PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

What Happened During: Booth MINERALive MIND ID di Invirotech 2026 Dipadati Pengunjung, Maggot Jadi Daya Tarik

Published Juni 14, 2026 · Updated Juni 14, 2026 · By John Hernandez

Booth MINERALive MIND ID di Invirotech 2026 Dipadati Pengunjung, Maggot Jadi Daya Tarik

What Happened During - Selama acara Invirotech 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada hari Sabtu (13/6), booth MINERALive MIND ID menjadi salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi pengunjung. Di bawah desain langit-langit yang menyerupai awan, seluruh area booth ditutupi dengan struktur yang menghadirkan kesan menawan dan modern, sehingga menarik perhatian banyak pengunjung yang berkumpul. Beberapa pengunjung mengabadikan momen dengan ponsel, sementara yang lain berantre untuk melihat lebih dekat tampilan pengelolaan sampah terintegrasi yang disajikan oleh MIND ID. Teknologi yang ditampilkan tidak hanya menarik minat para pengunjung, tetapi juga menjadi pembicaraan hangat di antara mereka.

Keunikan Booth MINERALive: Teknologi Maggot dan Inovasi Lainnya

Booth MINERALive MIND ID menghadirkan berbagai inovasi yang membedakannya dari booth lain. Salah satu daya tarik utama adalah pengolahan sampah organik berbasis maggot, yang memungkinkan pengunjung melihat langsung cara serangga-serangga kecil ini mengubah limbah menjadi bahan baku bernilai. Teknologi ini menarik perhatian karena jarang ditemui di acara pameran umumnya. Selain itu, booth juga menampilkan demonstrasi pengelolaan sampah plastik serta 3D printer yang mengubah limbah nonorganik menjadi produk kreatif. Berbagai metode ini dianggap sebagai solusi yang inovatif dan berkelanjutan, terutama dalam konteks pengurangan volume sampah di kota-kota besar.

Dalam acara tersebut, pengunjung diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan teknologi yang ditampilkan. MIND ID memastikan setiap proses bisa diakses secara visual dan praktis, sehingga masyarakat bisa memahami konsep penanganan sampah secara lebih mendalam. Di samping itu, booth juga memperkenalkan sistem pengelolaan sampah yang terpadu, termasuk cara daur ulang limbah dari berbagai sumber. Inovasi ini menunjukkan upaya untuk mengintegrasikan teknologi canggih dengan prinsip ekonomi sirkular.

Dwi Agus: Inspirasi dari Booth MINERALive untuk Bank Sampah Induk

Diwang Aji, seorang praktisi Bank Sampah Induk di Bekasi, menghadiri booth MINERALive dengan harapan memperoleh ide baru untuk meningkatkan efisiensi kerja komunitasnya. "Lumayan inspiratif, membuat Bank Sampah kami bisa meniru pendekatan ini," ujarnya, Sabtu (13/6). Dwi Agus menuturkan bahwa beberapa teknologi yang ditampilkan, khususnya pengolahan sampah organik menggunakan maggot, sudah diterapkan di komunitasnya sejak beberapa bulan lalu. Namun, ia mengakui bahwa booth ini memberikan wawasan lebih luas tentang kombinasi metode yang bisa diterapkan secara bersamaan.

"Booth ini menunjukkan bahwa sampah bukan lagi masalah, tetapi peluang untuk menghasilkan nilai ekonomis dan lingkungan," kata Dwi Agus.

Menurutnya, teknologi maggot memiliki potensi besar dalam mengurangi volume sampah organik yang biasanya sulit didaur ulang. "Dengan metode ini, limbah bisa diubah menjadi bahan baku yang bisa digunakan kembali, bahkan menghasilkan produk bernilai tambah," tambahnya. Dwi Agus juga tertarik dengan cara pengelolaan sampah plastik yang ditampilkan, karena ia yakin teknologi tersebut bisa diterapkan di daerah-daerah dengan infrastruktur terbatas.

Peran Maggot dalam Pengelolaan Sampah: Tantangan dan Manfaat

Penggunaan maggot sebagai alat pengolahan sampah organik di booth MINERALive menjadi fokus utama pengunjung. Teknologi ini memanfaatkan cacing kumbang untuk memecah bahan organik menjadi kompos yang kaya nutrisi. Prosesnya terlihat menarik karena alih-alih mengandalkan mesin besar, teknologi ini menggunakan metode alami yang ramah lingkungan. Selain itu, maggot juga dianggap lebih efisien dalam menangani limbah dalam waktu singkat.

Banyak pengunjung bertanya tentang bagaimana maggot bekerja dan apakah teknologi ini bisa diadopsi di lingkungan sehari-hari. Di booth, para pengunjung diberikan kesempatan untuk melihat proses fermentasi secara langsung, serta mempelajari cara menanam maggot dalam wadah khusus. Dwi Agus menyebutkan bahwa ia sudah mempraktikkan metode ini di komunitasnya, tetapi booth MINERALive memberinya gambaran lebih lengkap tentang skala produksi dan manfaat ekonominya.

Inovasi 3D Printer: Limbah Jadi Produk Kreatif

Selain teknologi maggot, booth MINERALive juga menampilkan 3D printer yang mengubah limbah nonorganik menjadi produk kreatif. Pengunjung bisa menyaksikan bagaimana bahan-bahan yang biasanya dianggap tidak bermanfaat, seperti kertas bekas atau plastik, diubah menjadi benda-benda fungsional seperti tas, peralatan rumah tangga, dan aksesori. Inovasi ini memperlihatkan potensi teknologi dalam mengurangi limbah dan menumbuhkan ekonomi sirkular.

Menurut MIND ID, 3D printer ini diuji coba di beberapa komunitas pengelolaan sampah. Teknologi ini tidak hanya memudahkan daur ulang, tetapi juga menambah nilai ekonomis dari limbah yang dihasilkan. "Dengan alat ini, sampah bisa menjadi bahan baku yang bisa dijual kembali, sehingga masyarakat lebih termotivasi untuk mengelola sampah secara lebih baik," jelas salah satu perwakilan dari MIND ID.

Pengunjung Semakin Peduli: Tren Ramah Lingkungan di Jakarta

Acara Invirotech 2026 sejauh ini menjadi platform bagi berbagai inovasi ramah lingkungan. Booth MINERALive MIND ID menunjukkan bagaimana teknologi bisa diterapkan secara sederhana namun efektif. Selama acara, pengunjung terlihat antusias mengambil foto, berdiskusi, dan mencoba produk-produk yang dihasilkan. Tren ini mengindikasikan bahwa masyarakat Jakarta semakin peduli terhadap isu sampah dan mencari solusi yang praktis.

Kehadiran booth MINERALive juga menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama melalui pendekatan kreatif dan teknologi. Dwi Agus menilai bahwa teknologi ini bisa memberikan dampak positif bagi komunitasnya, terutama dalam meningkatkan pendapatan dan meng