Special Plan: Kodam XIV bersinergi Pemprov Sulsel bangunan RLH/RTLH
Kerja Sama Pembangunan RLH dan RTLH antara Kodam XIV dan Pemprov Sulsel
Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin menyetujui kolaborasi dalam pembangunan rumah layak huni (RLH) serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Baruga Asta Cita, lokasi Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Sabtu.
Kerja sama tersebut, menurut Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, merupakan bentuk peran TNI dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa kekuatan suatu negara tidak hanya bergantung pada aspek militer, tetapi juga pada faktor-faktor lain yang lebih luas.
“Pertahanan suatu negara mencakup tiga komponen utama: alokasi belanja pertahanan, mitra yang diperlukan, dan profesionalisme. Namun, Indonesia memiliki keunggulan tambahan berupa kemanunggalan TNI dan semangat persatuan dalam sistem pertahanan rakyat semesta,” tuturnya.
Pangdam menekankan bahwa program ini bertujuan memberikan solusi langsung bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Ia menyampaikan bahwa prioritas utama adalah memperbaiki rumah tidak layak huni serta membangun hunian baru bagi korban bencana.
“Kami membutuhkan inisiatif yang langsung berdampak pada kehidupan masyarakat. Ini sesuai dengan tugas TNI dalam membantu masyarakat sekitar,” kata Pangdam.
Selain perumahan, Kodam XIV/Hasanuddin juga sedang membangun infrastruktur jembatan perintis di berbagai wilayah. Sampai saat ini, 16 jembatan telah selesai dibangun, dengan rencana tambahan 337 jembatan dalam tahap berikutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel Jufri Rahman berharap kerja sama ini bisa meningkatkan kualitas hunian bagi keluarga berpenghasilan rendah. Ia menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah akan memperkuat upaya pembangunan kesejahteraan masyarakat.
