News

Special Plan: Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial, Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global

Universitas Paramadina Dorong SMK Go Global Melalui Special Plan Pemberdayaan Sosial Special Plan sebagai inisiatif strategis Universitas Paramadina

Desk News
Published Juni 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Universitas Paramadina Dorong SMK Go Global Melalui Special Plan Pemberdayaan Sosial

Special Plan sebagai inisiatif strategis Universitas Paramadina memperkuat upaya pemberdayaan sosial, terutama dalam meningkatkan keterampilan komunikasi para calon pekerja migran. Kota Depok, Jawa Barat—Pada Senin (15/6), sebanyak 50 peserta mengikuti program pelatihan yang menjadi bagian dari Special Plan, dalam rangka mempersiapkan mereka untuk bersaing di pasar global. Kegiatan ini bertujuan membangun kemampuan berkomunikasi yang efektif sebelum memulai karier di Jepang, sekaligus mendorong pengembangan soft skill yang relevan dengan lingkungan kerja internasional. Program SMK Go Global, yang dipandang sebagai prioritas pemerintah, dibagi menjadi tiga sesi dengan pendekatan holistik.

Pelatihan Berbasis Kolaborasi

Special Plan ini dijalankan oleh mahasiswa S2 Komunikasi Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ISO Japan serta didukung oleh PT Pupuk Indonesia Logistik. Mereka menyadari bahwa keterampilan komunikasi menjadi fondasi penting bagi calon pekerja migran dalam membangun hubungan profesional. “Special Plan dirancang untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja global,” kata salah satu peserta. Kegiatan sepanjang hari ini menggabungkan latihan praktis dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif.

Adaptasi Lingkungan Kerja Jepang

Sesi pertama berfokus pada adaptasi kondisi kerja di Jepang, dengan latihan berdiri yang menjadi bagian dari Special Plan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kebiasaan kerja yang disiplin, terutama di sektor manufaktur. Petugas pelatihan menjelaskan bahwa latihan fisik ini membantu peserta mengatasi rasa lelah selama bekerja berjam-jam, sementara juga memperkuat fokus dan kepatuhan terhadap aturan. Special Plan menekankan bahwa kesuksesan di luar negeri bergantung pada kemampuan adaptasi yang baik.

Public Speaking dan Etika Komunikasi

Sesi kedua membahas public speaking, dengan narasumber Valentina Sitorus dari Kompas TV. Ia menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum adalah elemen kunci dalam menunjukkan profesionalisme di Negeri Sakura. “Dalam Special Plan, kita tidak hanya melatih kemampuan verbal, tetapi juga etika komunikasi yang tepat,” tambah Valentina. Latihan simulasi presentasi sederhana membantu peserta mempraktikkan cara menyampaikan pesan dengan jelas dan percaya diri, sesuai standar budaya Jepang.

Branding Diri dalam Konteks Global

Sesi ketiga menyoroti branding diri, dengan bimbingan Anissa Nurul Rahma, edukator berpengalaman. Anissa menekankan bahwa dalam Special Plan, peserta harus mengembangkan identitas diri yang kuat untuk menjadi wajah Indonesia di luar negeri. “Branding diri adalah bentuk komunikasi visual yang menggambarkan nilai dan keahlian unik,” katanya. Tips yang diberikan mencakup cara mengatur penampilan, sikap, dan kesopanan, agar peserta mampu menunjukkan profesionalisme di segala situasi.

Manfaat Strategis untuk Karier Global

Ketua Pelaksana acara, Andreas Wellman Marbun, menjelaskan bahwa Special Plan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta. “Keterampilan komunikasi yang dikuasai melalui Special Plan akan membantu mereka menghadapi berbagai situasi di tempat kerja, mulai dari rapat hingga interaksi dengan rekan sejawat,” ujarnya. Program ini tidak hanya mengasah kemampuan verbal, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri dan kesadaran tentang pentingnya etika dalam komunikasi, yang menjadi faktor penentu sukses di pasar global.

Konten Media Sosial sebagai Alat Komunikasi Modern

Sesi terakhir, “Bijak Bermedia Sosial di Jepang,” diisi oleh Fifa Chazali dari Tirto.id. Ia menjelaskan bahwa media sosial adalah alat penting dalam Special Plan, baik untuk membangun jaringan maupun mempertahankan hubungan dengan keluarga. “Dalam konteks budaya Jepang, penggunaan media digital harus profesional dan berkesan baik,” tegas Fifa. Pelatihan ini mengajarkan cara mengelola citra secara visual, dengan menekankan kehati-hatian dalam menyampaikan informasi melalui platform digital.

Langkah Nyata dalam Membangun Kualifikasi Tenaga Kerja

Kegiatan Special Plan ini menjadi contoh kolaborasi antara dunia akademisi dan industri, yang menggambarkan komitmen Universitas Paramadina dalam mendukung pengembangan soft skill. Dengan melibatkan LPK ISO Japan dan PT Pupuk Indonesia Logistik, program SMK Go Global terus berupaya memperkuat kualifikasi tenaga kerja Indonesia. Peserta diharapkan mampu menerapkan pelajaran dari Special Plan dalam kehidupan profesional dan sosial, agar siap menghadapi tantangan di lingkungan kerja internasional.

Leave a Comment