PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: Kompetisi Finna Art 2026 Resmi Digelar, WD Willy dan Liffi Wongso Jadi Juri

Published Juni 12, 2026 · Updated Juni 12, 2026 · By Patricia Jones

Kompetisi Finna Art 2026 Dibuka Secara Resmi, WD Willy dan Liffi Wongso Ikut Sebagai Juri

Special Plan - Kompetisi desain ilustrasi bertajuk Finna Art 2026 kini telah resmi dibuka, dengan periode penyertaan karya dari 12 Juni hingga 25 Juli 2026. Acara ini diinisiasi oleh PT Sekar Laut, Tbk (Finna), yang mengusung tema 'Satu Meja, Sejuta Cerita, Bersama Finna Food'. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp80 juta, dengan penyebaran insentif kepada para peserta berdasarkan kategori yang ditentukan. Selain itu, acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun perusahaan yang ke-50, yang akan diperingati pada 19 Juli 2026.

Peluang untuk Seniman Muda dan Kolaborasi Lintas Bidang

Kompetisi Finna Art 2026 tidak hanya menawarkan ajang ekspresi bagi para desainer dan ilustrator di Indonesia, tetapi juga bertujuan memperkuat peran seni dalam menciptakan koneksi emosional dan budaya. National Marketing Communication Manager PT Sekar Laut Tbk, Wenny Viana, mengungkapkan bahwa program ini diluncurkan sebagai upaya perusahaan dalam mendukung ekosistem seni nasional. “Kami ingin menciptakan ruang bagi para penggiat seni, terutama desainer dan ilustrator, agar karya mereka lebih terlihat dan diakui di tengah masyarakat Indonesia,” kata Wenny dalam konferensi pers yang diadakan di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (12/6). Ia menjelaskan bahwa meskipun Finna dikenal sebagai perusahaan yang fokus pada industri kuliner, perusahaan ini juga berkomitmen untuk menjalin kolaborasi dengan bidang lain seperti seni dan kreativitas.

“Tahun ini kami kembali memberi wadah bagi penggiat seni, khususnya desainer dan ilustrator di Indonesia. Agar sektor seni lebih mendapat perhatian lebih di Indonesia. Walau kami identik dengan kuliner, kami ingin berkolaborasi lintas bidang,” tambah Wenny.

Dalam rangka meningkatkan partisipasi peserta, Finna mengadakan serangkaian kegiatan seperti Campus Roadshow di Jakarta, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Acara ini bertujuan menemukan desainer muda berbakat yang mungkin belum terkenal secara luas. Selain itu, tema yang diusung kali ini memberikan ruang bagi peserta untuk menjelajahi bagaimana meja makan bisa menjadi simbol persatuan budaya, cerita, serta pengalaman kehidupan yang terkait erat dengan produk-produk Finna. Dengan kata lain, peserta diharapkan bisa menggambarkan hubungan antara elemen desain dan makna kehidupan sehari-hari.

Struktur Hadiah dan Kriteria Penilaian

Kompetisi Finna Art 2026 menawarkan hadiah yang beragam, dengan jumlah total mencapai Rp80 juta. Penjurian akan dilakukan oleh tiga juri yang dipilih secara khusus, di antaranya WD Willy dan Liffi Wongso. Hadiah utama akan diberikan kepada Juara 1 sebesar Rp25 juta, Juara 2 Rp20 juta, dan Juara 3 Rp15 juta. Selain itu, ada kategori Favorit Socmed yang memberikan Rp5 juta kepada peserta dengan karya paling diminati di media sosial. Tiga juara khusus dari kategori Special Category juga akan menerima insentif sebesar Rp5 juta per orang.

Wenny Viana menambahkan bahwa selain penghargaan langsung, 10 finalis terbaik akan diberi kesempatan untuk mengubah karyanya menjadi merchandise resmi Finna. Produk-produk ini nantinya akan dipajang di booth perusahaan pada acara seni ARTKET, yang berlangsung pada 5-6 September 2026 di Jakarta. “Ini merupakan langkah nyata kami untuk mengintegrasikan kreativitas seniman ke dalam bisnis, sehingga masyarakat bisa melihat bagaimana seni bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Perspektif Kreatif dan Peran Seni dalam Masyarakat

Dalam wawancara khusus, Wenny juga menekankan pentingnya seni sebagai media komunikasi yang efektif. Menurutnya, tema 'Satu Meja, Sejuta Cerita' dirancang untuk menginspirasi peserta menggambarkan hubungan antara manusia, budaya, dan produk yang konsumen gunakan sehari-hari. “Meja makan adalah tempat di mana berbagai interaksi terjadi—mulai dari keluarga berkumpul, teman-teman berdiskusi, hingga pengusaha menawarkan ide-ide mereka. Kami ingin peserta bisa melihat meja sebagai simbol dari kehidupan yang penuh cerita,” jelasnya.

Kompetisi ini juga diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya seni dalam memperkaya pengalaman konsumsi. Dengan menggabungkan desain dan budaya, Finna ingin menunjukkan bahwa kreativitas bisa menjadi jembatan antara industri dan kehidupan sosial. Wenny menyampaikan bahwa pemenang akan menjadi bagian dari cerita Finna, sekaligus menjadi representasi dari keragaman kreativitas di Indonesia.

Hasil Kompetisi dan Potensi Pengembangan

Dalam menjalani kompetisi, peserta diberi waktu untuk mengembangkan konsep kreatif yang mungkin belum pernah mereka coba sebelumnya. Dengan fokus pada ilustrasi, peserta bisa mengeksplorasi berbagai gaya dan teknik untuk menyampaikan pesan yang lebih mendalam. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi wadah untuk menyaring bakat-bakat baru yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi industri kreatif di masa depan.

Finna berharap bahwa keikutsertaan dalam kompetisi ini bisa menjadi motivasi bagi desainer muda untuk terus berkarya. “Kami percaya bahwa seni adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa dipisahkan. Dengan melibatkan komunitas kreatif, kami bisa menciptakan karya-karya yang relevan dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat,” tutur Wenny. Ia juga menambahkan bahwa kompetisi ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas karya dalam bidang desain ilustrasi di Indonesia.

Sebagai penutup, Finna memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan kompetisi diawasi secara transparan, agar peserta bisa merasa adil dan termotivasi. Selain itu, pemenang akan diumumkan secara resmi pada acara ARTKET yang akan menjadi panggung utama bagi karya-karya terpilih. “Kami yakin bahwa karya-karya yang dihasilkan akan menjadi bukti konkret dari kolaborasi antara seni dan bisnis, serta menjadi bagian dari perayaan ke-50 tahun perusahaan ini,” pungkas Wenny.

Dengan memulai kompetisi pada awal Juni, Finna telah menciptakan momentum yang sejalan dengan semangat kreativitas di masyarakat. Para peserta bisa mengeksplorasi ide-ide mereka, sekaligus menantikan pengakuan yang akan diberikan kepada mereka. Tidak hanya itu, kompetisi ini juga menjadi platform untuk menyebarkan kebudayaan Indonesia melalui seni, yang nantinya bisa memperkaya perekonomian lokal dan meningkatkan nilai produk Finna di pasar nasional.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News.