Sahabat Polisi Indonesia Berharap Polri Makin Profesional

1 bulan ago  ·  4 min read
By Patricia Jones - pesonatropis.com
4caae944-6243-4416-88e9-5bcda5480867-0

Sahabat Polisi Indonesia Berharap Polri Makin Profesional

Pesonatropis.com –

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Fonda Tangguh menyampaikan pesan semangat kepada institusi kepolisian. Acara yang digelar di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026, menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja dan komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat. Fonda, dalam wawancara eksklusif, menekankan bahwa kepolisian perlu terus berbenah diri agar dapat memberikan layanan yang lebih baik. “Polri harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat yang tidak hanya terukur dalam prestasi, tetapi juga dikenal karena sikap humanisnya,” tuturnya.

Pesan Tepat pada Hari Bhayangkara ke-80

Hari Bhayangkara tahun ini memiliki tema spesifik, yaitu “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” Tema tersebut dianggap sebagai pengingat bahwa kepolisian bukan hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga. Fonda menjelaskan bahwa tema ini mencerminkan upaya Polri untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung. “Komitmen ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang konsisten, bukan sekadar retorika,” imbuhnya.

“Semoga Polri senantiasa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional dan humanis,” katanya.

Dalam perayaan yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, acara ini juga menjadi ajang penghargaan bagi personel dan kesatuan kepolisian yang berkontribusi signifikan dalam pelayanan publik. Kehadiran para pemimpin nasional menambahkan makna khusus pada momen yang dianggap sebagai pengakuan atas dedikasi para anggota Polri selama beberapa dekade.

Kemegahan Upacara Peringatan HUT ke-80

Acara parade peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satuan Latihan Korps Brigade Mobil Polri menampilkan rangkaian kegiatan yang penuh makna. Selain upacara resmi, ada momen doa bersama lintas agama yang diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap peran kepolisian dalam menjaga harmoni sosial. Fonda mengapresiasi langkah ini karena menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas operasional, tetapi juga mendorong kerukunan antarumat beragama.

“Tema yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan publik melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Fonda.

Presiden Prabowo, selama acara, tidak hanya memberikan penghargaan kepada beberapa kesatuan dan personel Polri, tetapi juga menyerahkan pangkat kehormatan kepada tiga purnawirawan. Upacara ini dianggap sebagai penghargaan atas pengabdian sepanjang hayat mereka. “Para purnawirawan ini menjadi panutan bagi generasi muda yang ingin mengejar karier di bidang kepolisian,” tambah Fonda.

Kehadiran Prabowo dan Gibran memberikan dampak besar terhadap semangat para peserta acara. Mereka menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap reformasi kepolisian yang terus berlangsung. Fonda menyampaikan bahwa perayaan ini juga menjadi wadah untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Masyarakat harus merasa aman, percaya, dan diperlakukan dengan adil oleh kepolisian,” tegasnya.

Momen Istimewa yang Tak Terlupakan

Dalam perayaan yang diadakan di Cikeas, sejumlah momen unik dan berkesan menjadi bagian dari suasana. Salah satu hal yang menonjol adalah doa bersama yang diikuti oleh berbagai agama, menunjukkan bagaimana kepolisian berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif. Selain itu, kegiatan ini juga menampilkan pembekalan kepolisian kepada personel baru, yang diharapkan dapat melanjutkan misi pembangunan dan keamanan di daerah-daerah terpencil.

“Semoga Polri makin dipercaya oleh seluruh rakyat Indonesia. Serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Fonda.

Fonda menegaskan bahwa kepolisian harus menjadi garda depan dalam menangani berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. “Kehadiran Polri dalam setiap situasi krisis menunjukkan tanggung jawab mereka terhadap kepentingan rakyat,” katanya. Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, seperti komunitas dan organisasi keagamaan, dalam membangun kemitraan yang kuat.

Banyak anggota masyarakat yang turut hadir dalam perayaan ini menyatakan harapan mereka terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri. Seorang warga Cikeas, misalnya, mengatakan bahwa kehadiran polisi yang profesional memberikan rasa aman dan nyaman. “Saya merasa lebih percaya pada Polri setelah melihat mereka bekerja dengan lebih terbuka dan responsif,” ujarnya.

Di sisi lain, Fonda mengingatkan bahwa pencapaian kepolisian saat ini tidak cukup untuk berhenti. “Kita harus terus berinovasi, memperbaiki sistem, dan memberdayakan anggota Polri agar dapat bersaing di era digital,” katanya. Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efisiensi pelayanan, seperti sistem pelaporan kejahatan secara online atau penggunaan data intelijen untuk mengantisipasi ancaman sosial.

Dengan perayaan HUT ke-80 ini, Fonda berharap institusi kepolisian dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme. “Profesionalisme bukan hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga tentang integritas dan kemampuan beradaptasi dengan tuntutan zaman,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa peran Polri semakin penting dalam menjaga keutuhan NKRI, terutama di tengah dinamika politik dan ekonomi yang kompleks.

Sebagai organisasi yang berperan dalam mendukung Polri, SPI berkomitmen untuk terus memberikan masukan dan bantuan. “Kami akan berikan dukungan penuh kepada Polri agar bisa menjadi pilar yang kuat bagi masyarakat,” kata Fonda. Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam memantau kinerja kepolisian.

Redaktur & Reporter : Mufthia Rid

MORE FROM THIS CATEGORY