Argentina vs Austria: Lionel Messi Bersinar, tapi Ada yang Mengganjal Ralf Rangnick
Argentina vs Austria – Dalam pertandingan Grup J Piala Dunia 2026, Argentina mengamankan kemenangan penting dengan skor 2-0 atas Austria di AT&T Stadium, Texas, pada Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Gol-gol yang diborong oleh bintang timnas Argentina, Lionel Messi, tidak hanya memastikan kemenangan bersejarah bagi Tim Tango, tetapi juga mempercepat proses kualifikasi mereka ke babak 32 besar. Meski hasilnya memuaskan, pelatih Austria Ralf Rangnick mengungkapkan adanya ketidakpuasan terkait beberapa momen yang mungkin luput dari perhatian wasit.
Kontroversi Sebelum Gol Pembuka
Rangnick mengakui bahwa Messi menjadi faktor utama dalam keberhasilan Argentina, tetapi ia juga menyoroti sebuah insiden yang terjadi sebelum gol pertama dimasukkan. “Sebelum gol pertamanya, ada situasi yang menurut saya seharusnya bisa ditinjau lebih dalam oleh wasit. Banyak orang di lapangan melihat adanya kontak pada Xaver Schlager,” jelas Rangnick dalam wawancara pasca-laga. Insiden tersebut terjadi saat Messi mendapatkan bola di area penalti, dengan Schlager diduga melakukan kontak fisik yang memicu keluhan dari kubu Argentina.
“Sebelum gol pertamanya, ada situasi yang menurut saya seharusnya bisa ditinjau lebih dalam oleh wasit. Banyak orang di lapangan melihat adanya kontak pada (Xaver) Schlager,” ujar Rangnick.
Ketidakpuasan Rangnick terutama menyasar keputusan wasit dalam mengatur alur pertandingan. Ia berargumen bahwa keputusan tersebut berdampak langsung pada dinamika permainan, terutama bagi pemain Austria yang merasa diuntungkan atau dirugikan. Meski demikian, pelatih timnas Jerman itu tidak mengabaikan kualitas Messi, yang terbukti menjadi pembeda sepanjang pertandingan.
Keunggulan Messi dalam Performa
Performa Messi di pertandingan ini menunjukkan dominasi penuh. Dengan dua gol yang mencetak kemenangan, pemain berusia 37 tahun tersebut kembali membuktikan kemampuannya dalam mengendalikan permainan. Tiga menit setelah kick-off, Messi memanfaatkan umpan silang dari lini tengah untuk mencetak gol pertama, memberi Argentina keunggulan 1-0 yang terus diperkuat di babak kedua.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengapresiasi kontribusi Messi terhadap permainan. “Messi menunjukkan konsistensi luar biasa. Ia tidak hanya menjadi pencetak gol, tetapi juga mengatur ritme serangan tim,” katanya. Meski skuad Argentina memiliki kekuatan di lini depan, Scaloni mengakui bahwa keberhasilan itu juga berkat kerja sama tim dan strategi yang teruji.
Kritik terhadap Wasit dan Pertimbangan Rangnick
Rangnick menekankan bahwa insiden sebelum gol pembuka bisa menjadi salah satu titik krusial yang memengaruhi jalannya pertandingan. Ia menyatakan, situasi tersebut memperlihatkan bagaimana wasit mungkin melewatkan detail penting yang seharusnya diwaspadai. “Kontak fisik di area penalti memang bisa dianggap sebagai penalti, tetapi wasit memutuskan untuk tidak meniupkan tanda titik,” katanya.
Menurut Rangnick, meskipun ada keputusan yang menimbulkan kontroversi, timnya tetap memperlihatkan performa kompetitif. “Kami memainkan permainan yang baik, tetapi perlu sedikit keberuntungan untuk mengubah hasil,” ujarnya. Ia juga memuji kemampuan pemain Austria dalam bertahan, meskipun akhirnya terpaksa mengakui keunggulan tim tamu.
“Kontak fisik di area penalti memang bisa dianggap sebagai penalti, tetapi wasit memutuskan untuk tidak meniupkan tanda titik,” kata Rangnick.
Pada babak kedua, Messi mengulangi performa luar biasa dengan gol kedua yang membuat skor 2-0. Gol tersebut dihasilkan setelah ia menciptakan peluang dari luar kotak penalti, yang kemudian diubah menjadi assist untuk rekan setimnya. Rangnick mengakui bahwa keberhasilan Messi memang menjadi faktor utama, tetapi ia juga menyebut bahwa timnya tidak sepenuhnya memperoleh keuntungan dari situasi yang terjadi di awal pertandingan.
Impak Kemenangan di Babak Group
Kemenangan Argentina atas Austria tidak hanya menempatkan mereka di posisi terdepan Grup J, tetapi juga memperkuat perspektif mereka untuk melangkah ke babak berikutnya. Dengan dua kemenangan di tiga pertandingan, Argentina kini berada dalam kondisi menguntungkan untuk mengamankan tempat di fase grup. Sebaliknya, Austria harus menghadapi tantangan berat untuk mengejar posisi yang lebih baik.
Rangnick menilai bahwa pertandingan ini memberi pelajaran berharga untuk timnya. “Kami perlu meningkatkan kecepatan reaksi di depan gawang dan mengurangi kesalahan di bagian pertahanan,” katanya. Ia juga menyebut bahwa pertandingan berjalan seru, meskipun Argentina lebih dominan dalam menguasai bola.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Tantangan Mendatang
Dengan hasil ini, Argentina memperlihatkan kekuatan mereka sebagai salah satu tim unggulan. Namun, Rangnick mengingatkan bahwa kualifikasi masih panjang. “Kami harus tetap fokus dan tidak membuang peluang,” tambahnya. Ia juga menyoroti pentingnya strategi yang lebih baik dalam menghadapi tim-tim kuat di Grup J.
Austria, meskipun kalah, tetap menunjukkan kemampuan bertahan yang cukup baik. Mereka berhasil menciptakan beberapa peluang, tetapi masih kurang dalam mengubah skor. Rangnick menilai bahwa timnya perlu memperbaiki komunikasi antar-pemain dan meningkatkan kecepatan dalam
