Ordinari Perkenalkan Diri Lewat Jelata: Menyuarakan Kecemasan Generasi Urban
Pesonatropis.com – Kancah musik Indonesia kembali disuguhi kehadiran baru yang menjanjikan. Ordinari Perkenalkan Diri Lewat Jelata sebagai langkah awal memperkenalkan karya pertamanya kepada publik. Band post-punk yang berasal dari kawasan Jakarta Selatan ini resmi meluncurkan single sekaligus video musik berjudul “Jelata”. Karya tersebut bukan sekadar lagu debut biasa, melainkan menjadi pintu gerbang menuju mini album atau EP pertama Ordinari yang berjudul “Manusia”.
Perjalanan Menuju Rilis EP “Manusia”
Proses persiapan Ordinari menuju panggung musik nasional telah melalui berbagai tahapan yang matang. Mini album “Manusia” dijadwalkan akan tersedia secara digital pada tanggal 31 Juli 2026 mendatang. Setelah versi digital dirilis, para penggemar akan mendapatkan pengalaman mendengarkan yang lebih otentik melalui format fisik berupa kaset. Rilis kaset tersebut rencananya akan dilakukan pada 31 Agustus 2026. Seluruh proses produksi dan distribusi ini ditangani oleh Tampui Records, sebuah label rekaman independen yang bermarkas di Malaysia.
Kehadiran Ordinari di industri musik tidak lepas dari pengalaman panjang kedua anggotanya. Duo ini terdiri dari Jerry yang menangani instrumen drum dan juga dikenal dengan nama norrfrygt. Sementara itu, Gary memikul tanggung jawab sebagai pemain gitar, bass, serta penyanyi utama. Sebelum membentuk Ordinari, Gary telah aktif dalam beberapa proyek musik lainnya seperti Vague, Dummel, Drohaka, dan Lockoff. Kombinasi pengalaman ini menciptakan dinamika yang unik dalam setiap karya yang mereka hasilkan.
Filosofi “Ordinary But Not Mediocre”
Nama Ordinari sendiri memiliki makna yang mendalam. Kata tersebut diambil dari istilah “ordinary” yang berarti biasa. Namun, bagi duo ini, menjadi biasa bukan berarti menjadi mediocre atau kurang bermakna. Mereka percaya bahwa setiap orang biasa memiliki cerita dan perspektif yang layak untuk didengar. Semangat inilah yang menjadi fondasi utama Ordinari dalam merekam realitas kehidupan sehari-hari.
Lagu “Jelata” menjadi representasi paling jelas dari visi tersebut. Melalui karya ini, Ordinari ingin menyampaikan narasi sosial dan emosional yang relevan dengan banyak orang. Berbeda dengan genre musik protes yang cenderung keras dan meledak-ledak, “Jelata” memilih pendekatan yang lebih lembut dan melankolis. Nuansa sedih yang hadir dalam lagu ini mencerminkan kondisi masyarakat yang sedang mengalami ketidakpastian.
“Gue merasa sekarang keadaan lagi enggak baik-baik saja, dan gue tahu gue enggak sendirian. Banyak banget yang merasakan hal yang sama. Tapi gue capek marah-marah tentang ini. Gue mau nuansanya lebih ke arah sedih. Makanya milih jalur powerpop atau post-punk,” ungkap Gary dari Ordinari.
Relevansi dengan Kehidupan Modern
Kegelisahan yang diangkat dalam “Jelata” bukan hal yang baru bagi generasi urban. Banyak orang di kota-kota besar merasakan tekanan serupa dalam kehidupan sehari-hari. Ordinari menyadari bahwa kemarahan bukanlah satu-satunya cara untuk menyuarakan ketidakpuasan. Kadang-kadang, kesedihan dan refleksi lebih efektif untuk menyentuh hati pendengar.
Pemilihan genre post-punk dan powerpop juga merupakan keputusan yang matang. Kedua genre ini memiliki karakteristik yang cocok untuk menyampaikan pesan-pesan emosional tanpa terdengar terlalu dramatis. Instrumentasi yang sederhana namun powerful memungkinkan lirik dan vokal menjadi fokus utama dalam setiap lagu.
Kehadiran Ordinari di kancah musik Indonesia membawa angin segar. Dengan konsep yang kuat dan pendekatan yang autentik, duo ini menunjukkan bahwa musik bisa menjadi cermin kehidupan nyata. “Jelata” bukan hanya lagu, melainkan juga sebuah pernyataan bahwa menjadi biasa adalah sebuah kekuatan. Melalui EP “Manusia”, Ordinari berharap dapat terhubung dengan lebih banyak pendengar yang memiliki pengalaman serupa.
Bagi para pecinta musik Indonesia, kehadiran Ordinari patut untuk disimak. Dengan jadwal rilis yang jelas dan dukungan label internasional, band ini memiliki potensi besar untuk berkembang. “Jelata” adalah awal dari perjalanan panjang yang akan membawa Ordinari ke tingkat yang lebih tinggi dalam industri musik tanah air.
