Momen Bersejarah: Pertamina EP Regional Jawa perkuat ekosistem rantai pasok
Pertamina EP Regional Jawa Perkuat Ekosistem Rantai Pasok
Dari Jakarta, Pertamina EP Regional Jawa melaksanakan kegiatan Supplier Relationship Management (SRM) Forum 2026 guna memperkuat sinergi dan keandalan mitra kerja dalam mendukung kelanjutan operasi hulu migas. Direktur Pertamina EP Regional Jawa Rachmat Hidajat menegaskan bahwa mitra kerja bukan hanya penyedia barang dan jasa, tetapi elemen kritis dalam menjaga kestabilan produksi, percepatan pelaksanaan proyek, serta peningkatan standar keselamatan. “Kolaborasi ini menjadi pondasi untuk menjaga proses operasional tetap lancar dan berkelanjutan,” tutur Rachmat dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Kegiatan Fokus pada Kolaborasi dan Integritas
Kegiatan SRM Forum 2026 mengambil tema “Memperkuat Integritas Kolaboratif untuk Mendukung Pertumbuhan Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Nasional”. Acara ini dihadiri oleh mitra kerja seperti Pertamina EP Zona 7, PHE ONWJ, PHE OSES, serta Pertamina East Natuna. Pemangku kepentingan seperti SKK Migas, Bank Mandiri, dan Pertamina Energy Institute juga turut serta dalam diskusi. Tujuan utama adalah memastikan rantai pasok berjalan efektif dan terintegrasi.
“Mitra kerja adalah bagian integral dari keberhasilan operasi kami. Dengan integrasi yang solid, kita bisa mempercepat progres proyek dan memastikan kualitas fasilitas produksi,” ujar Rachmat.
Pertamina EP Regional Jawa menjelaskan bahwa penguatan ekosistem pasok terus dilakukan dengan menegaskan peran Supply Chain Management (SCM) dalam memfasilitasi koordinasi antara perusahaan dan mitra. Selain itu, perusahaan juga menggandeng Bank Mandiri untuk meningkatkan akses pembiayaan mitra. SKK Migas juga memperkenalkan platform Indonesian Oil and Gas (IOG) e-Commerce untuk mempercepat proses pengadaan yang lebih transparan.
Komitmen pada Pertumbuhan Ekonomi
Dalam rangkaian acara tersebut, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa menegaskan komitmen terhadap kemitraan yang profesional dan berkelanjutan. Vice President Supply Chain Management Bayu Kusuma Tri Aryanto menyoroti bahwa kolaborasi menjadi faktor utama dalam memastikan ekosistem pasok berjalan optimal. “Kami tidak bisa beroperasi sendiri. Peran perbankan sangat penting untuk mendukung kontrak kerja yang memberikan dampak ekonomi,” kata Bayu.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya, dengan fokus pada pengembangan kerja sama yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Pertamina EP juga berupaya menjamin keberlanjutan operasional melalui penguatan kapabilitas mitra, baik dalam proses produksi maupun penerapan standar keberlanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif, Pertamina EP Regional Jawa ingin menjadi bagian dari perubahan positif dalam sektor energi dan perekonomian nasional.
