Solusi untuk: Koster minta pembangunan tahap II Turyapada Tower selesai tepat waktu

Koster Tegaskan Proyek Turyapada Tower Tahap II Harus Tepat Waktu

Denpasar – Wayan Koster, Gubernur Bali, melakukan kunjungan ke lokasi proyek Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta agar konstruksi fase kedua menara ini rampung sesuai jadwal. “Saya meminta proyek ini selesai sesuai jadwal, tetapi kualitas konstruksi tidak boleh dikompromikan, ini bukan bangunan biasa melainkan ikon,” tutur Koster melalui pernyataan resmi Pemprov Bali di Denpasar, Minggu.

Kawasan Wisata Teknologi dan Pariwisata

Koster meninjau sejumlah titik pengerjaan di fase kedua, termasuk kawasan komunal, jalur gondola, dan fasilitas pendukung seperti glamping, ruang pameran, serta museum telekomunikasi. Penekanan khusus diberikan pada penataan lingkungan, seperti akses ke area parkir dan integrasi antara terminal gondola dengan ruang tunggu pengunjung.

“Harus konsisten dengan bahan berkualitas, kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.

Pengembangan Fasilitas Edukasi dan Hiburan

Menara Turyapada Tower dirancang sebagai struktur multifungsi yang menggabungkan teknologi komunikasi dan pariwisata. Fase pertama proyek telah selesai, dengan menara berdiri 115 meter tingginya dan menjangkau ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut. Bangunan ini kini mampu mengirimkan sinyal siaran digital ke seluruh Bali Utara hingga Barat dan Timur, serta menjalin kerja sama dengan 30 stasiun TV.

Dalam fase kedua, kawasan akan diperluas dengan penambahan fasilitas seperti planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di bagian menara, serta restoran statis. Selain itu, museum keunggulan budaya Bali dan laboratorium pendidikan juga menjadi bagian dari pengembangan edukasi.

READ  Kebijakan Baru: Pelni catat realisasi diskon tiket 30 persen capai 467.662 penumpang

Pengarusutamaan Ekonomi Lokal

Untuk mendorong perekonomian masyarakat sekitar, Koster menyebutkan bahwa area sekitar menara akan dilengkapi pusat UMKM dan gedung konferensi yang menargetkan pasar wisata MICE. Ia juga menegaskan bahwa spesifikasi teknis proyek tidak boleh menurun, termasuk desain penataan kawasan yang harus memenuhi standar tertinggi.

Kawasan luar akan diberi sentuhan alam, seperti kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, dan wahana outbound seperti flying fox. Area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer akan menjadi akses utama antara parkir dan menara.

Koster menargetkan seluruh konstruksi selesai pada akhir November 2026, dilanjutkan dengan tahap perapian dan persiapan peresmian di bulan Desember tahun yang sama.