PesonaTropis
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Rohis Pegadaian Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Published Mei 29, 2026 · Updated Mei 29, 2026 · By William Garcia

Rohis Pegadaian Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Event Pemotongan Daging Kurban Berlangsung di Kota Bekasi

New Policy - PT Pegadaian kembali menggelar program sosial melalui Organisasi Rohani Islam (Rohis) dengan melakukan distribusi 4.500 paket daging kurban IdulAdha 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Amanah Bersama Agro, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Rabu (29/5). Pemotongan dan pendistribusian daging yang dilakukan menjadi bagian dari inisiatif perusahaan dalam menebar kebaikan kepada masyarakat sekaligus menegaskan komitmen terhadap pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kebijakan modernisasi ekosistem korporasi Pegadaian tidak mengabaikan tanggung jawab sosial. Dalam perayaan IdulAdha, perusahaan memanfaatkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian melalui aktivitas nyata. Tema besar “Satu Ketulusan Sejuta Kemanfaatan” menggambarkan bagaimana usaha bisnis yang agresif tetap diimbangi dengan upaya meningkatkan kesejahteraan umat. RPH Amanah Bersama Agro menjadi pusat kegiatan ini, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat utama dan mitra strategis.

Pendistribusian daging kurban ini dianggap sebagai wujud nyata keterlibatan Pegadaian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan total 4.500 paket yang diberikan, program ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga kurban, terutama di lingkungan sekitar RPH. Kepedulian terhadap kebutuhan sosial juga dijalankan secara berkelanjutan, selaras dengan visi perusahaan dalam membangun ekosistem korporasi yang inklusif. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap nilai kebersamaan di internal Pegadaian serta mempererat hubungan dengan mitra kerja.

Kehadiran Pemimpin dan Mitra Strategis Dalam Kegiatan

Acara yang berlangsung pada hari Rabu tersebut dihadiri oleh sejumlah direksi utama PT Pegadaian, termasuk Direktur Human Capital, Tribuana Tunggadewi; Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan, Ismail Ilyas; Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk, Selfie Dewiyanti; serta SEVP Transformation Office, Rully Yusuf. Hadir pula Ketua Rohis Pegadaian, Ustadz Sugeng, dan Pemilik RPH Amanah Bersama Agro, Vidi Julianto, yang turut mendukung upaya penyaluran daging kurban.

Kolaborasi antara PT Pegadaian dan RPH Amanah Bersama Agro menjadi kunci sukses pendistribusian yang efisien. Sebagai pelopor Layanan Bank Emas (Bullion Bank) pertama di Indonesia, Pegadaian juga berupaya mempercepat transformasi digital dalam sektor keuangan nasional. Meski fokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis, perusahaan tetap memprioritaskan kontribusi pada masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mencerminkan keberlanjutan dalam pilar TJSL, yang dijalankan seimbang dengan upaya penguatan ekonomi korporasi.

Komitmen Mendistribusikan Manfaat Sosial

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyampaikan bahwa IdulAdha tidak hanya menjadi sarana ibadah dan ketakwaan, tetapi juga momentum untuk mengingatkan perusahaan dan seluruh karyawan tentang pentingnya nilai-nilai keikhlasan serta semangat berbagi. "Kegiatan ini menjadi bukti bahwa modernisasi bisnis tidak terlepas dari peran nyata dalam meningkatkan kesejahteraan sosial," katanya dalam wawancara.

“Momentum IdulAdha bukan hanya menjadi bentuk ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pengingat esensial bagi korporasi dan seluruh insan Pegadaian akan pentingnya nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini, Pegadaian berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan manfaat sosial yang inklusif bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan internal perusahaan dan bersama mitra,” ujar Ferdian Timur Satyagraha.

Kebijakan TJSL Pegadaian terus diperkuat melalui berbagai program, termasuk pendistribusian daging kurban. Kegiatan ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial. Dengan melibatkan mitra seperti RPH Amanah Bersama Agro, Pegadaian memastikan proses distribusi berjalan lancar, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak ekonomi. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial, memperkaya pengalaman kerja mereka.

Keberhasilan pendistribusian 4.500 paket daging kurban tidak terlepas dari persiapan yang matang. RPH Amanah Bersama Agro memberikan dukungan logistik dan infrastruktur, sementara tim dari Pegadaian melakukan koordinasi terhadap pengemasan, pengiriman, dan penerimaan paket. Proses ini dijalankan secara transparan dan terstruktur, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat serta meminimalkan dampak lingkungan melalui pengelolaan sampah dan penggunaan energi yang hemat.

Langkah Konkrit dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Distribusi daging kurban menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pegadaian dalam membangun ekosistem korporasi yang berkontribusi pada keberlanjutan sosial. Program ini memberikan manfaat yang luas, khususnya bagi keluarga kurban yang membutuhkan bantuan ekonomi. Dengan melibatkan ribuan orang, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga memperkuat jaringan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

Menurut Ferdian Timur Satyagraha, inisiatif seperti ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan kebaikan yang berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif pada masyarakat sekitar. Ini adalah langkah konkrit dalam mewujudkan visi yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial,” jelasnya. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menjalankan tanggung jawab sosial secara berkelanjutan.

Pendistribusian daging kurban juga menjadi ajang untuk membangun hubungan yang lebih erat antara Pegadaian dan komunitas. Kebutuhan masyarakat untuk memperoleh daging kurban dalam jumlah yang memadai sering kali menjadi tantangan, terutama di daerah-daerah yang kurang aksesibel. Melalui kerja sama dengan mitra, Pegadaian mampu memastikan daging berkualitas tersedia secara merata. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai keikhlasan dalam berbagi.

Komitmen PT Pegadaian dalam pilar TJSL juga mencakup pengembangan keberlanjutan lingkungan. Proses pemotongan hewan di RPH Amanah Bersama Agro menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, serta