PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: Jasa Marga Perkuat Komitmen Green Toll Road, Wujudkan Rest Area Berkelanjutan

Published Juni 25, 2026 · Updated Juni 25, 2026 · By Jennifer Miller

Jasa Marga Perkuat Komitmen Green Toll Road, Wujudkan Rest Area Berkelanjutan

Special Plan - JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak perusahaan mengadakan penanaman pohon secara bersamaan di seluruh area kerja mereka selama bulan Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk tindakan nyata dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Seremoni penanaman pohon juga diadakan di Rest Area Travoy KM 792A, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, pada hari Rabu tanggal 24 Juni 2026. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, serta Corporate Secretary & Chief Administration Officer, Group Head dan Direksi Anak Perusahaan Jasa Marga Group.

Dalam acara tersebut, Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa pengembangan Green Toll Road menjadi salah satu strategi utama Jasa Marga dalam menciptakan infrastruktur jalan tol yang ramah lingkungan. Program ini, lanjutnya, dirancang untuk menjawab tantangan perubahan iklim serta mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Menanam pohon merupakan langkah strategis dalam membangun investasi jangka panjang untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang,” terang Rivan. Ia menjelaskan bahwa seluruh inisiatif yang dijalankan perusahaan merupakan bagian dari upaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan secara sustainable.

“Seluruh inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan terkait secara sustainable,” ujar Rivan.

Menurut Rivan, Green Toll Road bukan hanya tentang penghijauan fisik, tetapi juga mengintegrasikan prinsip ekonomi hijau dengan keberlanjutan lingkungan. Dalam program ini, Jasa Marga berfokus pada tiga aspek utama: pengembangan jalan tol berkelanjutan, pengelolaan rest area yang lebih ramah lingkungan, serta pelaksanaan penanaman pohon secara rutin. Ia menambahkan bahwa rest area akan diubah menjadi pusat ekosistem hijau yang fungsional, seperti tempat rekreasi, edukasi lingkungan, dan pengelolaan limbah. “Dengan transformasi ini, rest area tidak hanya menjadi tempat istirahat bagi pengguna jalan tol, tetapi juga menjadi bagian dari solusi besar untuk perubahan iklim,” tutur Rivan.

Kegiatan penanaman pohon di Rest Area Travoy KM 792A melibatkan partisipasi aktif karyawan Jasa Marga serta mitra lokal. Pada lokasi tersebut, sebanyak 200 pohon pule di tanam. Pohon pule dipilih karena kemampuannya dalam menyerap karbon dioksida dan menjaga kelembapan tanah, serta kesesuaian dengan kondisi iklim daerah tersebut. Proses penanaman dilakukan secara terencana, dengan pemilihan jenis tanah, kondisi cuaca, dan kebutuhan lokal sebagai pertimbangan utama. Rivan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk menurunkan emisi karbon dan meningkatkan biodiversitas di sepanjang jalur jalan tol.

Dalam rangka memperkuat komitmen tersebut, Jasa Marga juga menggencarkan program Green Corridor. Program ini bertujuan menyediakan jalur hijau yang menghubungkan berbagai titik di jaringan jalan tol, sehingga membentuk koridor ekologis yang berfungsi sebagai habitat untuk satwa liar dan penyerap polusi. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan rest area dengan fasilitas ramah lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan, pengelolaan air hujan, dan pengurangan limbah plastik. “Transformasi rest area akan menjadi contoh nyata bagaimana infrastruktur modern bisa berdampak positif pada lingkungan,” kata Rivan.

Program Green Toll Road di Jasa Marga Group mencakup penggunaan material daur ulang, penghematan energi, dan optimalisasi penggunaan lahan. Sebagai contoh, beberapa rest area kini dilengkapi dengan sistem pengisian daya listrik dari sumber terbarukan seperti solar. Kebijakan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga memberikan manfaat ekonomis dan lingkungan secara bersamaan. Rivan menegaskan bahwa Green Toll Road merupakan inisiatif yang terintegrasi, mulai dari perencanaan hingga operasional, untuk mencapai tujuan lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Program Hijau di Berbagai Wilayah

Sebagai bagian dari kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga melibatkan seluruh unit operasionalnya, baik di Jawa, Madura, maupun Kalimantan. Penanaman pohon dilakukan di lebih dari 30 titik, dengan jumlah total mencapai ribuan pohon. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas tumbuhan di sepanjang jalur jalan tol, sekaligus memperkuat komunitas lokal melalui pelatihan pengelolaan lahan hijau dan penggunaan teknologi pertanian. “Masyarakat sekitar juga dilibatkan dalam proses ini, karena mereka menjadi pengguna langsung dari hasil transformasi ekosistem,” papar Rivan.

Kemitraan dengan pihak ketiga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program ini. Jasa Marga bekerja sama dengan organisasi lingkungan, lembaga kehutanan, serta pemerintah daerah untuk memastikan penanaman pohon dilakukan dengan metode yang tepat dan berkelanjutan. Selain itu, perusahaan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan melalui kampanye sosial dan inisiatif komunitas. Rivan menambahkan bahwa program ini merupakan langkah kecil tetapi signifikan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.

Kepala Divisi Lingkungan Jasa Marga, Yoga Tri Anggoro, menyampaikan bahwa keberhasilan Green Toll Road bergantung pada keterlibatan semua pihak. “Kita perlu kerja sama yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk mencapai tujuan ekosistem hijau yang berkelanjutan,” kata Yoga. Ia menjelaskan bahwa penanaman pohon di rest area tidak hanya untuk keindahan, tetapi juga sebagai upaya mengurangi polusi udara dan menjaga keanekaragaman hayati. “Setiap pohon yang ditanam merupakan investasi dalam masa depan, baik bagi lingkungan maupun bagi generasi mendatang,” imbuh Yoga.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, Jasa Marga Group juga melakukan audit lingkungan rutin untuk memastikan bahwa semua inisiatif mereka sesuai dengan standar internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah mencatat penurunan emisi karbon hingga 15 persen melalui program penghijauan di rest area. Rivan menegaskan bahwa pengembangan Green Toll Road adalah bagian dari visi perusahaan untuk menjadi penyedia infrastruktur yang tidak hanya modern, tetapi juga ramah lingkungan. “Kami ingin menjadi contoh bagaimana perusahaan besar bisa berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Program penanaman pohon ini juga diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Dengan menanam pohon di berbagai titik jaringan jalan tol, Jasa Marga tidak hanya meningkatkan kualitas udara, tetapi juga memperkuat ketersediaan ruang hijau bagi masyarakat. Yoga Tri