3 Berita Artis Terheboh: Ruben Daftarkan Gugatan Hak Asuh – Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta Dikecam

1 bulan ago  ·  4 min read
By Michael Taylor - pesonatropis.com
eb73d613-91f8-4dba-8175-12e1ddb00498-0

3 Berita Artis Terheboh: Ruben Onsu Tuntut Hak Asuh, Lagu Bupati Purwakarta Diserang

Atalia Praratya Mengkritik Lagu Bupati Purwakarta yang Dianggap Menyinggung Perempuan

Pesonatropis.com – Pada Rabu (1/7/2026), berita yang menjadi sorotan di media JPNN melibatkan kritik tajam dari penyanyi dan aktor Atalia Praratya terhadap lagu ciptaan Bupati Purwakarta Om Zein. Lagu berjudul Lalaki Langit, Lalanang Bejat yang dinyanyikan oleh Om Zein tersebut, menurut Atalia, mengandung lirik yang dianggap merendahkan perempuan. Kritik ini muncul setelah ia menemukan lirik lagu tersebut yang ia anggap tidak hanya tidak sensitif, tetapi juga memicu kontroversi di kalangan publik.

“Lagu ini terkesan menghina perempuan, terutama dengan kata-kata yang dianggap vulgar dan tidak sopan. Ini bukan hanya soal seni, tapi juga tentang bagaimana penyanyi dan penulis lagu bisa memengaruhi persepsi masyarakat terhadap wanita,” kata Atalia dalam unggahannya di Instagram @ataliapr.

Atalia menjelaskan bahwa lagu tersebut dibuat oleh seorang kepala daerah, yang memicu pertanyaan tentang tanggung jawab artis dalam menyampaikan pesan sosial. Ia menegaskan bahwa sebagai perempuan, ia merasa terluka karena lagu yang diproduksi oleh figur publik tersebut dinilai melanggar norma kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, Atalia juga membandingkan lagu tersebut dengan karya-karya lain yang dianggap lebih seimbang dalam menyampaikan perempuan sebagai subjek yang dihormati.

Kontroversi ini segera memicu reaksi dari kalangan publik dan media. Beberapa netizen membenarkan kritik Atalia, sementara yang lain menilai bahwa lirik lagu tersebut bisa diinterpretasikan secara berbeda. Meski demikian, Atalia menegaskan bahwa ia tidak ingin menyerang Om Zein secara pribadi, tetapi ingin menyampaikan pesan bahwa karya seni harus selaras dengan nilai-nilai inklusif.

Ruben Onsu Memperjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Sementara itu, Ruben Onsu kembali menjadi sorotan karena memperkuat tuntutan hak asuh anak terhadap mantan istrinya, Sarwendah. Dalam beberapa hari terakhir, ia menunjukkan komitmen tinggi untuk menjalani proses hukum yang berlangsung di pengadilan. Ruben menyatakan bahwa ia telah mempersiapkan segala bukti dan alasan untuk membela haknya sebagai ayah sekaligus pengasuh.

Menurut sumber terdekat, Ruben Onsu tidak hanya fokus pada sisi hukum, tetapi juga menggambarkan upayanya sebagai langkah emosional untuk menjaga keharmonisan kehidupan anak-anak mereka. Ia mengungkapkan bahwa perjuangan ini terasa berat, tetapi ia percaya akan memperoleh keadilan. “Anak-anak adalah prioritas, jadi saya harus bertindak untuk mereka,” ujarnya dalam wawancara eksklusif.

Di sisi lain, Sarwendah dan pihak keluarga mengklaim bahwa Ruben terlalu cepat memulai tuntutan tanpa mempertimbangkan konsekuensi sosial. Namun, Ruben menegaskan bahwa ia tidak menunda-nunda, karena sudah merasa hak asuh anaknya tidak lagi terpenuhi secara adil. Ia juga mengungkapkan bahwa pengadilan akan menjadi penentu akhir dari masalah ini, sekaligus menjadi ruang untuk memperjuangkan kepentingan anak.

Kontroversi ini menarik perhatian banyak penggemar, terutama mereka yang merasa terpukul oleh persaingan Ruben dan Sarwendah. Beberapa netizen mengapresiasi tindakan Ruben karena menunjukkan ketegasan, sementara yang lain menyayangkan jika keputusan hak asuh akan memicu perpecahan keluarga. Meski demikian, Ruben menekankan bahwa ia akan tetap fokus pada kepentingan anak-anak.

Fajar Nugraha Berbagi Pengalaman Adegan Intim dengan Givina

Dalam cerita lain yang memicu reaksi, Fajar Nugraha, seorang aktor papan atas, mengungkapkan pengalamannya saat harus melakoni adegan intim dengan lawan mainnya, Givina. Pengalaman ini diungkapkan dalam sebuah video yang dibagikannya di akun Instagram @fajar.nugraha, dan langsung menjadi trending topic.

Fajar menjelaskan bahwa adegan tersebut sangat menantang, terutama karena melibatkan hubungan antara dua karakter yang kompleks. “Saya harus menggambarkan emosi yang dalam, sekaligus menyeimbangkan antara kejujuran dan kemesraan,” katanya. Ia menambahkan bahwa proses pengambilan gambar adegan intim membutuhkan kerja sama intens dan pengaturan yang matang agar tidak merasa tidak nyaman.

Menurut Fajar, Givina memberikan dukungan luar biasa selama syuting. “Ia sangat profesional, dan kami saling memahami. Adegan tersebut akhirnya terasa alami karena ada kepercayaan di antara kami,” imbuhnya. Meski demikian, ia juga menyebutkan bahwa terkadang adegan intim bisa memicu perasaan emosional yang berlebihan, terutama jika melibatkan hubungan rumah tangga.

Video Fajar dan Givina tersebut menuai berbagai reaksi dari netizen. Beberapa memuji kinerja keduanya, sementara yang lain menilai adegan tersebut terlalu berlebihan. Namun, Fajar menegaskan bahwa ia hanya ingin berikan performa terbaik dan tidak mempermasalahkan penerimaan publik. “Saya tahu itu adalah bagian dari dunia hiburan, jadi saya terima saja. Yang penting, narasi cerita bisa terwujud.”

Kontroversi ini juga memicu pembicaraan mengenai etika dalam membuat adegan intim. Beberapa pengamat mempertanyakan apakah pemain perempuan selalu diberikan ruang untuk mengekspresikan keinginan mereka selama pengambilan gambar. Fajar menyatakan bahwa ia berharap para pemain bisa memiliki kesempatan yang sama untuk menyesuaikan diri dengan adegan tersebut, tanpa tekanan berlebihan.

Dalam rangkaian berita ini, JPNN juga menyajikan berbagai pendapat dari kalangan publik, artis, dan peneliti mengenai tiga isu yang sedang trending. Meski masing-masing berita memiliki latar belakang yang berbeda, keduanya menunjukkan bagaimana artis menjadi pihak yang paling depan dalam mengangkat isu-isu sosial dan personal. Simak selengkapnya untuk mengetahui reaksi lebih lanjut dari setiap pihak terlibat. Klik di sini untuk baca kisah

MORE FROM THIS CATEGORY