Yang Dibahas: Wapres-CEO ISAA bahas peluang kirim pelajar kembangkan bakat di AS

Wapres dan CEO ISAA Sepakati Program Pendidikan Sepak bola untuk Pelajar Indonesia

Jakarta – Pertemuan antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Ethan Hunt, CEO Amerika International Soccer Academy of America (ISAA), berfokus pada upaya pengiriman pelajar serta atlet Indonesia untuk berkembang dalam bidang sepak bola profesional di Amerika Serikat. Dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, Biro Pers mengungkapkan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari implementasi Asta Cita, inisiatif yang diusung Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan prestasi olahraga nasional.

Program Kemitraan dengan ISAA

Ethan Hunt menjelaskan bahwa ISAA sedang membangun kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan organisasi sepak bola untuk membuka akses pendidikan bagi pelajar Indonesia di AS. Dukungan visa pelajar I-20 menjadi bagian penting dari program ini. “Kami berencana mengirimkan 5 siswa di tahun pertama, dengan peningkatan jumlah setiap tahun selama lima tahun ke depan,” kata Ethan. “Tujuan utamanya adalah mengembangkan kemampuan mereka agar bisa berkontribusi lebih besar terhadap sepak bola Indonesia setelah kembali.”

Program ini dirancang sebagai bentuk pendidikan formal, bukan hanya pelatihan singkat, dengan integrasi pembelajaran di universitas dan sekolah menengah serta persiapan karier profesional. Wapres Gibran menyambut baik rencana ini dan menegaskan bahwa pemerintah akan mengkoordinasikan proses administrasi melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta lembaga teknis lainnya.

“Wakil Presiden berkomitmen untuk mewujudkan inisiatif ini. Beliau mendorong kolaborasi terus dilanjutkan agar pelajar Indonesia mendapatkan kesempatan berkualitas dalam bidang olahraga,” ujar Ethan.

Peluang Pertukaran Budaya

Keberhasilan program pengiriman pelajar juga diharapkan memperkuat hubungan bilateral melalui pertukaran budaya. Dalam kerja sama ini, atlet muda dari Amerika Serikat juga akan didorong datang ke Indonesia untuk bermain. Pertukaran dua arah ini bertujuan menguatkan ekosistem sepak bola nasional dan menciptakan interaksi yang lebih luas antara dua negara.

READ  Yang Dibahas: Mengurai paradoks Indonesia: Investasi dan jalan bonus demografi

Menurut rencana, sinergi antara pemerintah, asosiasi sepak bola, dan lembaga internasional seperti ISAA akan memastikan transformasi kualitas olahraga dan pendidikan muda Indonesia berjalan secara seimbang. Hal ini dilihat sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian generasi muda di bidang sepak bola serta pendidikan akademik.