Peredaran Rokok Ilegal Masih Marak di Kediri – Satpol PP dan Bea Cukai Sita 6.896 Batang

1 bulan ago  ·  4 min read
By Nancy Garcia - pesonatropis.com
96169b71-4d4d-4472-a414-6941df2d821b-0

Peredaran Rokok Ilegal Masih Marak di Kediri, Satpol PP dan Bea Cukai Sita 6.896 Batang

Pesonatropis.com – Kota Kediri, Jawa Timur, menjadi sorotan dalam upaya pemberantasan rokok ilegal setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan operasi gabungan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri serta Polres Kediri Kota. Operasi tersebut berlangsung pada 1–2 Juli 2026, dengan hasil menemukan sebanyak 6.896 batang rokok tanpa pita cukai. Temuan ini menggambarkan bahwa praktik perdagangan rokok ilegal masih terus berlangsung di berbagai wilayah kota. Kegiatan penyitaan dilakukan di empat titik lokasi yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kota, Pesantren, dan Mojoroto.

Operasi Gabungan untuk Mengatasi Peredaran Ilegal

Pelaksanaan operasi yang dilakukan oleh tim bersama tersebut bertujuan untuk menekan penyebaran rokok ilegal yang sering kali merugikan pendapatan negara. Rokok ilegal biasanya dijual dengan harga lebih murah, sehingga mendorong konsumen memilih produk yang tidak terdaftar secara resmi. Selain itu, rokok tersebut juga sering kali tidak memenuhi standar kualitas produksi, berisiko menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam operasi tersebut, petugas menyasar dua lokasi di Kecamatan Kota, satu di Kecamatan Pesantren, dan satu di Kecamatan Mojoroto. Setiap titik lokasi menjadi fokus pemeriksaan untuk menemukan barang kena cukai yang tidak memiliki izin resmi. Hasil penemuan mencapai total 6.896 batang rokok, yang diperkirakan bernilai sekitar Rp10.464.560. Angka ini menunjukkan besarnya keuntungan yang diperoleh pelaku ilegal dari perdagangan rokok tanpa pita cukai.

Kepala Satpol PP: Peredaran Rokok Ilegal Masih Ada di Seluruh Wilayah

Kepala Satpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, mengungkapkan bahwa operasi tersebut menegaskan bahwa rokok ilegal masih marak di seluruh kecamatan. “Meskipun kita sudah melakukan pemeriksaan rutin, ternyata masih banyak masyarakat yang terlibat dalam mengedarkan produk ini,” ujarnya, Kamis (2/7). Menurut Paulus, rokok ilegal bukan hanya memengaruhi pemasukan negara, tetapi juga mengancam kesehatan publik karena sering kali tidak memenuhi persyaratan keamanan dan kualitas produksi.

Penggunaan pita cukai menjadi salah satu ciri utama rokok resmi yang diproduksi oleh perusahaan terdaftar. Dengan tidak adanya pita tersebut, rokok ilegal bisa menghindari pembayaran pajak yang wajib dikeluarkan. Hal ini menjadikannya lebih menarik bagi konsumen yang ingin menghemat pengeluaran. Namun, selain merugikan pendapatan negara, peredaran rokok ilegal juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, karena bahan baku yang digunakan bisa kurang memenuhi standar.

Analisis Kerugian Negara dan Langkah Selanjutnya

Kerugian yang diakibatkan oleh rokok ilegal diprediksi mencapai Rp6.842.689. Angka ini didasarkan pada perhitungan nilai pajak yang hilang dari penjualan produk tersebut. Selain itu, rokok ilegal juga mengurangi daya saing produk resmi, yang seharusnya menjadi pilihan utama masyarakat.

Pada operasi 1–2 Juli 2026, Satpol PP bekerja sama dengan Bea Cukai dan polisi melakukan pemeriksaan terhadap berbagai titik distribusi. Proses penyitaan dilakukan secara sistematis, dengan fokus pada tempat-tempat yang diduga menjadi pusat peredaran rokok ilegal. Hasil penemuan ini membuktikan bahwa upaya pemberantasan perlu terus dilakukan, baik secara rutin maupun intensif.

Menurut Paulus Luhur Budi, selain penyitaan fisik, operasi tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi menjual, menerima, atau mengedarkan rokok ilegal karena tindakan ini bisa berujung pada sanksi hukum,” terangnya. Ia menekankan bahwa kerja sama antarinstansi menjadi kunci dalam menekan penyebaran rokok ilegal.

Kerja sama antara Satpol PP, Bea Cukai, dan Polres Kediri Kota dianggap sangat efektif dalam mengungkap praktik peredaran ilegal. Setiap instansi memiliki peran khusus, mulai dari pemeriksaan di lokasi hingga investigasi lebih lanjut terhadap pelaku. Dengan memperkuat sinergi antara lembaga tersebut, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan adil bagi industri rokok.

Langkah Strategis untuk Memutus Rantai Peredaran Ilegal

Paulus menambahkan bahwa keberhasilan operasi ini menjadi indikator bahwa peredaran rokok ilegal belum sepenuhnya teratasi. Ia berharap masyarakat lebih aktif dalam melaporkan penjualan rokok ilegal yang ditemukan di sekitar lingkungan mereka. “Kami menargetkan untuk meningkatkan jumlah penyitaan dan menindak pelaku lebih tegas,” katanya.

Menurut data yang diperoleh, peredaran rokok ilegal terjadi karena adanya keuntungan finansial yang besar. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat tentang konsekuensi hukum juga menjadi faktor penyebabnya. Oleh karena itu, kampanye edukasi dan sosialisasi penting dilakukan untuk memutus rantai penyebaran produk-produk yang tidak memiliki izin.

Dalam upaya pemberantasan, Bea Cukai juga mengambil peran penting dengan memantau distribusi barang kena cukai di tingkat lokal. KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri menekankan bahwa pemeriksaan tidak hanya terbatas pada tempat-tempat tertentu, tetapi juga mencakup distribusi melalui jalur distribusi yang tidak terduga. “Kami berharap operasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi operasi serupa di daerah lain,” kata salah satu petugas dari Bea Cukai.

Operasi gabungan ini tidak hanya mengamankan barang ilegal, tetapi juga memberikan pelajaran kepada masyarakat bahwa mengedarkan rokok tanpa pita cukai bisa menimbulkan dampak besar. Dengan terus melakukan tindakan tegas, diharapkan kebiasaan menjual rokok ilegal bisa dikurangi secara signifikan. Angka 6.896 batang yang disita menunjukkan tingkat aktivitas pelaku yang masih cukup tinggi, sehingga perlu langkah-langkah lebih lanjut untuk mengendalikannya.

JPNN.com Jatim melaporkan bahwa operasi ini menjadi salah satu upaya dalam menegakkan aturan pengenaan pajak. Dengan menemukan rokok ilegal secara rutin, pemerintah bisa memperkecil kerugian keuangan dan memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

MORE FROM THIS CATEGORY