PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: 700 Anak Ikut Sunatan Massal yang Digelar Pakuwon, EMC dan YPP

Published Juni 17, 2026 · Updated Juni 17, 2026 · By Robert Johnson

700 Anak Ikut Sunatan Massal yang Digelar Pakuwon, EMC dan YPP

Special Plan - Sekitar 700 anak dari usia lima hingga dua belas tahun mengikuti acara sunatan massal yang diadakan oleh Pakuwon Group, EMC Healthcare, dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP). Kegiatan ini dimulai pada Selasa, 16 Juni 2026, di The Kasablanka Hall, Jakarta. Acara sosial tersebut bertujuan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, untuk menjalani prosedur sunat dengan layanan kesehatan yang memadai dan aman.

Sunatan massal ini dilaksanakan dengan menggandeng sekitar 120 dokter dari EMC Healthcare dan Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI). Selain itu, ada 90 perawat yang turut serta untuk memastikan proses khitan berjalan lancar. Dukungan dari tim medis ini memungkinkan layanan kesehatan untuk diberikan secara efisien dan berkualitas, sehingga para peserta merasa nyaman serta terjamin keamanannya. Acara tersebut menunjukkan komitmen para penyelenggara dalam memperkuat kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat.

Kegiatan yang Berdampak Luas

Proses sunatan massal ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yang menjalani, tetapi juga membantu mengurangi beban biaya bagi keluarga yang kurang mampu. Dengan adanya fasilitas kesehatan yang terjangkau, anak-anak dapat tumbuh lebih sehat dan terhindar dari risiko komplikasi akibat khitan yang tidak dilakukan secara profesional. Imam Sudjarwo, Ketua Umum Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) yang juga Direktur Emtek Media, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari CSR yang berfokus pada kesehatan dan pendidikan.

"Ini jumlah yang tidak sedikit. Yang lebih istimewa lagi, hampir 700 anak ini bisa diselesaikan dalam satu hari dengan dukungan 120 dokter dan juga perawat," ungkap Imam dalam keterangan resmi.

Menurut Imam, jumlah peserta yang mencapai 700 orang menunjukkan respons positif masyarakat terhadap inisiatif tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa YPP terus berupaya memperluas lingkup pelayanan sosial, termasuk program kesehatan yang dapat diakses oleh lebih banyak anak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan empati terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan.

Keselamatan Pasien sebagai Prioritas

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur EMC Healthcare, Jusup Halimi, menekankan bahwa kegiatan sunatan massal ini dijalankan dengan memprioritaskan aspek keselamatan pasien. "Keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan sunat massal ini," ujarnya. Dengan prinsip ini, setiap anak mendapatkan layanan yang terukur, profesional, serta sesuai dengan standar medis.

EMC Healthcare berperan aktif dalam memastikan prosedur sunat dilakukan secara higienis dan terstruktur. Tim medis yang terlibat dalam acara ini telah melalui pelatihan khusus untuk menjamin keamanan serta keberhasilan operasi. Selain itu, ketersediaan alat medis modern dan fasilitas yang memadai meminimalkan risiko infeksi atau komplikasi selama prosedur. Acara ini juga dilengkapi dengan sistem pengelolaan jadwal yang efektif, sehingga setiap peserta dapat menyelesaikan khitan dalam waktu singkat.

Pengalaman Peserta dan Dukungan Komunitas

Banyak orang tua peserta yang merasa senang karena anak mereka dapat menjalani sunat tanpa harus mengeluarkan biaya besar. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat," kata salah satu orang tua yang hadir. Di samping itu, keberhasilan acara ini juga didukung oleh partisipasi aktif dari para peserta yang antusias mengikuti.

Sunatan massal ini dianggap sebagai contoh kemitraan yang baik antara sektor swasta dan organisasi sosial. Pakuwon Group, EMC Healthcare, serta YPP bekerja sama untuk memastikan setiap anak mendapatkan perawatan yang memadai. Selama acara berlangsung, tidak hanya layanan kesehatan yang diberikan, tetapi juga edukasi tentang pentingnya kebersihan dan cara merawat setelah prosedur. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat tentang kesehatan anak.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi komunitas lokal untuk berpartisipasi dalam mendukung kegiatan sosial. Beberapa warga sekitar The Kasablanka Hall menyatakan kekaguman terhadap inisiatif yang dilakukan oleh para penyelenggara. "Saya kagum dengan kerja sama yang dilakukan oleh ketiga pihak. Ini adalah kegiatan yang sangat bermakna bagi anak-anak dan juga bagi masyarakat," ungkap salah satu peserta acara.

Sunatan massal yang digelar pada 16 Juni 2026 tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa depan. Dengan kombinasi tenaga medis yang berkualitas dan dukungan dari organisasi sosial, kegiatan ini mampu mencapai skala besar dalam waktu singkat. Para penyelenggara juga berencana untuk mengulangi program serupa di lokasi lain, dengan jumlah peserta yang lebih banyak, jika memungkinkan.

Kelompok kerja yang terlibat dalam acara ini terus memantau hasilnya. Imam Sudjarwo menambahkan bahwa ada beberapa evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan berlangsung, termasuk feedback dari para peserta. "Kami ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan program ini," jelasnya. Dengan target yang terukur, YPP dan EMC Healthcare berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Sebagai penutup, sunatan massal ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para anak yang menjalani, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial dari perusahaan-perusahaan besar. Dukungan yang diberikan melalui CSR ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak organisasi untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan yang sama. Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News.