Strategi Penting: Prabowo serukan penguatan jati diri di Museum Nasional Indonesia

Prabowo Serukan Penguatan Jati Diri di Museum Nasional Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Dalam kunjungan ke Museum Nasional Indonesia, Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk terus menelusuri objek sejarah dan hasil budaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan identitas nasional. Beliau menekankan bahwa peradaban besar tercipta dari pemahaman terhadap warisan masa lalu serta penghargaan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Menjelang adzan Maghrib, saya ucapkan selamat berbuka puasa bagi saudara-saudara yang menunaikan ibadah puasa hari ini,” katanya.

Kunjungan tersebut dilakukan sebelum waktu berbuka puasa, di mana beliau bersama putra, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, serta sejumlah tokoh seperti Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, berbagi momen ngabuburit bersama rekan-rekan dari Kementerian Kebudayaan RI.

Museum Nasional sebagai Penjaga Warisan Budaya

Museum Nasional Indonesia, sebagai institusi penyimpanan dan perlindungan warisan budaya, menyimpan sebanyak 140.000 objek hasil budaya manusia dan lingkungan alaminya guna mendukung pelestarian kekayaan nasional. Dalam kunjungan tersebut, Presiden menyoroti bahwa mengeksplorasi artefak sejarah bukan sekadar melihat benda-benda, tetapi juga memahami perjalanan bangsa dan nilai-nilai yang membentuk negara hingga kini.

Sejumlah foto yang diunggah menunjukkan Presiden memperhatikan berbagai objek kuno seperti patung, kerangka hewan purba, dan hasil pahatan tangan. Beliau menekankan bahwa pengalaman ini memberikan pengingat bahwa peradaban besar lahir dari pengetahuan dan penghargaan terhadap masa lalu.

Rangkaian Kegiatan Ramadan di Museum Nasional

Selama bulan Ramadan 2026, Museum Nasional Indonesia menghadirkan serangkaian acara spesial yang berlangsung hingga setelah hari Raya Idul Fitri. Beragam kegiatan rekreatif, edukatif, dan reflektif disiapkan untuk menemani waktu ngabuburit pengunjung dari berbagai usia.

READ  Rencana Khusus: Tugboat terbalik di PT ASL Batam, tim SAR gabungan cari ABK hilang

Program dimulai dengan workshop Islamic Paper Collage pada 7 Maret, kemudian Petualangan Ramadhan Detektif Misykat untuk anak-anak pada 8 Maret, serta pertunjukan musik Mantra di Majapahit Hall pada 8 dan 29 Maret. Di akhir bulan, hadir pula Rakopi (Rasa dan Kisah Kopi) yang menggabungkan kelas meracik kopi dengan tur museum, dan Yoga Night at Museum yang menawarkan pengalaman berlatih yoga di tengah koleksi bersejarah.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Museum Nasional Indonesia mengundang masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai kesempatan mengembangkan pengalaman budaya, refleksi diri, serta kebersamaan.