Strategi Penting: 15 Update Perang Iran VS AS, Prajurit RI Tewas-Trump Sinyal ‘Damai’
15 Update Perang Iran VS AS, Prajurit RI Tewas-Trump Sinyal ‘Damai’
Perang Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) terus memanas, dengan eskalasi serangan rudal, operasi militer, dan peningkatan korban jiwa. Konflik ini telah berlangsung sejak akhir Februari 2026 dan mulai melibatkan negara-negara Teluk serta aktor regional lainnya, memicu kekhawatiran akan perluasannya. CNBC Indonesia merangkum situasi terkini pada Senin (30/3/2026).
1. Komandan Iran Meninggal Dunia
Iran mengonfirmasi kematian Komandan Garda Revolusi, Alireza Tangsiri, setelah menjadi korban serangan udara Israel beberapa hari lalu. Sepah News melaporkan, “Tangsiri meninggal karena luka parah” akibat serangan tersebut.
2. Israel Serang Pabrik Senjata Iran
Militer Israel mengklaim telah menyerang puluhan fasilitas produksi senjata di Teheran, termasuk jalur pembuatan rudal permukaan-ke-udara jarak jauh.
3. Internet Iran Mati Selama 30 Hari
Pemerintah Iran menyatakan pasokan listrik di sejumlah wilayah Teheran kembali normal setelah rusak akibat serangan. Namun, pemadaman internet nasional berlangsung selama 30 hari, mengisolasi jutaan warga dari akses informasi dan komunikasi, menurut laporan AFP.
4. Serangan di Wilayah Beirut
Wilayah selatan Beirut kembali dihantam serangan Israel pada Senin. Targetnya adalah fasilitas Hizbullah, setelah sebelumnya pihak militer memberi peringatan evakuasi kepada penduduk.
5. Prajurit RI Tewas di Lebanon
Indonesia mengonfirmasi satu personel penjaga perdamaian tewas di Lebanon akibat tembakan artileri tidak langsung di Adchit al Qusayr. Tiga prajurit lainnya mengalami cedera. Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat total korban jiwa mencapai 1.238 sejak konflik dengan Hizbullah memanas pada 2 Maret.
6. Trump Berencana Rebut Pulau Kharg
Presiden AS, Donald Trump, menyebutkan bahwa AS mampu merebut Pulau Kharg, terminal minyak Iran yang strategis. “Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah,” ujarnya dalam wawancara dengan The Financial Times.
7. Arab Saudi Cegat Rudal Balistik
Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat lima rudal balistik yang mengarah ke Provinsi Timur. Asal peluncuran rudal tersebut tidak diungkapkan.
8. Serangan Iran Hantam Kuwait
Serangan Iran ke fasilitas listrik di Kuwait menewaskan seorang pekerja asal India dan merusak bangunan. Kementerian Pertahanan Kuwait juga melaporkan 10 personel militer terluka.
9. Israel Tingkatkan Anggaran Pertahanan
Parlemen Israel menyetujui tambahan dana militer sekitar US$10 miliar, sehingga total pengeluaran pertahanan mencapai US$45 miliar.
10. Fasilitas Air Berat Iran Rusak
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan pabrik produksi air berat di Khondab, Iran, mengalami kerusakan parah dan tidak beroperasi lagi setelah diserang Israel. Israel menyebut fasilitas itu sebagai pusat utama produksi plutonium untuk senjata nuklir.
11. Pakistan Tawarkan Mediasi Damai
Pakistan menunjukkan minat menjadi mediator konflik AS-Iran dan siap menyelenggarakan pembicaraan damai. Inisiatif ini didukung oleh PBB dan Tiongkok.
12. Dubes Iran di Lebanon Tidak Tinggalkan Negara
Duta Besar Iran untuk Lebanon menolak meninggalkan wilayah tersebut meski statusnya ditetapkan sebagai persona non grata oleh pemerintah Lebanon, karena dianggap campur tangan dalam urusan domestik.
13. Universitas Iran Jadi Target Serangan
Universitas di Isfahan, Iran, kembali menjadi sasaran serangan udara AS-Israel, menandai insiden kedua sejak konflik pecah.
14. Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pembuatan zona keamanan baru di Lebanon sebagai bagian dari operasi militer yang berlangsung.
15. Trump Beri Sinyal Perang Bisa Damai Minggu Depan
Trump mengatakan perang Amerika-Israel melawan Iran telah mencapai perubahan rezim, dengan potensi kesepakatan segera dengan Teheran. “Kita telah mengalami perubahan rezim,” katanya dikutip AFP, Senin.
