Solusi untuk: ABI hadirkan portal pengaduan masyarakat terkait industri aset kripto

ABI Sediakan Platform Pengaduan Masyarakat untuk Industri Aset Kripto

Jakarta – Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) meluncurkan platform pengaduan yang memungkinkan publik melaporkan masalah dalam lingkungan industri aset kripto nasional. Inisiatif ini tidak hanya sebagai sarana memperkuat pengawasan hukum, tetapi juga untuk melindungi kepentingan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas blockchain dan kripto.

“Platform ini tidak hanya menerima laporan soal bursa kripto, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan lain di ekosistem blockchain dan aset kripto, seperti proyek, layanan berbasis teknologi, serta indikasi penyalahgunaan yang merugikan konsumen,” jelas Ketua Umum ABI Robby Bun selama acara Pembukaan Bulan Literasi Kripto 2026 di Jakarta, Selasa.

Robby mengatakan, aduan yang masuk akan langsung disampaikan kepada pihak terkait, sehingga proses penyelesaian masalah lebih terarah. Ia menegaskan bahwa data pengadu dijamin aman dan kerahasiaannya terjaga sesuai peraturan OJK.

“Konsumen tidak perlu cemas terhadap ancaman intimidasi. Kami pastikan semua informasi yang dikirimkan akan diproses secara transparan dan terlindungi,” tambahnya.

Dalam pembukaan acara tersebut, Robby juga menyampaikan bahwa industri blockchain dan kripto di Indonesia kini tidak lagi dalam tahap eksperimental, melainkan telah menjadi bagian dari sistem keuangan digital. Meski demikian, sektor ini masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya tingkat literasi masyarakat, maraknya praktik ilegal, dan perubahan regulasi yang cepat.

Tiga Pilar Utama Ekosistem Aset Kripto

Untuk mengatasi tantangan tersebut, ABI, pelaku industri, dan pemerintah terus memperkuat ekosistem aset kripto melalui tiga pilar utama. Pertama, bursa kripto sebagai infrastruktur untuk mencatat transaksi secara real-time. Kedua, pedagang yang bertindak sebagai jembatan antara investor ritel dan pasar. Ketiga, sistem clearing dan custody yang menjadi penjamin keamanan aset bagi pengguna kripto di Indonesia.

READ  Strategi Penting: Penyaluran KUR syariah oleh BSI capai Rp1,65 triliun per Februari 2026