Warung Geprek di Denpasar Diseruduk Mobil – Dua Karyawan Tersiram Minyak Panas

1 bulan ago  ·  3 min read
By Patricia Jones - pesonatropis.com
4a12b7b0-f547-4fbe-9913-077f5fd9bf95-0

Warung Geprek di Denpasar Diseruduk Mobil, Dua Karyawan Tersiram Minyak Panas

Pesonatropis.com – Sebuah insiden lalu lintas yang tidak biasa terjadi di Jalan Ahmad Yani Utara, Peguyangan, Denpasar Utara, pada Selasa (30/6) sore sekitar pukul 16.00 WITA. Mobil yang dikemudikan oleh Eko DAS, 34, melaju dari arah utara ke selatan saat tiba-tiba mencium aroma tidak sedap di dalam kabin. Karena kehilangan fokus, sang pengemudi nekat membanting kemudi hingga menabrak sebuah warung ayam geprek serta empat sepeda motor yang sedang berparkir.

Korban Terluka Parah, Harus Dirawat di Rumah Sakit

Dalam kecelakaan ini, dua karyawan warung ayam geprek yang bernama Lena KS, 26, dan I Ketut Sugi JA, 30, mengalami luka bakar yang cukup parah. Lena KS, salah satu korban, harus dibawa ke RS Wangaya, Denpasar, untuk menerima perawatan intensif. Sementara itu, I Ketut Sugi JA juga mengalami cedera serius di bagian tubuhnya, termasuk luka bakar di beberapa area.

“Pelaku telah ditahan dan sedang diperiksa oleh penyidik,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, pada Rabu (1/7).

Menurut sumber, kecelakaan terjadi karena Eko DAS tidak menyadari adanya bau yang mengganggu. Aroma tersebut memicu kehilangan konsentrasi, membuatnya tidak mampu mengendalikan kendaraan secara baik. Meski kecelakaan terjadi dalam waktu singkat, dampaknya cukup signifikan. Warung yang terkena dampak langsung mengalami kerusakan serius, sementara sepeda motor yang terkena benturan juga mengalami kerusakan.

Penyebab Aroma yang Mengganggu

Dalam wawancara dengan polisi, Eko DAS mengakui bahwa ia mencium aroma yang tidak menyenangkan sejak beberapa menit sebelum kejadian. Bau tersebut dinilai cukup kuat dan memengaruhi pernapasannya. Berusaha mencari udara segar, ia membuka kaca jendela mobil dan mengalihkan perhatiannya dari jalur berkendara. Tindakan ini justru memicu kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan di warung dan sepeda motor.

Menurut informasi dari petugas di lapangan, aroma yang menyengat itu berasal dari bocoran minyak panas yang bocor dari mesin mobil. Minyak tersebut menyembur ke dalam kabin, membuat pengemudi merasa tidak nyaman. Akibatnya, Eko DAS terkejut dan langsung mengambil keputusan impulsif untuk membanting setir, tanpa memperhatikan kondisi di sekitar.

Penyelidikan Ongoing, Korban Masih Dirawat

Saat ini, penyidik Polresta Denpasar masih memeriksa Eko DAS untuk memperoleh informasi lebih lanjut. Selain itu, petugas juga melakukan investigasi terhadap kondisi mesin mobil dan kemungkinan faktor lain yang memicu kecelakaan. Kasi Humas, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti terkait insiden tersebut.

Warung ayam geprek yang menjadi korban kecelakaan tersebut merupakan salah satu tempat makan favorit warga sekitar. Pemilik warung mengatakan bahwa kejadian ini sangat mengagetkan, terutama karena mobil tidak terlihat mengalami masalah teknis sebelumnya. “Kami belum mengetahui pasti penyebab kebocoran minyak, tetapi kejadian ini menunjukkan bagaimana kecilnya kesalahan yang bisa mengakibatkan kerugian besar,” ujar pemilik warung kepada media.

Dalam beberapa jam setelah kecelakaan, dua korban yang terluka telah dirawat di rumah sakit. Lena KS, yang mengalami luka bakar di lengan dan wajahnya, memerlukan rawat inap sebelum diperbolehkan pulang. Sementara I Ketut Sugi JA menderita luka bakar di tangan dan perut, serta mengalami kelelahan akibat tertabrak.

Kondisi di Lokasi dan Respons Masyarakat

Setelah kejadian, warga sekitar langsung bergerak untuk membantu korban. Beberapa orang menghampiri warung yang rusak dan membantu mengevakuasi karyawan yang terluka. Tim medis datang ke lokasi segera setelah kecelakaan, memastikan korban mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit. “Saya sangat terkejut, tetapi beruntung korban masih bisa selamat,” ujar seorang saksi mata yang melihat kejadian.

Di sisi lain, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di area yang sering dipakai oleh kendaraan berat. Insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi para pengemudi yang terkadang terlena oleh faktor eksternal, seperti aroma atau suara yang mengganggu.

Sebagai informasi tambahan, kejadian ini menimbulkan dampak terhadap kegiatan usaha di sekitar Jalan Ahmad Yani Utara. Warung ayam geprek yang terkena benturan harus sementara tutup untuk melakukan perbaikan. Sementara itu, empat sepeda motor yang rusak juga memerlukan waktu beberapa hari untuk diperbaiki.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, insiden ini sedang dalam penyelidikan lanjutan. “Kami sedang memeriksa semua saksi dan mengumpulkan data untuk menentukan apakah ada faktor lain yang berkontribusi,” tambahnya. Pihak kepolisian juga mengecek kondisi mesin mobil DK

MORE FROM THIS CATEGORY