Solusi untuk: Raviandi kejar jejak Ravianto yang sudah pasti tampil di AG 2026

Raviandi kejar jejak Ravianto yang sudah pasti tampil di AG 2026

Jakarta – Atlet panjat tebing Indonesia, Raviandi Ramadhan, berambisi mengejar jejak saudara kembarnya, Ravianto Ramadhan, yang telah memastikan keikutsertaannya dalam Asian Games (AG) 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada September. Dalam ajang kualifikasi berupa World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di Tiongkok, pada 7-12 April, Raviandi akan mengikuti dua disiplin, lead dan boulder, sebagai langkah untuk memperkuat posisi menuju kompetisi multievent tersebut.

“Awalnya, saya hanya ditargetkan untuk boulder, tetapi perubahan dalam program latihan tahun ini membuat fokus saya bergeser ke lead. Meski begitu, saya juga sudah paham kedua disiplin ini,” ujar Raviandi saat ditemui di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing Indonesia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu.

Raviandi menyatakan sangat termotivasi karena adik kembarnya telah menjadi pemandu dalam perjalanan karier. Keduanya memiliki latar belakang pelatihan yang serupa, termasuk pengalaman berlatih bersama di dalam negeri dan saat tur ke Eropa. “Motivasi utama saya adalah mengejar jejak saudara kembar, karena kami memiliki visi identik, yaitu membanggakan Indonesia,” tambah atlet asal Papua itu.

Atlet muda ini menilai, menghadapi dua nomor sekaligus adalah tantangan, namun juga peluang untuk menunjukkan perkembangan selama menjalani pelatnas yang diorganisasi oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Di Asia, Raviandi sadar bahwa negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan memiliki dominasi khusus di bidang boulder. Namun, ia optimistis karena beberapa tim telah memperoleh kuota otomatis.

Sementara itu, tiga atlet Merah Putih telah memastikan diri untuk tampil di AG 2026. Mereka adalah Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), serta Ravianto Ramadhan (boulder putra). Kepastian mereka didapat setelah meraih prestasi di World Championship 2025 di Korea Selatan. Dengan torehan tersebut, mereka tidak akan mengikuti WCA 2026 di Tiongkok sebagai ajang kualifikasi untuk AG tahun ini.