuan dari proses ini adalah untuk mengurangi kadar pati yang ada di permukaan kentang, sehingga kentang tidak cepat cokelat saat digoreng dan hasil akhirnya lebih renyah. Merendam kentang juga membantu mencegah kentang saling menempel saat digoreng.

4. Tiriskan dan Keringkan

Setelah proses perendaman selesai, tiriskan air rendaman kentang hingga habis. Gunakan tisu dapur atau kain bersih untuk mengeringkan potongan kentang satu per satu. Pastikan tidak ada sisa air karena air yang tertinggal bisa menyebabkan minyak meletup saat proses penggorengan.

Selain itu, kentang yang benar-benar kering akan menyerap lebih sedikit minyak dan menghasilkan tekstur gorengan yang lebih ringan dan garing.

5. Goreng Pertama dengan Api Sedang

Panaskan minyak dalam jumlah cukup di wajan atau deep fryer dengan suhu sekitar 150°C. Masukkan kentang dan goreng selama beberapa menit hingga bagian luar kentang tampak mengeras, berubah warna sedikit transparan, tetapi belum cokelat.

Proses ini disebut pre-frying, di mana kentang dimasak sebagian agar bagian dalamnya empuk terlebih dahulu. Setelah itu, angkat dan tiriskan. Biarkan minyak menetes sempurna sebelum masuk ke tahap berikutnya.

6. Dinginkan Sebentar

Setelah proses goreng pertama, diamkan kentang di suhu ruang selama 10–15 menit. Proses pendinginan ini penting untuk mengeluarkan uap panas yang tersisa dari dalam kentang dan membantu permukaannya mengeras sedikit.

Dengan begitu, saat masuk ke proses penggorengan kedua, kentang tidak mudah hancur dan bisa membentuk lapisan luar yang lebih krispi.

7. Goreng Kedua dengan Api Panas

Panaskan kembali minyak dengan suhu yang lebih tinggi, sekitar 180°C. Masukkan kentang yang sudah didinginkan dan goreng hingga berwarna keemasan dan permukaannya garing.

Proses ini biasanya memakan waktu lebih singkat karena bagian dalam kentang sudah matang dari penggorengan pertama. Aduk perlahan selama menggoreng agar kematangannya merata dan tidak ada bagian yang terlalu gosong.

8. Tiriskan dan Tambahkan Bumbu

Setelah kentang matang dan warnanya cantik keemasan, angkat dan tiriskan dari minyak. Letakkan di atas tisu dapur agar sisa minyak terserap. Saat kentang masih panas, segera taburkan garam atau bumbu pilihan seperti bubuk keju, bubuk cabai, kaldu jamur, atau bumbu barbeque.

Menaburkan bumbu saat kentang masih panas akan membuat rasa lebih meresap.

9. Sajikan Selagi Hangat

Kentang goreng paling nikmat disajikan saat masih hangat, karena teksturnya masih renyah dan aromanya menggugah selera. Sajikan sebagai camilan sore, teman nonton, atau pelengkap hidangan utama seperti burger, ayam goreng, atau steak.

Tambahkan saus favorit seperti saus tomat, saus sambal, atau mayones agar lebih lengkap.

Baca Juga : Cara Bikin Cimol Goreng

Memilih Kentang yang Tepat untuk Kentang Goreng

Untuk mendapatkan kentang goreng yang sempurna, pemilihan kentang adalah langkah pertama yang penting. Kami biasanya memilih kentang jenis Russet atau Kentang Agria, yang memiliki kadar pati tinggi, sehingga menghasilkan kentang goreng yang renyah.

Mengapa Kentang Russet Cocok untuk Kentang Goreng?

Kentang Russet memiliki tekstur yang lebih kasar, yang memungkinkan hasil gorengan yang lebih garing. Kandungan pati yang tinggi juga membantu menyerap minyak dengan baik tanpa membuat kentang terlalu berminyak.

Jenis Kentang Lain yang Bisa Digunakan

Selain Russet, kentang Agria juga bisa menjadi pilihan. Kentang ini memiliki daging yang sedikit lebih padat dan cocok untuk kentang goreng yang lebih tebal.

Teknik Pemotongan Kentang yang Benar

Teknik Pemotongan Kentang yang Benar

Teknik pemotongan kentang menjadi kunci untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Potongan kentang yang seragam akan memastikan hasil yang lebih rata dan crispy.

Potongan Kentang Tipis vs Tebal

Jika Anda lebih suka kentang goreng yang tipis dan renyah, potong kentang menjadi irisan tipis. Sebaliknya, untuk kentang goreng yang lebih tebal dan empuk di dalam, Anda bisa memotongnya lebih tebal.

Tips Agar Potongan Kentang Merata

Gunakan pisau tajam atau mandolin agar potongan kentang merata. Potongan yang tidak seragam bisa membuat beberapa kentang terlalu matang dan lainnya belum matang sempurna.

Merendam Kentang dalam Air Dingin

Salah satu trik terbaik untuk mendapatkan kentang goreng yang renyah adalah merendam potongan kentang dalam air dingin selama minimal 30 menit. Proses ini membantu mengurangi kadar pati yang berlebihan, yang dapat membuat kentang goreng menjadi lembek.

Kenapa Harus Direndam?

Merendam kentang dapat mengurangi kandungan pati yang berlebihan. Tanpa pati ini, kentang goreng akan lebih renyah dan tidak mudah lengket saat digoreng.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Merendam?

Merendam kentang selama 30 menit hingga 1 jam sudah cukup. Namun, semakin lama Anda merendamnya, semakin bagus hasilnya.

Teknik Menggoreng Kentang yang Tepat

Menggoreng kentang dengan teknik yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil kentang goreng yang renyah. Ada beberapa teknik yang bisa Anda coba.

Penggorengan Dua Kali

Kami sering menggunakan teknik penggorengan dua kali untuk mendapatkan kentang yang super renyah. Pertama, goreng kentang pada suhu lebih rendah (sekitar 160°C) untuk memasak bagian dalam kentang. Setelah itu, angkat dan biarkan sejenak. Kemudian goreng kembali pada suhu lebih tinggi (sekitar 190°C) untuk mendapatkan kerenyahan yang maksimal.

Menggunakan Minyak yang Tepat

Minyak yang digunakan juga mempengaruhi hasil gorengan. Kami lebih memilih minyak dengan titik didih tinggi, seperti minyak sayur atau minyak kanola, karena minyak ini bisa bertahan pada suhu tinggi tanpa terbakar.

Penyempurnaan dengan Bumbu dan Garam

Penyempurnaan dengan Bumbu dan Garam

Setelah kentang goreng matang, jangan lupa untuk memberi sentuhan akhir dengan bumbu dan garam yang tepat. Bumbu yang sederhana, seperti garam dan sedikit bubuk bawang putih, bisa menambah rasa.

Garam yang Tepat

Gunakan garam kasar atau garam laut untuk memberikan rasa yang lebih terasa. Taburkan garam segera setelah kentang goreng diangkat dari minyak panas agar garam menempel lebih baik.

Variasi Bumbu

Selain garam, Anda bisa mencoba berbagai bumbu seperti paprika, keju parmesan, atau bubuk cabai untuk menambah cita rasa.

Tips Kentang Goreng Renyah yang Tak Pernah Gagal

Kami telah mengumpulkan beberapa tips tambahan untuk memastikan kentang goreng Anda selalu renyah dan lezat.

Mengeringkan Kentang dengan Baik

Setelah merendam kentang, pastikan Anda mengeringkannya dengan baik sebelum menggoreng. Kelembaban yang tertinggal pada kentang bisa membuat minyak cipratan dan hasil gorengan menjadi lembek.

Jangan Terlalu Banyak Menggoreng Sekaligus

Menggoreng kentang dalam jumlah besar sekaligus bisa menurunkan suhu minyak dan membuat kentang menjadi lebih berminyak. Lebih baik menggoreng sedikit demi sedikit.

Variasi Kentang Goreng yang Bisa Dicoba

Meskipun kentang goreng sederhana sudah sangat enak, Anda bisa mencoba beberapa variasi untuk menciptakan rasa yang berbeda.

Kentang Goreng dengan Saus Keju

Untuk variasi yang lebih kaya rasa, coba sajikan kentang goreng dengan saus keju leleh di atasnya. Saus keju yang creamy dan gurih akan menambah kenikmatan kentang goreng yang renyah.

Kentang Goreng Pedas

Bagi Anda yang suka rasa pedas, taburkan bubuk cabai atau saus sambal di atas kentang goreng. Rasa pedasnya akan berpadu sempurna dengan kerenyahan kentang.

FAQs

Apa jenis kentang yang terbaik untuk gorengan?
Kentang Russet atau Agria adalah pilihan terbaik karena memiliki tekstur yang cocok untuk menghasilkan kentang goreng yang renyah.

Apakah merendam kentang penting?
Ya, merendam kentang dalam air dingin membantu mengurangi kandungan pati dan menghasilkan kentang goreng yang lebih renyah.

Bagaimana cara menggoreng kentang agar tetap renyah?
Gunakan teknik penggorengan dua kali dan pastikan minyak cukup panas. Jangan lupa mengeringkan kentang setelah direndam.

Bolehkan saya menambahkan bumbu lain selain garam?
Tentu saja! Anda bisa menambahkan bumbu seperti paprika, bubuk bawang putih, atau keju parmesan untuk variasi rasa.

Kesimpulan

Membuat kentang goreng sederhana yang renyah dan lezat tidaklah sulit jika Anda mengikuti langkah-langkah yang tepat. Dari memilih kentang yang tepat, memotong dengan benar, hingga teknik penggorengan yang sempurna, setiap langkah memainkan peran penting dalam menciptakan hidangan kentang goreng yang tak terlupakan. Cobalah berbagai variasi dan bumbu untuk menemukan kentang goreng favorit Anda.

Key Takeaways

  • Memilih kentang dengan kadar pati tinggi, seperti Russet, adalah kunci utama.
  • Teknik merendam kentang dan penggorengan dua kali sangat penting untuk mendapatkan kentang goreng renyah.
  • Penambahan bumbu sesuai selera dapat memperkaya rasa kentang goreng Anda.