PLN Pulang Pisau Ungkap Pemicu Pemadaman Bergilir

4 minggu ago  ·  3 min read
By Patricia Jones - pesonatropis.com
19bbfbf1-9ad9-4ba0-a180-847ff2a26f24-0

PLN Pulang Pisau Ungkap Pemicu Pemadaman Bergilir

Pesonatropis.com – Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, terus mengganggu kehidupan masyarakat. Menurut penjelasan dari Apryanto Redyana, manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN setempat, penyebab utama dari kejadian ini terkait dengan penurunan pasokan daya dari sistem interkoneksi wilayah Kalimantan. Hal ini membuat PLN harus melakukan pengaturan beban listrik secara intensif untuk memastikan sistem tetap stabil.

Penyebab Teknis yang Mendesak

Apryanto Redyana menjelaskan bahwa kondisi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat gangguan teknis yang memengaruhi ketersediaan energi. “Pemadaman bergilir terjadi karena adanya penurunan pasokan daya yang menyebabkan perlunya pengaturan beban listrik untuk menjaga stabilitas sistem,” katanya dalam wawancara di Pulang Pisau, Rabu. Menurutnya, PLN terpaksa mengambil langkah tersebut guna mencegah terjadinya blackout atau pemadaman total yang lebih parah.

“Kondisi ini memaksa kami melakukan penyesuaian terhadap distribusi listrik secara berkala, agar beban tidak melebihi kapasitas sistem,” ujar Apryanto Redyana. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai upaya mengurangi risiko gangguan lebih besar, terutama di tengah peningkatan permintaan listrik yang signifikan akibat aktivitas sektor industri dan rumah tangga.

Menurut data yang diungkapkan, pemadaman listrik tersebut diterapkan secara bertahap di beberapa area wilayah. Dalam upaya mencegah kekacauan lebih lanjut, PLN menerapkan skema pemadaman listrik bergilir dengan durasi yang terukur dan distribusi merata di seluruh area wilayah tersebut. “Kebijakan ini diambil agar beban sistem tetap terkendali hingga pasokan daya kembali normal,” jelas Apryanto Redyana.

Langkah Antisipasi untuk Stabilisasi Sistem

Apryanto Redyana mengatakan bahwa pengaturan beban ini merupakan langkah antisipatif yang sudah direncanakan sebelumnya. “PLN telah mengantisipasi penurunan pasokan daya dengan membagi jadwal pemadaman listrik secara teratur, sehingga masyarakat dapat bersiap menghadapi gangguan tersebut,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasokan daya, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun peningkatan koordinasi dengan pihak terkait.

“Kami sedang berupaya keras untuk mempercepat pemulihan pasokan daya, sehingga kondisi kembali normal secepat mungkin,” ungkap Apryanto Redyana. Menurutnya, selama ini PLN terus berupaya memantau kondisi sistem dan melakukan perbaikan sejak dini untuk menghindari dampak yang lebih besar.

Pemadaman listrik bergilir ini memberikan dampak yang nyata terhadap kehidupan sehari-hari warga Pulang Pisau. Kegiatan belajar mengajar di sekolah, operasional usaha kecil, dan kebutuhan rumah tangga seperti pendinginan dan penerangan dirasa terganggu. Banyak warga menyampaikan keluhan karena penggunaan listrik yang terbatas memengaruhi produktivitas dan kenyamanan hidup mereka.

Menurut Apryanto Redyana, PLN juga telah memberikan informasi terkini tentang kejadian ini kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. “Kami telah memberikan pemberitahuan sebelumnya mengenai jadwal pemadaman listrik, agar masyarakat bisa menyesuaikan diri,” kata dia. Namun, hingga saat ini masih belum ada kepastian mengenai kapan pasokan daya akan kembali stabil.

“Mengenai perkiraan akhir dari pemadaman bergilir, PLN belum bisa memastikan dan akan segera memberikan informasi terbaru kepada masyarakat jika terjadi perubahan kondisi,” jelas Apryanto Redyana. Ia menambahkan bahwa pengaturan ini masih berlangsung hingga sistem interkoneksi wilayah Kalimantan kembali mencapai keseimbangan.

Sebagai langkah penanganan darurat, PLN juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan listrik. “Kami meminta masyarakat tetap bersabar dan memahami bahwa pemadaman bergilir adalah bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan energi,” tutur Apryanto. Dia menekankan bahwa PLN berkomitmen untuk mempercepat pemulihan sistem, baik melalui perbaikan teknis maupun koordinasi dengan pihak lain.

Sementara itu, para warga Pulang Pisau menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Beberapa memanfaatkan lampu senter dan alat elektronik cadangan, sementara yang lain mengeluhkan pengaruhnya terhadap bisnis mereka. Pemadaman listrik yang terjadi secara bergilir ini juga memicu kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap ekonomi daerah, terutama bagi usaha yang bergantung pada listrik sehari-hari.

Koordinasi dan Pemantauan Terus Dilakukan

Apryanto Redyana menuturkan bahwa PLN tidak sendirian dalam menangani situasi ini. Pihaknya berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk badan pengatur jasa listrik (BPJL) dan pihak ek

MORE FROM THIS CATEGORY