Ini Kunci Revans Timnas Voli Putri Indonesia atas Filipina di AVC U18 Championship

1 bulan ago  ·  4 min read
By John Hernandez - pesonatropis.com
c46ee4ec-f640-4d4b-ae7b-6d95053c7db1-0

Ini Kunci Revans Timnas Voli Putri Indonesia atas Filipina di AVC U18 Championship

Pesonatropis.com – Tim nasional voli putri Indonesia berhasil mencatatkan kemenangan berharga dalam laga penutup penyisihan grup AVC Girls’ U18 Volleyball Championship 2026. Pertandingan melawan Filipina berlangsung di Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Jumat (3/7). Dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda Pertiwi mengalahkan lawan mereka dengan skor 3-0 (25-22, 25-13, 28-26). Hasil ini membawa harapan baru bagi Srikandi Merah Putih yang sebelumnya kalah dalam pertemuan terakhir di Princess Cup 2026.

Revans yang Menantikan

Kemenangan di laga ini menjadi kebanggaan besar bagi para pemain karena mereka ingin membalas kekalahan yang terjadi sebelumnya. Dalam pertandingan untuk perebutan posisi ketiga di Princess Cup 2026, Indonesia sempat kalah dari Filipina dengan skor 2-3 (25-27, 29-27, 25-18, 22-25, 11-15). Meski begitu, para pemain Timnas voli putri tetap optimistis dan mengejar peluang untuk memperbaiki performa mereka.

Bobby Ade Setiawan, asisten pelatih Timnas voli putri, menegaskan bahwa motivasi para atlet menjadi faktor penting dalam menorehkan kemenangan ini. “Para pemain sangat termotivasi untuk meraih kemenangan di laga kali ini. Kami sudah menganalisis gaya bermain Filipina dari pertemuan sebelumnya,” jelas Bobby saat dihubungi JPNN.com.

Menurut Bobby, persiapan tim sangat matang. “Kami mempelajari kelemahan dan kekuatan mereka, serta bagaimana mereka mengatur strategi dalam setiap babak. Dengan kecermatan dan semangat yang tinggi, kami akhirnya bisa memperbaiki hasil yang sebelumnya kurang memuaskan,” tambahnya. Kesiapan ini terlihat dari tampilan solid para pemain di lapangan, baik dalam penguasaan bola maupun ketahanan mental.

Permainan yang Tepat Waktu

Di laga melawan Filipina, Timnas voli putri Indonesia menunjukkan permainan yang lebih matang dibandingkan pertandingan sebelumnya. Meski Filipina tetap menjadi lawan yang kuat, Indonesia mampu mengantisipasi serangan dan pelayanan mereka dengan lebih baik. Babak pertama berlangsung sengit, dengan skor 25-22 yang menggambarkan ketatnya persaingan.

Babak kedua menjadi momen krusial, di mana Indonesia menunjukkan dominasi dengan skor 25-13. Permainan terbuka dan koordinasi tim yang lebih baik menjadi kunci sukses. Di babak ketiga, mereka menutup pertandingan dengan keunggulan 28-26, menunjukkan ketahanan di tengah tekanan. “Kami tidak hanya fokus pada permainan teknis, tetapi juga pada kekompakan tim,” ujar Bobby.

Kemenangan ini tidak hanya memperkuat kepercayaan diri pemain, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperoleh tiket ke babak perempat final. Hasil positif ini menunjukkan bahwa Timnas voli putri Indonesia telah memperbaiki strategi dan performa mereka. Bobby menambahkan, “Kemenangan hari ini adalah bukti bahwa kami bisa beradaptasi dan bermain lebih baik di laga-laga berikutnya.”

Penampilan Pemain Berbakat

Satu hal yang patut diperhatikan adalah kontribusi Tina Syifa Sabila Salim dan Khanza Putri Yanzi Ganeshtri. Kedua pemain tersebut dinilai sebagai tulang punggung tim dalam pertandingan ini. Tina, yang menjabat sebagai penyerang utama, mencetak poin penting di babak pertama, sementara Khanza menunjukkan kemampuan bertahan yang luar biasa di babak kedua.

Khanza, yang merupakan salah satu pemain muda berbakat, mengakui bahwa kekalahan sebelumnya menjadi pengingat untuk menunjukkan permainan terbaiknya. “Saya berharap bisa membuktikan bahwa kami bisa menang di laga ini. Dengan semangat revans, saya dan rekan-rekan lainnya bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut,” katanya.

Timnas voli putri Indonesia juga menekankan pentingnya kerja sama antar pemain. “Kami saling mendukung dan berkomunikasi dengan baik, sehingga setiap serangan dan pertahanan bisa dijalankan secara efektif,” kata Bobby. Kondisi ini membantu tim mengatasi tekanan dan mempertahankan fokus hingga akhir pertandingan.

Keberhasilan ini juga menjadi momentum untuk melatih mental para pemain sebelum babak perempat final. Bobby menegaskan bahwa kemenangan melawan Filipina tidak hanya menghasilkan poin, tetapi juga membangun rasa percaya diri. “Kami ingin memastikan bahwa semua strategi yang kami pelajari bisa diaplikasikan secara maksimal di babak-babak berikutnya,” katanya.

Langkah Menuju Kesuksesan

Menurut Bobby, kemenangan melawan Filipina menjadi langkah penting menuju target besar. “Kami ingin mencapai perempat final dan memperlihatkan kemampuan terbaik Timnas voli putri Indonesia,” ujarnya. Pertandingan di Terminal 21 dianggap sebagai uji coba penting untuk mengukur kemampuan tim sebelum fase lebih intens.

Indonesia, yang sebelumnya dianggap sebagai tim yang masih berjuang untuk meraih posisi empat besar, kini berada di jalur yang lebih menguntungkan. Bobby juga menyebutkan bahwa keberhasilan ini tergantung pada komunikasi dan kerja sama yang terus ditingkatkan. “Setiap pemain memiliki peran penting, dan kami ingin memastikan bahwa semua peran tersebut terpenuhi dengan baik.”

Pertandingan ini menegaskan bahwa Timnas voli putri Indonesia tidak hanya memiliki bakat, tetapi juga kemauan untuk terus berkembang. Dengan dukungan dari pelatih dan pihak terkait, mereka berharap bisa mengulangi keberhasilan di laga-laga berikutnya. “Kami akan terus belajar dan beradaptasi agar bisa menorehkan hasil yang lebih baik,” tutup Bobby.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News.

“Para pemain termotivasi untuk bisa raih kemenangan. Kami sudah mempelajari gaya bermain lawan dari pertemuan sebelumnya di Princess Cup 2026,” kata Bobby Ade Setiawan.

“Dengan bisa antisipasi serangan dan juga serve mereka kami akhirnya bisa meraih kemenangan di laga ini,” ujar Bobby saat dihubungi JPNN.com, Jumat (3/7).

MORE FROM THIS CATEGORY