Boby Berliandika Kembangkan Musik, Bisnis, dan Aksi Sosial Lewat Digitalisasi
Pesonatropis.com – Jakarta, JPNN.com – Boby Berliandikajadi salah satu tokoh yang memperlihatkan bagaimana inovasi digital dapat menjadi jembatan pengembangan karier dalam dunia kreatif. Sebagai seorang penyanyi dan produser musik, ia terus menghadirkan kontribusi yang lebih luas dengan menggabungkan berbagai bidang seperti musik, bisnis, serta aksi sosial. Kini, Boby tidak hanya fokus pada karya seni, tetapi juga menjadi pengelola perusahaan manajemen artis yang bernama Berlian Entertainment. Ini menandai langkah baru dalam mengembangkan potensi diri dan membantu masyarakat sekitar.
Membangun Platform Digital untuk Pengembangan Karier
Berbicara tentang Berlian Entertainment, Boby menjelaskan bahwa perusahaan tersebut dibentuk dengan tujuan memberikan ruang bagi bakat-bakat baru, terutama dari daerah-daerah yang kurang mendapat perhatian. “Saya ingin menyediakan peluang bagi generasi muda agar bisa tumbuh dalam industri musik nasional,” ujarnya. Ia berharap program ini bisa menjadi pemicu bagi banyak orang yang ingin meraih kesuksesan seperti dirinya di masa lalu. Sebagai mantan peserta X Factor Indonesia, Boby memiliki pengalaman yang memperkaya visinya dalam membangun sistem yang lebih inklusif.
“Berlian Entertainment ini bukan cuma soal saya sebagai penyanyi, tetapi bagaimana saya bisa membuka ruang buat talenta-talenta baru dari daerah untuk berkembang di industri musik nasional. Saya ingin apa yang saya alami di X Factor dahulu bisa jadi jalan buat orang lain juga,” ujar Boby.
UMKM yang Mengangkat Potensi Lokal Situbondo
Dalam upaya menggabungkan kreativitas dan bisnis, Boby berkolaborasi dengan istrinya, Putri Imelia Ajeng Prianti, untuk mengelola merek UMKM yang bernama Berlian’s Food. Mereka memproduksi keripik teripang khas Situbondo, yang dianggap sebagai inisiatif untuk mengoptimalkan bahan baku lokal. “Keripik teripang ini awalnya cuma coba-coba, tetapi ternyata responsnya bagus. Saya lihat ini peluang untuk mengangkat produk lokal Situbondo sekaligus membuka lapangan kerja kecil-kecilan di sekitar rumah,” kata Putri. Ini menunjukkan bagaimana Boby dan istrinya memadukan passion musik dengan usaha ekonomi yang berakar pada budaya daerah.
Digitalisasi berperan penting dalam pengembangan UMKM mereka. Dengan memanfaatkan media online, Berlian’s Food mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk luar negeri. Putri menjelaskan bahwa proses produksi keripik teripang melibatkan keahlian lokal yang dilestarikan, seperti pengumpulan teripang dari perairan Situbondo dan pengolahan yang ramah lingkungan. “Kami tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membangun ekosistem yang menguntungkan komunitas sekitar,” tambahnya. Inisiatif ini membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama para nelayan dan pengrajin tradisional.
Komitmen Sosial yang Terpadu dengan Aktivitas Kreatif
Bobo dan Putri tidak hanya fokus pada dunia musik dan bisnis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. Mereka rutin melakukan kunjungan ke lansia serta warga yang kurang mampu di Situbondo, kota asal mereka. Hal ini mencerminkan kepedulian mereka terhadap lingkungan sosial, yang berjalan selaras dengan tujuan pengembangan musik dan UMKM. “Kami ingin berbagi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang kami cintai,” tutur Putri. Aktivitas sosial ini sering kali diintegrasikan dengan event musik, sehingga masyarakat lokal tidak hanya mendapat bantuan material, tetapi juga pengalaman menikmati seni yang lebih hidup.
Dengan pendekatan yang komprehensif, Boby dan Putri menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mengubah cara berbisnis, tetapi juga menjadi alat untuk memperkuat kontribusi sosial. Mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana menginformasikan kegiatan sosial mereka, sekaligus mengajak audiens untuk berpartisipasi. “Digital memungkinkan kita berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga kegiatan sosial tidak hanya sekadar donasi, tetapi menjadi bagian dari komunitas yang lebih kuat,” jelas Boby. Pandangan ini menggambarkan transformasi tajam dalam cara melibatkan masyarakat dalam berbagai bidang.
Dari Musik ke Bisnis: Jalur Kreatif yang Berkelanjutan
Boby berusaha mengembangkan kapasitas dirinya sebagai produser musik, tetapi juga memperluas jangkauan melalui bisnis. Dengan Berlian Entertainment, ia mencoba menciptakan model yang seimbang antara kesenian dan ekonomi. Sebagai produser, Boby aktif menggarap proyek musik yang menggabungkan teknologi digital, seperti kolaborasi dengan musisi muda atau penggunaan alat produksi berbasis cloud. “Digital tidak hanya membantu distribusi musik, tetapi juga memudahkan akses bagi kreatif yang ingin berkontribusi,” katanya.
Di sisi lain, Berlian’s Food menjadi contoh nyata bagaimana inovasi bisa dimulai dari hal sederhana. Produk keripik teripang, yang awalnya dianggap tidak terduga, kini menjadi brand yang berkembang. Putri menekankan bahwa usaha ini tidak hanya menguntungkan ekonomi keluarga, tetapi juga mendorong penggunaan bahan baku lokal secara optimal. “Dengan memproduksi keripik teripang, kami membantu masyarakat setempat menghasilkan pendapatan tambahan sambil menjaga tradisi,” ujarnya. Ini menunjukkan bagaimana Boby dan Putri menggabungkan keahlian mereka dalam musik dan bisnis untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
Pengaruh Digitalisasi pada Kiprah Sosial dan Budaya
Dengan menikah pada Oktober 2024, Boby dan Putri semakin memperkuat komitmen mereka untuk menggabungkan berbagai aspek kehidupan. Kehadiran mereka sebagai pasangan yang bekerja sama menambah momentum dalam menciptakan proyek-proyek yang menguntungkan. Digitalisasi berperan besar dalam mempermudah komunikasi, pemasaran, dan pengelolaan proyek. Misalnya, mereka menggunakan platform digital untuk membangun koneksi dengan masyarakat, memperkenalkan produk, dan mengumpulkan dukungan.
Boby mengakui bahwa digital menjadi al

