Program Terbaru: Samsung Messages ditutup, pengguna diminta beralih ke Google Messages
Samsung Messages ditutup, pengguna diminta beralih ke Google Messages
Seiring langkah strategis perusahaan teknologi, Samsung mengumumkan penghentian layanan aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, mulai bulan Juli. Laporan dari Engadget, Minggu (5/4), menyebutkan bahwa produsen ponsel ini menyarankan pengguna untuk mengganti aplikasi utama pesan mereka dengan Google Messages.
Peralihan ke Google Messages, khususnya bagi pengguna di Amerika Serikat, mendatangkan dukungan teknologi Rich Communication Services (RCS). Fitur ini memungkinkan pengiriman media berkualitas tinggi, pembentukan grup obrolan, dan indikator pengetikan secara real-time yang berjalan lintas sistem operasi.
Beberapa opsi kustomisasi khas Samsung Messages mungkin akan hilang, tetapi Google Messages menawarkan pengalaman berbeda dengan integrasi kecerdasan buatan berbasis Gemini. Pengguna dapat mengolah foto dalam percakapan menggunakan fitur tersebut. Selain itu, aplikasi ini memudahkan sinkronisasi antar perangkat, termasuk ponsel, tablet, dan jam tangan pintar.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Samsung untuk mengurangi ketergantungan pada aplikasi pesan buatannya sendiri. Sejak peluncuran Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6, hingga seri Galaxy S25, Samsung sudah tidak menyertakan Samsung Messages sebagai aplikasi bawaan. Aplikasi tersebut kini diwujudkan melalui Google Messages.
Samsung Messages masih bisa diunduh melalui Galaxy Store, meski layanan utamanya akan dihentikan secara perlahan. Pengumuman lebih lanjut mengenai tanggal akhir layanan akan diberikan melalui aplikasi itu sendiri.
