Pendulang Emas Temukan Diduga Mortir Aktif di Bengawan Madiun, Tim Jibom Dikerahkan

1 bulan ago  ·  2 min read
By Anthony Lopez - pesonatropis.com
b86c53d8-dc8f-48f6-a35c-2b63dfa499c6-0

Isu Utama: Pendulang Emas Temukan Mortir Aktif di Bengawan Madiun, Tim Jibom Dikerahkan

Penemuan Mortir di Lokasi Penambangan Emas

Pesonatropis.com – MADIUN – Seorang pendulang emas di area Bengawan Madiun menemukan benda yang diduga mortir aktif, Sabtu (27/6) sore. Objek tersebut ditemukan di dasar sungai, tepatnya di bawah Jembatan Ring Road, dan langsung memicu tindakan pencegahan oleh polisi. Pihak kepolisian segera melakukan sterilisasi lokasi serta mengamankan area sekitar untuk menghindari risiko kecelakaan.

Penemuan bermula saat pendulang emas dari Magetan sedang mengumpulkan material. Objek aneh yang tertimbun lumpur terungkap sebagai mortir setelah dibersihkan. Laporan langsung disampaikan ke Polsek Manguharjo, memicu penutupan sementara dan pengawasan ketat terhadap wilayah tersebut. Key Issue ini memperlihatkan potensi ancaman yang bisa muncul di tengah aktivitas penambangan.

Tindakan Tim Jibom dalam Penanganan Benda Berbahaya

Kapolsek Manguharjo, Kompol Lilik Sulastri, menjelaskan bahwa mortir yang ditemukan kemungkinan besar merupakan bahan peledak aktif. “Setelah laporan diterima, kami segera mengamankan lokasi dan meminta bantuan Tim Jibom untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur,” katanya. Keberadaan benda tersebut memicu kekhawatiran terhadap keamanan masyarakat sekitar.

“Laporan pertama kali datang dari pendulang emas, kemudian kami koordinasikan dengan Tim Jibom untuk memastikan proses evakuasi aman,” tambah Kompol Lilik Sulastri.

Tim Jibom Satbrimob Polda Jawa Timur dikerahkan untuk menangani mortir tersebut. Benda yang memiliki panjang sekitar 25 sentimeter diangkat secara hati-hati dari dasar Bengawan Madiun. Proses pengangkatan berjalan lancar, tanpa adanya ledakan atau kerusakan signifikan.

Dalam pemeriksaan lanjutan, benda ditemukan dalam kondisi baik dan masih dapat berfungsi sebagai alat peledak. Tim Jibom melakukan inspeksi menyeluruh sebelum mengangkatnya, memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang berpotensi meledak. Selain itu, mereka juga mencari jejak-jejak yang bisa mengungkap asal usul benda tersebut.

Pengaruh Penemuan Terhadap Aktivitas Penambangan

Kegiatan penambangan emas di daerah Bengawan Madiun sebelumnya tidak menunjukkan indikasi ancaman. Namun, penemuan mortir aktif ini menjadi Key Issue yang menarik perhatian pihak berwenang. Polisi mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan menghindari mendekati lokasi hingga seluruh proses selesai.

Tim Jibom juga membagi informasi kegiatan mereka kepada masyarakat. Mereka menjelaskan bahwa prosedur evakuasi dilakukan dengan hati-hati, termasuk pemeriksaan ulang terhadap benda setelah dikeluarkan dari tempat penyimpanannya. “Kami melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko cedera atau kerusakan di sekitar lokasi,” tambah anggota Tim Jibom yang hadir di lokasi.

Setelah dikeluarkan dari dasar Bengawan Madiun, mortir tersebut dibawa ke posko penjinak bom untuk dianalisis lebih lanjut. Petugas berharap temuan ini bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang bahaya benda-benda yang bisa mengancam keamanan. Kapolsek Manguharjo menegaskan bahwa pendulang emas wajib memperhatikan kehati-hatian saat melakukan aktivitas di area rawan.

MORE FROM THIS CATEGORY