Erick Thohir Buka Suara Soal Bentrok Jadwal Piala Presiden dan Piala ASEAN 2026

4 minggu ago  ·  4 min read
By Robert Johnson - pesonatropis.com
cb041318-0e0b-40c5-b830-e141fafcbbb4-0

Erick Thohir Buka Suara Soal Bentrok Jadwal Piala Presiden dan Piala ASEAN 2026

Pesonatropis.com – JAKARTA – Bertambahnya jumlah pertandingan dalam sejumlah bulan terakhir menjadi perhatian utama bagi Ketum PSSI Erick Thohir. Ia mengungkapkan bahwa meskipun jadwal kompetisi antara Piala Presiden 2026 dan Piala ASEAN 2026 terjadi bentrok, hal ini justru memberi peluang besar bagi pemain untuk mengasah performa. Kendati demikian, Thohir menekankan bahwa pemulihan fisik tetap menjadi prioritas agar para pemain tidak kelelahan.

Jadwal Padat Tantang Timnas dan Klub Liga Indonesia

Konflik jadwal berlangsung pada akhir bulan Juli, saat tiga laga penting dari Piala Presiden 2026 berbarengan dengan empat pertandingan grup Piala ASEAN 2026. Piala Presiden, yang sudah memasuki tahun kedelapan, akan diadakan dari 25 Juli hingga 6 Agustus. Sementara Piala ASEAN, yang dulu dikenal sebagai Piala AFF, berlangsung mulai 24 Juli sampai 26 Agustus. Perubahan ini mengakibatkan sejumlah klub Indonesia terjebak dalam rangkaian pertandingan yang padat.

Erick Thohir menjelaskan bahwa Piala Presiden 2026 akan diikuti oleh delapan tim. Lima dari mereka adalah klub lokal, seperti Persib Bandung, Arema FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan. Tiga tim lainnya berasal dari luar negeri, yaitu Tampines Rovers dari Singapura, DPMM FC dari Brunei Darussalam, serta Port FC dari Thailand. Adanya keikutsertaan tim internasional, menurut Thohir, memberi dinamika baru untuk memperkaya pengalaman para pemain.

Mengenai Piala ASEAN, timnas Indonesia akan berlaga di Grup A bersama Singapura, Kamboja, Vietnam, dan Timor Leste. Babak grup akan diadakan di Stadion Pakansari, Bogor, dengan pertandingan melawan Kamboja pada 27 Juli dan Vietnam pada 3 Agustus. Selain itu, dua laga lainnya di luar negeri akan dihelat pada 31 Juli melawan Timor Leste, serta 7 Agustus saat menjamu Singapura. Jumlah pertandingan yang sama dengan Piala Presiden mengakibatkan kondisi fisik pemain menjadi lebih berat.

Strategi PSSI untuk Mengatur Pertandingan

Dalam jumpa pers yang diadakan di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin, Erick Thohir menyampaikan bahwa PSSI telah mempertimbangkan kepadatan jadwal ini secara matang. Ia menegaskan bahwa kepadatan pertandingan bukanlah masalah besar selama pemain memiliki waktu istirahat yang cukup untuk pemulihan. “Kami tetap memastikan setiap pemain memiliki kesempatan untuk recovery,” kata Thohir. Dengan demikian, PSSI berharap para pemain bisa tetap tampil maksimal di setiap pertandingan.

Menurut Thohir, kehadiran timnas Indonesia dalam Piala ASEAN 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas tim. Kehadiran sejumlah pemain muda dalam laga grup diharapkan dapat memberikan pengalaman bermain di level internasional. Meski demikian, ia juga memperingatkan bahwa kelelahan berlebihan bisa mengganggu konsistensi tim, terutama jika pemain tidak diberikan jadwal yang seimbang.

Thohir menambahkan bahwa kepadatan jadwal ini merupakan tantangan yang perlu diatasi bersama. “Kami berharap semua pihak, baik klub maupun pemain, bisa memahami bahwa pertandingan yang padat adalah bagian dari proses pembinaan,” tuturnya. Hal ini menunjukkan komitmen PSSI untuk memperkuat pemain dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harus menghadapi kondisi yang lebih intensif.

Penyebab Bentrok dan Dampak pada Pemain

Bentrok jadwal antara dua turnamen ini terjadi karena perbedaan waktu penyelenggaraan. Piala Presiden 2026 yang digelar sejak 25 Juli bertepatan dengan penyelenggaraan Piala ASEAN 2026 yang dimulai sehari sebelumnya. Meski terkesan mengganggu, Thohir memandang ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan jam terbang pemain. Ia menekankan bahwa pengaturan jadwal yang optimal bisa menciptakan keuntungan bagi persiapan timnas maupun klub Liga Indonesia.

Pertandingan yang padat dalam dua kompetisi ini juga berdampak pada siklus latihan para pemain. Sebagai contoh, sejumlah pemain yang seharusnya berlibur sebelum memasuki babak reguler Liga Indonesia kini dipaksa bermain dalam dua turnamen secara bersamaan. Thohir mengakui bahwa ini memerlukan pengelolaan yang lebih cermat, termasuk pemilihan pemain yang lebih berpengalaman untuk mengurangi risiko cedera.

Dalam pernyataannya, Thohir menyebutkan bahwa PSSI telah melakukan analisis terhadap kondisi fisik dan mental para pemain. “Kami menghitung waktu istirahat, jadwal latihan, dan pertandingan agar tidak ada kelebihan beban,” ujarnya. Selain itu, ia juga mengingatkan klub untuk tetap memprioritaskan kebutuhan pemain, terutama jika ada pemain yang lebih rentan terhadap kelelahan.

Persiapan Timnas Indonesia untuk Piala ASEAN

Sebagai timnas yang diharapkan mampu meraih prestasi di level Asia Tenggara, Indonesia perlu mempersiapkan diri secara matang. Dalam Piala ASEAN 2026, timnas akan menghadapi lawan-lawan yang memiliki level kemampuan setara. Untuk itu, Thohir menyarankan agar pemain tidak hanya fokus pada pertandingan grup, tetapi juga pada pengembangan taktik dan strategi di babak penyisihan grup.

Piala ASEAN 2026 dianggap sebagai salah satu turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara. Dengan mengikutsertakan empat tim dari berbagai negara, kompetisi ini diharapkan bisa memicu persaingan yang ketat dan memberi pelatih kesempatan untuk menguji sejumlah pemain. Thohir menilai bahwa kehadiran tim seperti Singapura, Kamboja, dan Vietnam akan memberi gambaran yang lebih jelas mengenai kesiapan Indonesia di tingkat regional.

Kehadiran timnas Indonesia di Piala ASEAN juga menjadi penampilan pertama mereka sebelum menghadapi babak penyisihan grup Liga 1 2026. Dengan mengikuti dua turnamen secara berurutan, para pemain diharapkan bisa mengasah kemampuan mereka tanpa mengorbankan performa di kompetisi domestik. Thohir menjan

MORE FROM THIS CATEGORY