Strategi Penting: Prabowo perintahkan bangun PLTS 100 gigawatt dorong elektrifikasi

Prabowo Perintahkan Pembangunan PLTS 100 Gigawatt untuk Mendorong Elektrifikasi

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 100 gigawatt sebagai bagian dari upaya mempercepat program elektrifikasi dan mencapai swasembada energi nasional. Ia menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia serta mendorong perpindahan ke sumber daya terbarukan.

“Kita akan melaksanakan listrifikasi, energi terbarukan dari tenaga surya. Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt,” ujar Prabowo dalam acara 1 Tahun Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan PLTS skala besar ini merupakan keputusan langsung pemerintah untuk mempercepat pencapaian target swasembada energi. Menurutnya, Indonesia menyimpan banyak sumber energi yang bisa mendukung ketahanan energi di masa depan, termasuk tenaga surya, panas bumi, dan geotermal.

Prabowo juga menyoroti potensi bahan bakar nabati dari komoditas pertanian seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu. Ia menyatakan bahwa bahan bakar ini bisa diubah menjadi alternatif energi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan berbagai sumber daya tersebut, Presiden optimis Indonesia mampu mempercepat pembangunan sektor energi sekaligus meningkatkan kemandirian nasional.

“Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya, dan kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” tegas Prabowo.

READ  Program Terbaru: Inggris dan 19 negara komitmen amankan jalur minyak Selat Hormuz